Menyajikan Produk Pangan Sehat



Makanan menyehatkan tentunya berasal dari bahan-bahan yang sehat dan berkualitas, serta diolah dengan cara yang bersih dan sehat. Memilih dan mengolah bahan pangan yang sehat tidak lepas dari prosedur Cara Produksi Pangan yang Baik (CPPB). Setiap jenis bahan memiliki karakteristik masing-masing, akan tetapi secara umum hendaklah memilih bahan baku yang aman dari segi fisik, kimia, dan mikrobiologi. Pilihlah bahan-bahan pangan yang memiliki kualitas yang baik, bebas dari hama dan penyakit, bebas dari kotoran, bebas dari kerusakan, bebas dari bahan kimia berbahaya, tidak kadaluarsa, dan tidak mengandung mikroorganisme yang berbahaya. Jika makanan tersebut ditujukan untuk membuat makanan organik yang menyehatkan atau non hewani, maka harus dipastikan jika bahan-bahan yang digunakan tersebut memiliki sertifikat organik (bebas dari pestisida, bebas dari penggunaan pupuk kimia, bebas dari bahan yang telah mengalami rekayasa genetik), atau surat penyataan bebas dari bahan-bahan hewani. Untuk makanan vegetarian, pastikan makanan yang diolah sama sekali tidak bersentuhan dengan produk hewani.

Selain memiliki kandungan gizi dan citarasa yang lezat, makanan menyehatkan harus disajikan dalam porsi yang cukup dan seimbang. Peran ahli gizi sangat diperlukan disini untuk membuat menu yang proporsional sesuai dengan kebutuhan konsumen. Biasanya jenis-jenis menu dan porsi penyajian sudah ditentukan terlebih dahulu yang selanjutnya diserahkan kepada konsumen untuk memilih atau dipilihkan disesuaikan dengan kondisi kesehatan konsumen. Mata adalah indera pertama untuk menilai sesuatu termasuk juga makanan. Penyajian makanan menyehatkan harus disajikan dengan cara semenarik mungkin tanpa kehilangan fungsi dan manfaatnya. KI-37

 

Artikel Lainnya

  • Mar 21, 2019

    Tepat Menyimpan Produk Bakeri

    Teknik pendinginan merupakan metode yang sering digunakan untuk memperpanjang umur simpan produk pangan. Prinsipnya sangat sederhana, yakni menghambat pertumbuhan mikroba. Aplikasi penurunan suhu ini sangat luas digunakan dalam berbagai produk pangan, termasuk produk bakeri seperti kue,roti, patiseri, dan lainnya.   ...

  • Mar 20, 2019

    Diet Keto dari Sisi Gizi dan Kesehatan

    Diet keto memang dianggap efektif menurunkan berat badan (Campos, 2017). Dari segi gizi, diet keto menekankan pola asupan tinggi lemak, tapi rendah karbohidrat. Diet ini mengandalkan lemak serta protein hewani sebagai sumber energi utama dalam tubuh. Asupan karbohidrat yang berkurang drastis ini akan menyebabkan tubuh kekurangan karbohidrat dan gula, proses inilah yang disebut dengan ketosis. ...

  • Mar 19, 2019

    Upaya Menghindari Foodborne Diseases

    Sebagian besar foodborne patogen lebih menyukai lingkungan yang hangat, walaupun bisa tumbuh dalam kisaran suhu yang luas. Suhu di atas 40C dan di bawah 600C sering diacu sebagai zona berbahaya, karena bakteri patogen seperti E. Coli, Salmonella dan Listeria monocytogenes dapat berkembang biak pada suhu tersebut, sehingga menyebabkan penyakit. Menyimpan produk pangan pada suhu refrigerasi yang tepat pada suhu di bawah 40C dan memanaskan pada suhu diatas 600C, adalah usaha yang direkomendasikan agar terhidar dari foodborne disease. Oleh karena itu, penanganan pangan dari mulai bahan baku hingga distribusi harus memenuhi pedoman penanganan yang tepat, seperti: ...

  • Mar 18, 2019

    Alternatif Pola Hidup Sehat dengan Diet Ketogenik

    Diet ketogenik adalah pola konsumsi dengan tinggi lemak, cukup protein, dan rendah karbohidrat yang akan menyediakan cukup protein untuk pertumbuhan tetapi kurang karbohidrat untuk kebutuhan metabolisme tubuh. Dengan demikian, tubuh akan menggunakan lemak sebagai sumber energi, yang pada prosesnya akan menghasilkan senyawa keton. Komposisi ketogenik menyaratkan porsi lemak tinggi (75-80%), porsi protein sedang (15% – 20%), dan porsi karbohidrat rendah (5% – 10%). ...

  • Mar 15, 2019

    Menu sebagai Alat Penjual

    Menu dalam bisnis pangan di industri hotel, restoran, katering, dan bakeri (horekaba) merupakan sarana pemasaran yang penting. Menu dapat digunakan sebagai gambaran dari produk yang ditawarkan. Perencanaan menu dibuat dengan menyusun daftar secara spesifik , yaitu menentukan makanan tersebut dibuat untuk satu periode makan (sarapan, makan siang, dan makan malam) atau untuk sehari penuh termasuk snack.   ...