Strategi Jasa Boga saat Bulan Puasa



Banyak pelaku jasa boga yang tidak mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang ketika bulan puasa, menjalankan bisnisnya sama seperti hari-hari biasa. Akibatnya, omsetnya juga biasa-biasa saja dan cenderung untuk turun. Padahal untuk bisa meningkatkan dan mendapatkan omset yang naik secara signifikan butuh persiapan. Berikut beberapa strategi yang dapat diterapkan selama bulan Ramadan agar bisnis jasa boga mengalami peningkatan.

Mengenali pelanggan. Menurunnya omset dapat dicegah dengan membuat persiapan sedini mungkin dan mempelajari perilaku belanja konsumen di bulan puasa Ramadan. Perilaku belanja ini seperti menu atau produk apa saja yang mereka cari, jam berapa saja mereka mencari produk dan lain sebagainya. Dalam mengenali pelanggan ini akan lebih mudah jika perusahaan memiliki database pelanggan. Dengan bermodalkan database pelanggan yang terkumpul selama beberapa bulan sebelum bulan Ramadan, dapat menjadikan omset tetap terjaga dan bahkan mengalami kenaikan.

Meluncurkan promo. Gunakan strategi promo yang menarik dan spesial hanya dilakukan saat bulan Ramadan saja. Misalnya dengan menggunakan potongan harga melalui kode kupon spesial Ramadan, promo buy 1 get 1 free, dan lain-lain. Bisa juga dengan meluncurkan menu spesial Ramadan dengan ‘permainan’ harga. Menu spesial yang dikeluarkan ini akan banyak dicari oleh pelanggan karena hanya ditemui pada bulan Ramadan, contohnya kolak.

Meningkatkan kenyamanan pelanggan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara antara lain menambah jam layanan, menghias ruangan dengan nuansa Ramadan, memberikan space tempat yang cukup, dan sebagainya. Apabila biasanya hanya melayani pelanggan di jam kerja saja, jam layanan dapat ditambahkan di waktu yang tepat untuk berpromosi pada bulan Ramadan seperti menjelang berbuka puasa, menjelang tengah malam, dan pada jam sahur. Pada waktu berbuka biasanya masyarakat lebih memilih untuk buka bersama di luar dengan keluarga, teman, saudara, dan rekan kerja. Hal ini harus dimanfaatkan dengan baik oleh penyelenggara jasa boga dengan menyediakan tempat yang memadai dan nyaman untuk dijadikan pilihan tempat berbuka.

Menerima pesan antar. Walaupun banyak pelanggan yang menyukai makan di tempat, namun tidak sedikit pula yang ingin berbuka dengan menu yang enak namun praktis dan tidak ribet harus bepergian. Jika ingin mendapatkan banyak pelanggan, dapat dilakukan dengan juga melayani pesan antar atau delivery. Dalam mengantarkan pesanan ini dapat dilakukan dari penjual tersebut ataupun dihubungkan dengan aplikasi pesan antar yang ada di HP. Saat ini sudah banyak aplikasi pesan antar makanan yang dapat digunakan dengan biaya antar yang murah dan proses yang cepat. KI-37

 

Artikel Lainnya

  • Ags 02, 2019

    Bahan Pangan Pembentuk Rasa Umami

    Awalnya, manusia hanya mengenal empat rasa dasar, yaitu manis, asin, asam, dan pahit. Namun sejak seratus tahun yang lalu telah ditemukan komponen rasa dasar kelima, yakni umami. Untuk lebih mempermudah mendeskripsikan rasa umami, sering digunakan istilah ‘gurih’. Keberadaan umami sangat penting dalam menciptakan rasa yang enak. ...

  • Ags 02, 2019

    Peluang Bisnis Pasta di Industri Kuliner Indonesia

    Tren kuliner sangat mudah masuk dan berkembang dari satu negara ke negara lain akibat banyak faktor, salah satunya pertukaran budaya. Semakin berkembangnya dunia kuliner juga menjadikan para pelaku industri ini saling berlomba-lomba menghadirkan inovasi dari tren-tren yang ada. Menggabungkan masakan dari luar negeri dengan bahan-bahan khas negeri sendiri sudah banyak ditemui di berbagai tempat di Indonesia. Salah satu masakan khas negara lain yang dipadu-padankan dengan ingridien khas nusantara ialah olahan pasta.    Terdapat berbagai macam olahan pasta, seperti lasagna, fettucine, makaroni keju, dan spagheti. Meskipun olahan pasta ini disukai hampir semua golongan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, namun masih jarang pelaku bisnis kuliner menengah ke bawah yang menyediakan menu pasta.    “Olahan pasta di kalangan masyarakat kita dianggap sebagai masakan yang mewah, mahal, pembuatannya ribet, sehingga minim penjual. Padahal kenyataannya, pembuatan olahan pasta cukup mudah, harga bahan-bahannya juga cukup terjangkau dan pastinya mudah didapatkan. Selain itu, olahan pasta bisa disesuaikan dengan lidah masyarakat Indonesia dengan menambah bahan-bahan yang kita punya, seperti spagheti rasa kari dan rendang, makaroni tuna, dan sebagainya,” terang Pasta Expert, Chef Ade Rachmat dalam Pelatihan Usaha Kuliner Pasta yang diselenggarakan oleh Indofood, bertempat di Bogor pada 1 Agustus 2019.   Pelatihan Usaha Kuliner Pasta ini sudah diadakan sejak 1 Juli lalu dan berakhir pada hari ini (1/8), dengan menghadirkan 34 peserta yang bergerak dalam bidang kuliner untuk mengikuti pelatihan memasak olahan pasta secara gratis.    Meskipun terbilang cukup mudah, namun ada beberapa aspek yang harus diperhatikan dalam mengolah pasta. “Terdapat beberapa hal penting dalam mengolah pasta agar menjadi olahan yang istimewa, antara lain cara memasak, tingkat kematangan, proses penirisan, penyimpanan pasta kering, dan penyimpanan pasta matang harus diperhatikan. Selain itu, pilih bahan-bahan yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan biaya, namun tentunya tidak boleh mengesampingkan kualitas. Bahan-bahan yang dirasa cukup mahal bisa disubtitusi dengan bahan lain yang memiliki funsgi sama namun lebih terjangkau,” jelas Ade. KI-37 ...

  • Ags 01, 2019

    Tips Menurunkan Penggunaan Garam

    Penggunaan garam secara berlebihan berpotensi mendatangkan beberapa penyakit seperti hipertensi dan penyakit jantung.  Pembatasan asupan garam tidak sesulit yang dibayangkan. Berikut beberapa tip yang dapat diterapkan untuk mengurangi penggunaan garam dalam masakan, di antaranya: i) memodifikasi penggunaan garam dapur, menggunakan bumbu dan rempah-rempah seperti seledri, daun bawang, daun salam, untuk meningkatkan cita rasa masakan tanpa harus menambah garam; ...

  • Jul 31, 2019

    Cara Bijak Mengonsumsi dan Menyiapkan Menu Berbasis Daging

    Mengonsumsi daging diusahakan tidak setiap hari untuk menghindari penumpukan lemak jenuh dan kolesterol di dalam tubuh. Konsumsi daging harus diimbangi dengan makanan berserat seperti sayuran dan buah-buahan. Konsumsi daging sebaikya berganti-ganti antara daging sapi dan ayam (unggas). Sebagian ahli mengatakan daging putih lebih sehat daripada daging merah. Daging yang dimasak secara matang lebih mudah dicerna dibandingkan daging setengah matang.   ...

  • Jul 30, 2019

    Ragam Kondimen Pendamping Masakan Daging

    Selain bumbu yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam suatu masakan, juga terdapat bahan-bahan yang menjadikan masakan tersebut kurang lengkap jika tidak menggunakannya. Bahan-bahan tersebut ialah kondimen, yang merupakan bahan makanan yang berjumlah sedikit dan berfungsi sebagai pelengkap maupun penyerta hidangan. ...