Fresh-Cut: Teknik mempertahankan Kesegaran Buah dan sayur



Buah dan sayur memiliki sifat mudah rusak, sehingga diperlukan teknik pengolahan khusus agar bahan-bahan tersebut masih segar seperti aslinya. Kebutuhan untuk mendapatkan buah dan sayur berkualitas serta dapat dikonsumsi secara praktis, memberikan alternatif bagi industri jasa boga untuk menerapkan teknologi olah minimal atau dikenal dengan istilah minimal processing. Teknologi ini memiliki dua tujuan utama, pertama adalah mempertahankan produk agar tetap segar dan tanpa kehilangan banyak zat gizi, kedua adalah memperpanjang umur simpan produk sehingga masih bisa dikonsumsi pada jangka waktu tertentu. Umur simpan minimal produk potong segar selama 4 sampai 7 hari, tetapi dapat lebih lama, sampai 21 hari tergantung penyimpanan.

Penerapan teknologi olah minimal pada buah atau sayur dikenal dengan teknik fresh-cut atau potong segar. Industri jasa boga dapat memanfaatkan produk potong segar ini untuk langsung dikonsumsi dalam bentuk segar ataupun diolah misalnya menjadi salad. Para pelaku industri jasa boga juga dapat mempersiapkan sendiri buah atau sayur potong segar.

Buah dan sayur potong segar dapat didefinisikan sebagai produk buah dan sayur segar yang telah mengalami pengolahan secara minimal, misalnya pengupasan dan pemotongan, sehingga produk tersebut siap untuk digunakan. Keuntungan terbesar metode olah minimal adalah biaya investasi rendah karena tidak perlu peralatan yang spesifik atau mahal. Produk tersebut. Perlu diingat bahwa proses penanganan harus tepat sehingga karakteristik produk segar dapat dipertahankan. KI-37

 

Artikel Lainnya

  • Mar 21, 2019

    Tepat Menyimpan Produk Bakeri

    Teknik pendinginan merupakan metode yang sering digunakan untuk memperpanjang umur simpan produk pangan. Prinsipnya sangat sederhana, yakni menghambat pertumbuhan mikroba. Aplikasi penurunan suhu ini sangat luas digunakan dalam berbagai produk pangan, termasuk produk bakeri seperti kue,roti, patiseri, dan lainnya.   ...

  • Mar 20, 2019

    Diet Keto dari Sisi Gizi dan Kesehatan

    Diet keto memang dianggap efektif menurunkan berat badan (Campos, 2017). Dari segi gizi, diet keto menekankan pola asupan tinggi lemak, tapi rendah karbohidrat. Diet ini mengandalkan lemak serta protein hewani sebagai sumber energi utama dalam tubuh. Asupan karbohidrat yang berkurang drastis ini akan menyebabkan tubuh kekurangan karbohidrat dan gula, proses inilah yang disebut dengan ketosis. ...

  • Mar 19, 2019

    Upaya Menghindari Foodborne Diseases

    Sebagian besar foodborne patogen lebih menyukai lingkungan yang hangat, walaupun bisa tumbuh dalam kisaran suhu yang luas. Suhu di atas 40C dan di bawah 600C sering diacu sebagai zona berbahaya, karena bakteri patogen seperti E. Coli, Salmonella dan Listeria monocytogenes dapat berkembang biak pada suhu tersebut, sehingga menyebabkan penyakit. Menyimpan produk pangan pada suhu refrigerasi yang tepat pada suhu di bawah 40C dan memanaskan pada suhu diatas 600C, adalah usaha yang direkomendasikan agar terhidar dari foodborne disease. Oleh karena itu, penanganan pangan dari mulai bahan baku hingga distribusi harus memenuhi pedoman penanganan yang tepat, seperti: ...

  • Mar 18, 2019

    Alternatif Pola Hidup Sehat dengan Diet Ketogenik

    Diet ketogenik adalah pola konsumsi dengan tinggi lemak, cukup protein, dan rendah karbohidrat yang akan menyediakan cukup protein untuk pertumbuhan tetapi kurang karbohidrat untuk kebutuhan metabolisme tubuh. Dengan demikian, tubuh akan menggunakan lemak sebagai sumber energi, yang pada prosesnya akan menghasilkan senyawa keton. Komposisi ketogenik menyaratkan porsi lemak tinggi (75-80%), porsi protein sedang (15% – 20%), dan porsi karbohidrat rendah (5% – 10%). ...

  • Mar 15, 2019

    Menu sebagai Alat Penjual

    Menu dalam bisnis pangan di industri hotel, restoran, katering, dan bakeri (horekaba) merupakan sarana pemasaran yang penting. Menu dapat digunakan sebagai gambaran dari produk yang ditawarkan. Perencanaan menu dibuat dengan menyusun daftar secara spesifik , yaitu menentukan makanan tersebut dibuat untuk satu periode makan (sarapan, makan siang, dan makan malam) atau untuk sehari penuh termasuk snack.   ...