Mengenal Akrilamida dalam Produk Gorengan



Akrilamida merupakan salah satu komponen karsinogenik yang terbentuk pada saat pengolahan suhu tinggi, terutama jika menggunakan suhu tinggi di atas 1200C. Penggorengan merupakan proses yang berpotensi menghasilkan akrilamida selain proses olahan lain seperti memanggang dan membakar. Pembentukan akrilamida melibatkan reaksi kimia antara asam amino asparagin dan gula pereduksi. Kadar akrilamida yang terbentuk tergantung pada beberapa faktor seperti suhu proses, jumlah asparagin, dan gula pereduksi. Kentang dan singkong merupakan dua bahan pangan yang mengandung asparagin dan gula pereduksi secara alami. Untuk itu, pengolahan yang tepat terhadap dua komoditi tersebut dapat mengurangi jumlah akrilamida di dalamnya.

Artikel Lainnya

  • Okt 06, 2018

    Tren Specialty Tea Indonesia

    Specialty tea merupakan teh berkualitas tinggi yang dibuat dari pucuk muda tanaman teh....

  • Okt 06, 2018

    Menu Engineering dalam Bisnis Waralaba

    Menjalankan waralaba tentu diperlukan beberapa aspek yang menyertai....

  • Okt 04, 2018

    Konsep Baru Industri Horeka Indonesia

    Perkembangan industri jasa boga saat ini semakin intensif di Indonesia....

  • Okt 01, 2018

    Pameran Bisnis Waralaba & Kafe Terbesar di tahun 2018

    Gaya hidup masyarakat Indonesia saat ini dan pertumbuhan ekonomi kelas menengah mendorong kinerja industri pengolahan kopi di dalam negeri hingga mengalami peningkatan yang signifikan. Kopi Indonesia banyak digemari dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. Salah satu cara modern untuk menikmati kopi adalah dengan datang ke kafe. Pertumbuhan konsumsi produk kopi olahan di dalam negeri meningkat rata-rata lebih dari 7% pertahun. Melihat hal tersebut, tidak mengherankan apabila perkembangan bisnis kafe di Indonesia begitu menjanjikan. Kafe kini bukan hanya sebagai tempat untuk menikmati kopi namun telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. ...

  • Sep 22, 2018

    Sehat Tidak Selalu Tidak Enak

    Paradigma terhadap makanan yang menyehatkan masih erat dengan rasa yang tidak enak dan tidak menarik untuk dikonsumsi. Guna mendobrak paradigma tersebut, diperlukan usaha dari para pelaku kepentingan seperti praktisi kesehatan, pelaku kuliner, dan juga konsumen sebagai target utama mengubah paradigma tersebut. ...