Pemenuhan Pangan di Era Milenial



Saat ini dunia sedang mengalami disrupsi yang ditandai dengan masuknya teknologi sebagai basis dari segala sisi, terutama dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari seperti pemenuhan pangan. Tidak lagi menginginkan sesuatu yang sekadar baru, melainkan yang mampu menggeser atau menggantikan yang sudah ada sebelumnya dalam waktu yang cepat.

"Pergeseran segmen konsumen yang kini disebut sebagai generasi milenial memerlukan pengembangan dari berbagai aspek termasuk layanan. Industri harus mampu menghadirkan nilai yang lebih besar bagi para konsumennya," terang Guru Besar Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB, Prof. Purwiyatno Hariyadi, dalam Workshop Pengolahan Hasil Ternak di Era 4.0, pada 5 Maret lalu di Kwmpus IPB, Darmaga, Bogor.

Generasi milenial ini cenderung menyukai produk dengan karakter (i) brand story yang kuat, yaitu produk yang memiliki nilai cerita yang bisa dibagikan, karena generasi ini bersifat narsisistik; (ii) praktis, yaitu mudah digunakan dan didapatkan; (iii) mengedepankan aspek teknologi; serta (iv) mampu memenuhi kebutuhan personal.

Kini, pangan bukan sekadar kebutuhan primer semata. Generasi milenial ini sangat menyukai hal-hal baru, dan pemenuhannya tidak lagi hanya berdasarkan kebutuhan untuk mengisi sumber energi dan pemenuhan gizi, namun juga dipengaruhi oleh gaya hidup, idealisme yang dibangun, juga kenyamanan dari bentuk penyajian makanan tersebut. Fri-37

Artikel Lainnya

  • Mar 21, 2019

    Tepat Menyimpan Produk Bakeri

    Teknik pendinginan merupakan metode yang sering digunakan untuk memperpanjang umur simpan produk pangan. Prinsipnya sangat sederhana, yakni menghambat pertumbuhan mikroba. Aplikasi penurunan suhu ini sangat luas digunakan dalam berbagai produk pangan, termasuk produk bakeri seperti kue,roti, patiseri, dan lainnya.   ...

  • Mar 20, 2019

    Diet Keto dari Sisi Gizi dan Kesehatan

    Diet keto memang dianggap efektif menurunkan berat badan (Campos, 2017). Dari segi gizi, diet keto menekankan pola asupan tinggi lemak, tapi rendah karbohidrat. Diet ini mengandalkan lemak serta protein hewani sebagai sumber energi utama dalam tubuh. Asupan karbohidrat yang berkurang drastis ini akan menyebabkan tubuh kekurangan karbohidrat dan gula, proses inilah yang disebut dengan ketosis. ...

  • Mar 19, 2019

    Upaya Menghindari Foodborne Diseases

    Sebagian besar foodborne patogen lebih menyukai lingkungan yang hangat, walaupun bisa tumbuh dalam kisaran suhu yang luas. Suhu di atas 40C dan di bawah 600C sering diacu sebagai zona berbahaya, karena bakteri patogen seperti E. Coli, Salmonella dan Listeria monocytogenes dapat berkembang biak pada suhu tersebut, sehingga menyebabkan penyakit. Menyimpan produk pangan pada suhu refrigerasi yang tepat pada suhu di bawah 40C dan memanaskan pada suhu diatas 600C, adalah usaha yang direkomendasikan agar terhidar dari foodborne disease. Oleh karena itu, penanganan pangan dari mulai bahan baku hingga distribusi harus memenuhi pedoman penanganan yang tepat, seperti: ...

  • Mar 18, 2019

    Alternatif Pola Hidup Sehat dengan Diet Ketogenik

    Diet ketogenik adalah pola konsumsi dengan tinggi lemak, cukup protein, dan rendah karbohidrat yang akan menyediakan cukup protein untuk pertumbuhan tetapi kurang karbohidrat untuk kebutuhan metabolisme tubuh. Dengan demikian, tubuh akan menggunakan lemak sebagai sumber energi, yang pada prosesnya akan menghasilkan senyawa keton. Komposisi ketogenik menyaratkan porsi lemak tinggi (75-80%), porsi protein sedang (15% – 20%), dan porsi karbohidrat rendah (5% – 10%). ...

  • Mar 15, 2019

    Menu sebagai Alat Penjual

    Menu dalam bisnis pangan di industri hotel, restoran, katering, dan bakeri (horekaba) merupakan sarana pemasaran yang penting. Menu dapat digunakan sebagai gambaran dari produk yang ditawarkan. Perencanaan menu dibuat dengan menyusun daftar secara spesifik , yaitu menentukan makanan tersebut dibuat untuk satu periode makan (sarapan, makan siang, dan makan malam) atau untuk sehari penuh termasuk snack.   ...