Tips Memulai Bisnis Bumbu Siap Pakai



Tidak dapat dipungkiri, memasak saat ini menjadi salah satu aktivitas yang cukup menyita waktu. Proses persiapan yang panjang dan proses memasak yang melelahkan membuat sebagian masyarakat kini mulai tergoda dengan penggunaan bumbu siap pakai yang banyak dipasarkan. Meskipun berbentuk siap pakai, nyatanya bumbu siap pakai dapat mencukupi rasa yang dibutuhkan oleh sebagian masyarakat. Selain karena nilai kepraktisannya, bumbu instan juga memiliki pasar yang cukup potensial untuk dikembangkan. Namun, meski terlihat mudah bukan berarti tidak ada kendala sedikitpun, berikut ini adalah tips yang dapat diterapkan ketika memulai bisnis bumbu siap pakai.

  1. Sertifikasi halal, hal tersebut sangat penting mengingat sebagian besar masyarakat Indonesia adalah muslim.
  2. Higienitas bahan, mulai dari proses hingga produk dalam kemasan dan menggunakan bahan-bahan dengan kualitas baik, sehingga produk yang dihasilkan segar atau fresh.
  3. Pandai membaca pasar, para pelaku di bisnis ini harus tahu apa yang diinginkan pasar (konsumen). Apa yang sedang trennya sedang naik dan apa yang kemungkinan turun.
  4. Jika menghasilkan bumbu khas daerah berarti produk bumbu yang dihasilkan harus benar-benar sesuai dengan citarasa asli dari bumbu daerah tersebut.
  5. Strategi promosi, dapat dilakukan melalui iklan, media digital, media cetak, komunitas hingga pemberian hadiah sangat efektif untuk meningkatkan brand awareness.
  6. Inovasi bumbu siap pakai yang tidak terlepas dari adanya produsen dan konsumen, banyaknya permintaan, gaya hidup, dan kemajuan teknologi ini adalah sederet alasan yang menjadikan bisnis bumbu siap pakai menjadi besar dan menjadi favorit bagi sebagian kalangan konsumen. Sebagai pelaku yang bergerak di Industri jasa boga, sahsah saja dalam penggunaan bumbu siap pakai, yang terpenting adalah pilihlah bumbu siap pakai yang berkualitas dan masaklah dengan proses sebaik mungkin.

Artikel Lainnya

  • Mar 21, 2019

    Tepat Menyimpan Produk Bakeri

    Teknik pendinginan merupakan metode yang sering digunakan untuk memperpanjang umur simpan produk pangan. Prinsipnya sangat sederhana, yakni menghambat pertumbuhan mikroba. Aplikasi penurunan suhu ini sangat luas digunakan dalam berbagai produk pangan, termasuk produk bakeri seperti kue,roti, patiseri, dan lainnya.   ...

  • Mar 20, 2019

    Diet Keto dari Sisi Gizi dan Kesehatan

    Diet keto memang dianggap efektif menurunkan berat badan (Campos, 2017). Dari segi gizi, diet keto menekankan pola asupan tinggi lemak, tapi rendah karbohidrat. Diet ini mengandalkan lemak serta protein hewani sebagai sumber energi utama dalam tubuh. Asupan karbohidrat yang berkurang drastis ini akan menyebabkan tubuh kekurangan karbohidrat dan gula, proses inilah yang disebut dengan ketosis. ...

  • Mar 19, 2019

    Upaya Menghindari Foodborne Diseases

    Sebagian besar foodborne patogen lebih menyukai lingkungan yang hangat, walaupun bisa tumbuh dalam kisaran suhu yang luas. Suhu di atas 40C dan di bawah 600C sering diacu sebagai zona berbahaya, karena bakteri patogen seperti E. Coli, Salmonella dan Listeria monocytogenes dapat berkembang biak pada suhu tersebut, sehingga menyebabkan penyakit. Menyimpan produk pangan pada suhu refrigerasi yang tepat pada suhu di bawah 40C dan memanaskan pada suhu diatas 600C, adalah usaha yang direkomendasikan agar terhidar dari foodborne disease. Oleh karena itu, penanganan pangan dari mulai bahan baku hingga distribusi harus memenuhi pedoman penanganan yang tepat, seperti: ...

  • Mar 18, 2019

    Alternatif Pola Hidup Sehat dengan Diet Ketogenik

    Diet ketogenik adalah pola konsumsi dengan tinggi lemak, cukup protein, dan rendah karbohidrat yang akan menyediakan cukup protein untuk pertumbuhan tetapi kurang karbohidrat untuk kebutuhan metabolisme tubuh. Dengan demikian, tubuh akan menggunakan lemak sebagai sumber energi, yang pada prosesnya akan menghasilkan senyawa keton. Komposisi ketogenik menyaratkan porsi lemak tinggi (75-80%), porsi protein sedang (15% – 20%), dan porsi karbohidrat rendah (5% – 10%). ...

  • Mar 15, 2019

    Menu sebagai Alat Penjual

    Menu dalam bisnis pangan di industri hotel, restoran, katering, dan bakeri (horekaba) merupakan sarana pemasaran yang penting. Menu dapat digunakan sebagai gambaran dari produk yang ditawarkan. Perencanaan menu dibuat dengan menyusun daftar secara spesifik , yaitu menentukan makanan tersebut dibuat untuk satu periode makan (sarapan, makan siang, dan makan malam) atau untuk sehari penuh termasuk snack.   ...