Hidup Sehat Mencegah Penyakit Degeneratif



Ada yang bilang, kondisi masa tua merupakan cerminan dari apa yang kita konsumsi di masa muda. Menikmati masa tua dengan kondisi sehat secara fisik, mental, dan sosial tentu menjadi dambaan bagi setiap orang. Pertanyaanya adalah dapatkan kita mempersiapkan masa tua yang seperti itu? “Sebenarnya mudah untuk melakukan hal tersebut. Persiapkan masa tua dari sekarang dengan gaya hidup yang lebih sehat,” saran Prof. Ali Khomsan Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor. Gaya hidup sehat dapat dimulai dengan mengonsumsi makanan seimbang dan olahraga teratur. Asupan gizi untuk memenuhi kalori tubuh memang sangat diperlukan untuk menjadi sehat dan mencegah datangnya penyakit, tetapi kelebihan asupan kalori juga dapat mendatangkan masalah. Kehidupan modern yang serba cepat sekarang menuntut kita juga untuk cepat, termasuk dalam hal mengonsumsi makanan, dan makanan instan serta makanan cepat saji banyak dipilih orang untuk dikonsumsi. Hal ini yang menyebabkan pola makan seseorang menjadi tidak seimbang dan gaya hidupnya menjadi tidak sehat. “Pola makan yang tidak seimbang banyak dicirikan dengan konsumsi menu high kalori, high fat, high kolesterol dan miskin serat,” kata Prof. Ali. Adopsi pola makan seimbang dan disesuaikan dengan kebutuhan kalori tubuh dapat menangkal radikal bebas dalam tubuh, sehingga tubuh terhindar dari penyakit degeneratif seperti diabetes, jantung, kolesterol, hipertensi serta kanker. “Sedikit exercise atau berolaharaga sangat menunjang gaya hidup yang sehat agar tubuh lebih prima,” jelas Prof. Ali Mengonsumsi makanan yang mengandung gizi lebih juga dapat menjadi pilihan. “Istilahnya superfood atau functional food atau makanan yang mengandung khasiat yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan makanan lain, dan makanan ini dapat memberikan manfaat kesehatan lebih untuk tubuh. Misalkan konsumsi buah yang mengandung antioksidan tinggi seperti berbagai jenis berries atau konsumsi katekin yang ada pada teh dan lain sebagainya,” tutur Prof. Ali. Untuk memulai hidup sehat sebenarnya tidak sulit. Hanya diperlukan keinginan yang kuat dalam diri seseorang untuk merubah kebiasaannya untuk menjadi lebih sehat, Faktor-faktor pemicu untuk timbulnya penyakit degeneratif selain dari makanan seperti kebiasaan merokok atau tingkat stress yang tinggi seharusnya dapat dihilangkan. “Sikap hidup yang tidak berlebihan dalam segala hal dapat mencerminkan pola hidup sehat yang kita jalani,” Prof. Ali mengakhiri.

Sumber: Kulinologi 2011

Artikel Lainnya

  • Okt 06, 2018

    Tren Specialty Tea Indonesia

    Specialty tea merupakan teh berkualitas tinggi yang dibuat dari pucuk muda tanaman teh....

  • Okt 06, 2018

    Menu Engineering dalam Bisnis Waralaba

    Menjalankan waralaba tentu diperlukan beberapa aspek yang menyertai....

  • Okt 04, 2018

    Konsep Baru Industri Horeka Indonesia

    Perkembangan industri jasa boga saat ini semakin intensif di Indonesia....

  • Okt 01, 2018

    Pameran Bisnis Waralaba & Kafe Terbesar di tahun 2018

    Gaya hidup masyarakat Indonesia saat ini dan pertumbuhan ekonomi kelas menengah mendorong kinerja industri pengolahan kopi di dalam negeri hingga mengalami peningkatan yang signifikan. Kopi Indonesia banyak digemari dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. Salah satu cara modern untuk menikmati kopi adalah dengan datang ke kafe. Pertumbuhan konsumsi produk kopi olahan di dalam negeri meningkat rata-rata lebih dari 7% pertahun. Melihat hal tersebut, tidak mengherankan apabila perkembangan bisnis kafe di Indonesia begitu menjanjikan. Kafe kini bukan hanya sebagai tempat untuk menikmati kopi namun telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. ...

  • Sep 22, 2018

    Sehat Tidak Selalu Tidak Enak

    Paradigma terhadap makanan yang menyehatkan masih erat dengan rasa yang tidak enak dan tidak menarik untuk dikonsumsi. Guna mendobrak paradigma tersebut, diperlukan usaha dari para pelaku kepentingan seperti praktisi kesehatan, pelaku kuliner, dan juga konsumen sebagai target utama mengubah paradigma tersebut. ...