Telur Omega 3



Nutrient pada telur dapat dimanipulasi dengan penambahan bahan pakan yang kaya akan nutrisi, sehingga dapat meningkatkan nilai tambah kandungan nutrient telur yang dikonsumsi oleh manusia. Peternak ayam petelur dapat mengubah jumlah dan jenis asam lemak di dalam kuning telur melalui pakan dengan jumlah dan jenis asam lemak yang berbeda. Ketika flax seed, minyak ikan, atau bahan pakan lain yang mengandung omega-3 tinggi diberikan di dalam pakan ayam petelur maka omega-3 akan terakumulasi pada kuning telur. Mengonsumsi asam lemak ini sangat berhubungan erat dengan perkembangan otak dan retina. Omega-3 juga dapat memperbaiki respon imun. Telur dengan kandungan Vitamin E lebih tinggi Dengan memberikan ransum dengan kandungan vitamin E yang tinggi, ayam dapat memproduksi telur dengan kandungan vitamin E yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan telur biasa. Hal tersebut menjadi nilai tambah pada telur, karena vitamin E memiliki peran sebagai antioksidan. Telur yang diperkaya Selenium Pemberian selenium dalam pakan dapat meningkatkan kandungan selenium pada telur hingga tingkat tertentu. Penelitian yang dilakukan oleh Latshaw (2012) menunjukkan bahwa otot dada, putih telur, hati dan plasma mengandung lebih banyak selenium jika diberi pakan yang mengandung selenium organik dibandingkan dengan penggunaan sodium selenite (anorganik).

Artikel Lainnya