Industri bakery dan cake di Indonesia semakin membuktikan taringnya sebagai salah satu pilar terkuat dalam subsektor kuliner. Melalui catatan Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf), ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), bidang ini terus mengalami pertumbuhan yang masif, sekaligus membuka bentangan peluang usaha baru yang menjanjikan bagi para praktisi dan pelaku bisnis Horeka.
Pertumbuhan impresif ini tercermin nyata dalam gelaran Festival Kuliner Nusantara di Serpong, Tangerang. Menandai perayaan hari jadinya yang ke-18, Sekarwangi Cake—salah satu pionir customized cake tanah air—menginisiasi sebuah proyek bertajuk “18AKE Story: Ragam Warna Indonesia” pada 21 Juni 2026.
Proyek ini menjadi ajang unjuk gigi bagi 18 baker profesional dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka berkolaborasi secara langsung (live decorating) menyatukan visi, teknik, dan estetika di hadapan publik untuk menghias satu rangkaian kue sepanjang 18 meter.
Aksi kolaboratif ini memakan waktu persiapan selama tiga minggu oleh tim inti, serta menghabiskan material di antaranya 125 kilogram telur (sekitar 2.000 butir); 25 kilogram tepung terigu; 56 kilogram buttercream; dan 10 kilogram fondant. Setiap jengkal kue sepanjang 18 meter merepresentasikan interpretasi budaya, motif, warna, dan identitas tradisi khas Nusantara yang dinamis.
Menariknya, proyek ini juga melibatkan mahasiswa Arts & Design dari UIC College untuk bekerja sama langsung dengan para mentor profesional dalam mengembangkan konsep visual.
Sumber: Antara

