Keracunan Pangan di Industri Jasa Boga



Oleh: Nur Aini

Produk jasa boga umumnya merupakan makanan berasam rendah dan berkadar air tinggi sehingga mudah busuk dan diserang oleh mikroorganisme.Didukung dengan keadaan alam Indonesia yang hangat dan lembab merupakan kondisi yang sangat bak bagi pertumbuhan mikroorganisme. Produk pangan yang sangat beresiko tinggi dalam kasus keracunan pangan karena rentan pertumbuhan mikrooragnisme adalah produk berbasis daging, ikan, unggas, telur, dan susu.

Ada tiga faktor yang umumnya menimbulkan kejadian luar biasa keracunan pangan.Yaitu kontaminasi, bakteri pathogen harus ada dalam pangan. Pertumbuhan, bakteri pathogen harus memiliki kesempatan untuk berkembang biak dalam pangan untuk menghasilkan toksin atau dosis infeksi yang cukup untuk menimbulkan penyakit dan daya hidup, jika berada pada situasi yang ekstrem, bakteri patogen harus dapat bertahan hidup dalam pangan selama penyimpanan dan pengolahannya.

Penyakit yang ditimbulkan oleh produk pangan yang tercemar oleh patogen umumnya ditandai dengan terganggunya fungsi-fungsi saluran pencernaan.Gejala yang paling sering muncul adalah diare. Di Indonesia, masih banyak kasus diare ringan yang tidak dilaporkan. Bahkan, terkadang diare tidak dianggap sebagai penyakit. Walaupun bersifat fatal seperti pada kasus-kasus kolera. Diare yang berlebihan akan menguras cairan tubuh dan diantaranya diikuti dengan gejala lain yang dapat berakibat lebih fatal. Selain itu, beberapa patogen mengakibatkan penyakit di organ tubuh lain di samping saluran pencernaan.

Artikel Lainnya

  • Mei 23, 2019

    Prinsip-Prinsip Dasar dalam Menjamin Keamanan Pangan

    Prinsip dasar kebersihan makanan untuk menjamin kemanan pangan yang perlu disiapkan oleh produsen antara lain sebagai berikut. Pilih resep makanan dengan seksama Saat memilih menu produk yang akan dijual, perlu mengetahui beberapa kualitas dan komposisi bahan yang digunakan. Beberapa produk pangan dapat menimbulkan reaksi alergi pada beberapa konsumen. Oleh karena itu perlu diberikan informasi yang cukup pada label pangan. Selain itu juga menu yang disajikan diharapkan dapat memberikan asupan gizi dalam jumlah yang tepat. ...

  • Mei 22, 2019

    Asupan Zat Gizi agar Tubuh Tetap Bugar

    Pada prinsipnya makanan yang dikonsumsi saat sahur dan buka harus lengkap, mengandung unsur karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Sebenarnya, kunci asupan gizi seimbang dicerminkan oleh beragam makanan yang kita konsumsi baik di saat buka maupun sahur, dan empat sehat lima sempurna merupakan cermin keberagaman makanan meski kini sudah ada acuan yang lebih lengkap, yaitu Pedoman Gizi Seimbang. ...

  • Mei 21, 2019

    Menyusun Menu yang Baik selama Bulan Ramadan

    Buah kurma, pisang, pepaya, mangga, melon, semangka, kiwi, apel, air kelapa, dan jenis buah-buahan dengan kandungan air tinggi lainnya sangat ideal sebagai menu takjil atau menu yang disegerakan untuk berbuka puasa. Sebisa mungkin mengontrol penggunaan gula pasir dalam menu puasa, karena bila berlebihan dapat memberikan dampak yang kurang baik bagi kesehatan. Selain itu penting untuk diperhatikan adalah konsumsi air putih, usahakan dari saat buka puasa sampai saat sebelum tidur minimal minum satu liter air atau sesuai kebutuhan. ...

  • Mei 20, 2019

    Panduan Sederhana Mengonsumsi Protein Nabati

    Anggapan bahwa protein nabati tidak lebih baik dari protein hewani adalah pernyataan yang tidak sepenuhnya benar. Meskipun beberapa komoditas menunjukkan kekurangan dalam komponen asam aminonya, namun banyak jalan yang bisa ditempuh untuk membuatnya setara dengan komponen protein hewani. ...

  • Mei 17, 2019

    Benarkah Protein Nabati Tidak Lengkap?

    Mutu protein bahan pangan salah satunya ditentukan oleh jenis dan proporsi asam amino yang di kandungnya. Setidaknya, terdapat 20 jenis asam amino yang terdiri dari sembilan asam amino esensial dan 11 asam amino non-esensial. Asam amino non-esensial adalah asam amino yang dapat disintesis oleh tubuh, sedangkan asam amino esensial  merupakan asam amino yang tidak dapat disintesis oleh tubuh dan didapat dari sumber pangan. ...