Jenis Lemak dan Minyak



Lemak dan minyak banyak digunakan dalam industri jasa boga maupun dikonsumsi secara pribadi untuk menggoreng dan memperbaiki mutu suatu produk pangan. Jenis lemak dan minyak di pasaran juga sangat beragam tergantung pada tujuan penggunaan dan mutu akhir karakteristik produk yang diinginkan. Tetapi, setidaknya ada tiga jenis lemak dan minyak yang perlu diketahui untuk memudahkan proses pemilihan yang sesuai dengan tujuan akhir produk.

  • Minyak Lemak Padat

    Minyak lemak padat bisa diperoleh dari pangan nabati maupun hewani. Minyak padat atau stearin biasa digunakan dalam industri bakeri maupun makanan cepat saji sebagai minyak goreng pemakaian berulang. Sifatnya yang padat karena kaya akan asam lemak rantai karbon panjang dan jenuh, menyebabkan ketahanannya relatif lebih baik terhadap panas, sehingga dapat digunakan untuk proses menggoreng berulang. Contohnya adalah mentega dan mentega putih atau stearin.

  • Minyak Lemak Cair

    Produk minyak lemak ini umumnya di pasaran antara lain minyak kelapa dan minyak kelapa sawit. Minyak jenis ini banyak sekali digunakan untuk menggoreng.

  • Minyak Salad

    Minyak/ lemak untuk salad sebaiknya tidak digunakan untuk menggoreng, jenis minyak/lemak ini seperti minyak kedelai, minyak jagung, dan minyak zaitun. Jenis minyak ini sangat tinggi kandungan asam lemak tak jenuhnya karena mengandung ikatan rangkap lebih banyak dibandingkan minyak sawit. Oleh karena itu, minyak-minyak ini jauh lebih rentan dan mudah rusak dibanding minyak sawit atau kelapa.

Artikel Lainnya

  • Jun 26, 2019

    Efek Konsumsi Lemak Trans terhadap Kesehatan

    Lemak trans ialah semua isomer geometrik dari asam lemak tidak jenuh tunggal dan asam lemak tidak jenuh jamak yang tidak terkonjugasi, dipengaruhi setidaknya oleh satu kelompok metilen, dengan ikatan rangkap karbon-karbon dalam konfiurasi trans. Lemak trans ini dapat terbentuk secara alami dalam bahan pangan serta selama proses pengolahan pangan pada temperatur yang sangat tinggi (proses deodorisasi dan penggorengan) dan melalui reaksi hidrogenasi. ...

  • Jun 24, 2019

    Lemak yang Digunakan dalam Produk Bakeri

    Produk baking meliputi rerotian, cake, biskuit, cookies, cracker, kue kering, pastry, pie, mufin, dan lainnya yang merupakan aplikasi bahan tepung-tepungan yang dipanggang dalam oven. Lemak sebagai bahan utama dalam pembuatan produk baking berperan dalam menambah citarasa, aroma, kelembapan, nilai gizi, pembentuk tekstur (melembutkan), dan menjaga kualitas selama penyimpanan. ...

  • Jun 21, 2019

    Menghambat Oksidasi Minyak

    Reaksi oksidasi terjadi ketika minyak goreng terpapar dengan udara. Untuk menghambat reaksi ini, biasanya industri minyak goreng menambahkan antioksidan, yakni suatu senyawa yang dapat menangkap radikal bebas. Komponen radikal bebas terbentuk selama reaksi terjadi dan memicu terjadinya berbagai kerusakan. ...

  • Jun 20, 2019

    Mengenal Teknik Memasak Shallow Frying

    Shallow frying merupakan teknik menggoreng dengan sedikit lemak atau minyak dengan menggunakan wajan datar. Shallow frying merupakan teknik memasak cepat, dan biasanya digunakan untuk bahan yang berkuran kecil dan memiliki tekstur lunak seperti telur dan ikan. Namun perlu diperhatikan, minyak yang digunakan harus dipastikan sudah benar-benar panas. Jika minyak yang digunakan belum cukup panas, maka pangan yang dihasilkan akan menyerap minyak. ...

  • Jun 19, 2019

    Risiko Konsumsi Lemak Jenuh untuk Kesehatan

    Lemak jenuh ada yang bersumber dari hewan (seperti gajih, lemak dalam daging, dan lainnya) dan ada yang bersumber dari pangan nabati (seperti minyak kelapa). Dalam kaitannya dengan penyakit jantung, maka lemak jenuh yang berasal dari hewan dinyatakan lebih berbahaya. ...