Inovasi Royco Bumbu Kaldu Rasa Ikan, Mengolah Ikan Kini lebih Praktis
Perusahaan penyedia bumbu merek Royco meluncurkan inovasi berupa bumbu kaldu rasa ikan, di Jakarta (22/9). Hal itu disampaikan dalam konferensi pers dalam rangka pelaksanaan roadshow “Foodtruck Jajanan Bango” yang akan digelar di 10 kota besar Indonesia pada Oktober hingga November 2025 ini.
Peluncuran bmbu kaldu rasa ikan tersebut untuk menjawab berbagai tantangan yang masih sering ditemui dalam menghidangkan aneka masakan ikan. Inovasi ini memiliki berbagai keunggulan yang akan membantu mempermudah adopsi kebiasaan mengolah dan mengonsumsi ikan, sejalan dengan semangat program “Gemarikan” yang tengah digalakkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia demi meningkatkan konsumsi ikan di tengah masyarakat.
Indonesia adalah salah satu produsen perikanan terbesar di dunia, sehingga potensi tersebut dimanfaatkan untuk mendorong konsumsi ikan di masyarakat. Berdasarkan data Susenas BPS yang diolah Ditjen PDSPKP KKP, konsumsi ikan masyarakat Indonesia tertimbang pada tahun 2024 sebesar 25,31 kg/kapita (setara utuh segar), dengan lima provinsi tertinggi yaitu Papua Barat Daya (43,70), Sulawesi Tenggara (43,38), Sulawesi Utara (42,95), Kalimantan Utara (40,69), dan Kepulauan Bangka Belitung (40,05). Data tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap produk perikanan, dengan 5 preferensi konsumen tertinggi yaitu pada komoditas Tuna, Cakalang dan Tongkol (TCT), catfish, tilapia, kembung, dan bandeng yang menjadi pilihan utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan protein hewani dari ikan. Minat ini juga terlihat dari data bahwa “Ikan Goreng” tercatat sebagai salah satu menu favorit masyarakat sehari-hari, yaitu di posisi ketiga dalam riset Menu Check Study oleh Kantar.
Ir. Tri Aris Wibowo, M.Si selaku Direktur Pengolahan, Ditjen PDSPKP, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI) menerangkan, “Kami melihat bahwa minat masyarakat untuk mengonsumsi ikan sangat menjanjikan, namun di lapangan masih ditemukan berbagai tantangan seperti kurangnya kesadaran masyarakat akan tingginya kandungan gizi pada ikan, pola konsumsi masyarakat masih mengandalkan dari sumber protein hewani lainnya, masih ada anggapan ikan identik dengan rasa amis, berbagai mitos yang menyudutkan konsumsi ikan, dan asumsi ribet dalam mengolahnya, sehingga agak kurang diminati.”
“Menyikapi hal tersebut, sejak tahun 2004 KKP RI mencanangkan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan atau ‘Gemarikan’. Program ini bertujuan meningkatkan konsumsi ikan sebagai sumber pangan yang bergizi, sehat dan berkualitas khususnya untuk pemenuhan gizi anak dan pencegahan stunting guna mewujudkan Generasi Emas 2045. Untuk itu, kami mengajak kolaborasi lintas sektor agar bersama-sama memperkuat sektor kelautan dan perikanan dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus pemenuhdan gizi masyarakat,” kata Aris.
Kinanti Rakayantias, Senior Brand Manager Royco menanggapi, “sebagai brand bumbu masak nomor 1 di Indonesia, Royco senantiasa berinovasi mempersembahkan rangkaian produk berkualitas yang menjadi andalan ibu dalam menyajikan aneka hidangan lezat bergizi untuk keluarga. Dalam berinovasi, tentu kami memperhatikan kebutuhan keluarga Indonesia yang sangat dinamis. Kali ini, berangkat dari fakta bahwa masih ada banyak tantangan yang ditemui dalam mengolah dan mengonsumsi ikan, pertama kalinya di Indonesia Royco meluncurkan Royco Bumbu Kaldu Rasa Ikan untuk membantu para ibu menyajikan kelezatan aneka olahan ikan – goreng, bakar, maupun kuah – dengan cara yang mudah dan praktis, sekaligus menjadi bentuk dukungan kami terhadap semangat program ‘Gemarikan’.” 
Pada produk terbaru Royco tersebut, disebutkan berbagai keunggulan yang dimilikinya, yaitu: rasa ikan yang lebih mantap, dibuat dari saripati ikan asli, inovasi ini membuat rasa asli ikan dalam hidangan menjadi lebih mantap; praktis digunakan, ibu sering kali kewalahan untuk meracik bumbu dari nol. Dilengkapi lima rempah asli berkualitas tinggi, kini ibu dapat mengolah ikan dengan lebih mudah, cepat dan efisien; membantu mengurangi rasa amis, karena mengandung bahan unik yaitu asam jawa yang mampu membantu mengurangi rasa amis tanpa menghilangkan rasa asli dari ikan favorit keluarga; dan cocok untuk semua jenis hidangan ikan: Dapat digunakan untuk mengolah semua jenis hidangan ikan, baik itu dengan teknik goreng, bakar, kuah hingga kukus, sehingga membantu ibu memperluas variasi masakan.
Seiring dengan peluncuran inovasi tersebut, menjelang Hari Ikan Nasional 2025 bulan November mendatang, Royco dan KKP RI juga akan menggelar rangkaian kegiatan secara online maupun offline untuk lebih memasyarakatkan program “Gemarikan” ke berbagai wilayah Indonesia.
“Kami harap Royco Bumbu Kaldu Rasa Ikan dapat diterima dengan baik sehingga akhirnya mampu menjadikan aneka kelezatan hidangan ikan sebagai primadona baru di meja makan keluarga Indonesia. Nantikan keseruan lainnya dari peluncuran inovasi ini, dan sekali lagi, pesan dari Royco: Kalau masak ikan, bumbunya ya ikan!” pungkas Kinanti Rakayantias. KI-08




