Tips Membuat Buku Menu



Menu merupakan poin penting yang langsung bersentuhan dengan pelanggan berikut ini adalah hal yang perlu diperlukan saat membuat buku menu.

  1. Sesuaikan desain buku menu dengan konsep restoran. Apakah restoran keluarga, restoran sederhana, restoran mewah atau restoran cepat saji.
  2. Restoran sederhana, restoran keluarga, dan restoran cepat saji umumnya menuliskan menu secara singkata dan jelas. Sedangkan, untuk restoran mewah, terutama yang menyajikan menu asing yang tak umum bagi awam membutuhkan penjelasan lebih detil tentang bahan, cara memasak, dan penyajian.
  3. Untuk memudahkan, penulisan menu dibuat secara berurutan mulai dari hidangan pembuka (appetizer), hidangan utama (main course), penutup (dessert) dan minuman (beverages).
  4. Menu juga dapat dibagi berdasarkan bahan utama, asal negara, jenis makanan atau cara memasak. Diskusikan dan buat kesepakatan penulisan menu dengan manajer restoran dan chef terkait.
  5. Sertakan foodstylist untuk mendapatkan foto makanan yang menarik dan dapat disertakan pada buku menu.
  6. Gunakan bahasa yang mudah dimengerti dan dipahami. Berikan deskripsi singkat jika menggunakan bahasa lain selain bahasa yang digunakan.
  7. Cantumkan harga dan pajak di buku menu untuk memudahkan pelanggan mengatahui tanpa banyak bertanya.

Artikel Lainnya

  • Mar 21, 2019

    Tepat Menyimpan Produk Bakeri

    Teknik pendinginan merupakan metode yang sering digunakan untuk memperpanjang umur simpan produk pangan. Prinsipnya sangat sederhana, yakni menghambat pertumbuhan mikroba. Aplikasi penurunan suhu ini sangat luas digunakan dalam berbagai produk pangan, termasuk produk bakeri seperti kue,roti, patiseri, dan lainnya.   ...

  • Mar 20, 2019

    Diet Keto dari Sisi Gizi dan Kesehatan

    Diet keto memang dianggap efektif menurunkan berat badan (Campos, 2017). Dari segi gizi, diet keto menekankan pola asupan tinggi lemak, tapi rendah karbohidrat. Diet ini mengandalkan lemak serta protein hewani sebagai sumber energi utama dalam tubuh. Asupan karbohidrat yang berkurang drastis ini akan menyebabkan tubuh kekurangan karbohidrat dan gula, proses inilah yang disebut dengan ketosis. ...

  • Mar 19, 2019

    Upaya Menghindari Foodborne Diseases

    Sebagian besar foodborne patogen lebih menyukai lingkungan yang hangat, walaupun bisa tumbuh dalam kisaran suhu yang luas. Suhu di atas 40C dan di bawah 600C sering diacu sebagai zona berbahaya, karena bakteri patogen seperti E. Coli, Salmonella dan Listeria monocytogenes dapat berkembang biak pada suhu tersebut, sehingga menyebabkan penyakit. Menyimpan produk pangan pada suhu refrigerasi yang tepat pada suhu di bawah 40C dan memanaskan pada suhu diatas 600C, adalah usaha yang direkomendasikan agar terhidar dari foodborne disease. Oleh karena itu, penanganan pangan dari mulai bahan baku hingga distribusi harus memenuhi pedoman penanganan yang tepat, seperti: ...

  • Mar 18, 2019

    Alternatif Pola Hidup Sehat dengan Diet Ketogenik

    Diet ketogenik adalah pola konsumsi dengan tinggi lemak, cukup protein, dan rendah karbohidrat yang akan menyediakan cukup protein untuk pertumbuhan tetapi kurang karbohidrat untuk kebutuhan metabolisme tubuh. Dengan demikian, tubuh akan menggunakan lemak sebagai sumber energi, yang pada prosesnya akan menghasilkan senyawa keton. Komposisi ketogenik menyaratkan porsi lemak tinggi (75-80%), porsi protein sedang (15% – 20%), dan porsi karbohidrat rendah (5% – 10%). ...

  • Mar 15, 2019

    Menu sebagai Alat Penjual

    Menu dalam bisnis pangan di industri hotel, restoran, katering, dan bakeri (horekaba) merupakan sarana pemasaran yang penting. Menu dapat digunakan sebagai gambaran dari produk yang ditawarkan. Perencanaan menu dibuat dengan menyusun daftar secara spesifik , yaitu menentukan makanan tersebut dibuat untuk satu periode makan (sarapan, makan siang, dan makan malam) atau untuk sehari penuh termasuk snack.   ...