Higienitas dan kesehatan Pekerja Industri Jasa Boga



Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi berjalannya suatu industri. Salah satu sumber daya yang paling penting di industri jasa boga adalah penjamah makanan. Penjamah makanan adalah orang yang bertugas mengelola dan menyiapkan makanan, mulai dari menyiapkan bahan baku hingga makanan tersebut disajikan. Sering kali penjamah makanan membawa bakteri patogen yang menimbulkan penyakit pada orang yang mengonsumsi makanan yang disiapkannya.

Sehingga penjamah makanan harus terbebas dari penyakit menular. Biasanya pada pemeriksaan kesehatan harus dipastikan bahwa mereka tidak menderita diare atau muntah dalam 7 hari terakhir; tidak menderita penyakit kulit di tangan, lengan, dan wajah; tidak menderita infeksi THT; tidak menderita penyakit TB Paru; tidak menderita typus dan paratypus; tidak menderita cacingan; dan juga tidak menderita alergi bahan makanan (misal telur, kacang-kacangan, ikan, tepung).

Oleh karena itu, sebelum dan selama bekerja, para penjamah makanan harus melakukan pemeriksaan kesehatan ( medical Check Up ) yang terdiri dari pemeriksaan sebelum mulai bekerja (prakerja), pemeriksaan berkala (tahunan), serta pemeriksaan kesehatan khusus. Penjamah makanan pada saat bekerja diharuskan untuk tidak merokok dan tidak sambil makan selama bekerja, memakai pakaian kerja dan pakaian pelindung (APD), selalu mencuci tangan waktu akan mulai bekerja, serta tidak membawa keluar pakaian kerja dan alat pelindung yang memungkinkan terjadinya pencemaran.

Artikel Lainnya

  • Jul 23, 2019

    Apa yang Terjadi jika Pengemasan Produk Beku Tidak Baik?

    Proses pembekuan tidak hanya berkaitan dengan suhu beku, tetapi juga teknik pengemasannya. Daging beku yang disimpan dengan cara yang kurang tepat bisa mengalami freezer burn (dehidrasi di permukaan daging). Kondisi ini tidak membahayakan kesehatan, namun dapat menurunkan mutu daging. Freezer burn ditandai dengan perubahan warna daging menjadi abu-abu kecokelatan akibat kontak daging dengan udara dalam ruang pembekuan.   ...

  • Jul 22, 2019

    Keamanan Daging Beku

    Dibalik kelezatannya, daging juga menyimpan risiko bahaya keamanan pangan. Oleh sebab itu harus selalu ditangani dengan baik, termasuk selama penyimpanan. Agar kualitas daging dapat dipertahankan selama penyimpanan yang cukup lama, biasanya daging diawetkan dengan cara dibekukan. Metode ini merupakan salah satu cara pengawetan yang paling mudah dilakukan. ...

  • Jul 19, 2019

    Jahe Dapat Mengempukkan Daging

    Kegunaan jahe yang begitu banyak dan bermanfaat menjadikan jahe lebih mudah ditemui. Selain banyak mengandung komponen zat aktif yang bermanfaat bagi kesehatan, jahe ini juga mengandung enzim protease yang bernama zingibain untuk mengempukkan daging. Caranya jahe dikupas, bagian kupasan kulitnya bisa dibalutkan pada daging sama seperti menggunakan kulit buah pepaya. ...

  • Jul 16, 2019

    Pembekuan pada Daging

    Penyimpanan beku merupakan salah satu metode pengawetan yang paling umum, aman, dan mudah dilakukan, terutama untuk bahan-bahan yang sangat mudah rusak atau perishable, contohnya produk daging. Karena produk daging khususnya dalam keadaan segar, sangat mudah terkontaminasi mikroba sebab mengandung komponen yang disukai untuk perkembangbiakan mikroba. Pembekuan dilakukan untuk dapat mempertahankan kualitas daging, terutama saat pendistribusian dan penyimpanan. ...

  • Jul 15, 2019

    Macam-Macam Enzim Pengempuk Daging dan Sumbernya

    Daging segar yang dimasak, khususnya daging sapi, seringkali memiliki tingkat keempukan yang beragam dan tidak standar. Untuk meningkatkan keempukan ini biasanya daging dipukul-pukul dengan alat seperti palu bergerigi baik terbuat dari kayu maupun terbuat dari logam. Namun, sebetulnya ada beberapa bahan pangan yang bisa kita gunakan untuk mengempukkan daging sapi segar sebelum daging ini diolah. ...