Sarapan Sehat dengan Telur



Oleh: Hindah  J. Muaris

Ada fakta menarik yang dapat digunakan untuk mendukung kesehatan. Sehat berkat sarapan dengan telur tidak berlebihan karena memang kandungan zat gizi telur sangat bermutu.  Bukan saja menyehatkan tetapi juga dapat mendongkrak intelektualitas, menstimulir daya tahan tubuh, manjaga berat badan  ideal, menjaga kesehatan mata, tulang, serta dapat menjadi energi instan. Penelitian yang dilakukan lebih dari 40 tahun menunjukkan bahwa telur bisa menjadi makanan yang menyehatkan. Telur mengandung kalori sekitar 70 kkal, protein berkualitas tinggi, lutein dan zeaxhantin (anti oksidan yang baik untuk kesehatan mata), vitamin A, D, B12, riboflavin, fosfor, serta folat. Telur juga mengandung kolin yang bisa menjaga fungsi otak selama masa kehidupan.

SUMBER ENERGI INSTAN

Sumber energi dari telur berasal dari protein dan lemak.  Protein pada telur dapat digunakan sebagai sumber energi instan.  Kandungan protein telur juga  tertinggi di antara sumber pangan hewani lainnya. Bila dianggap nilai biologis telur sama dengan 100, maka nilai biologis daging (sapi) hanya mencapai 84. Telur juga memiliki asam amino lengkap yang dibutuhkan oleh tubuh sehingga protein telur dijadikan standar kecukupan protein dalam tubuh. Satu butir telur mengandung +7 g protein yang mudah diserap dan dipergunakan tubuh secara efisien.Kandungan lemak pada telur terdapat pada bagian kuningnya. Komponen lemak yang paling terkenal dari telur adalah kandungan kolestrol. Satu butir telur mengandung 186 mg atau menyumbang 62% kecukupan kolesterol harian. Sedangkan angka kecukupan harian untuk kolesterol 300 mg, artinya mengkonsumsi telur 1 butir/hari tidak masalah. Selain kolesterol, perlu diketahui juga terdapat zat gizi pada telur yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.  Mengenai efek kolesterol bagi kesehatan sebenarnya juga berkaitan dengan pola hidup sehat tidak semata hanya dari konsumsi telur.

Mendongkrak daya tahan tubuh

Telur Adalah salah satu makanan yang baik untuk sistem imun. Telur mengandung beberapa vitamin, yang utama vitamin A, D, E, dan K dengan potensi untuk meningkatan daya tahan dan mengeliminir berbagai penyakit. Bahkan vitamin B komplek dan C juga banyak terdapat pada telur, sehingga dapat meregulasi aliran darah di dalam tubuh sehingga distribusi oksigen dalam tubuh berjalan normal. Demikian juga dengan protein putih telur, atau disebut albumin, efektif membantu tubuh menyerap protein untuk membangun otot. Cairan putih telur mengandung 10% protein terlarut dalam air, sehingga mudah sekali terserap untuk tubuh, sehingga dapat memaksimalkan dalam pembakaran lemak sehingga berat badan tetap ideal dan tidak mudah terserang berbagai penyakit. Telur juga banyak mengandung mineral zinc dan dan selenium. Telur boleh dibilang sebagai bahan pangan yang baik untuk mendukung kesehatan otak. Kandungan kolin pada telur membantu perkembangan memori dan fungsi kognitif, serta membantu mengasah memori atau daya ingat otak lebih tajam dan mencegah demensia. Kolin merupakan zat gizi esensial yang digunakan sebagai komponen vitamin B kompleks, berperan dalam pembentukan membran sel yang bertugas menyampaikan sinyal atau pesan  dalam sistem saraf dan otak. Berdasarkan penelitian, kolin telah terbukti membantu dalam perkembangan memori dan kecerdasan Sebuah telur berukuran besar dapat mengandung 215 mg kolin. Dalam telur, kolin ditemukan dalam kuning telur. Telur merupakan sumber yang kolin yang sangat baik dan serbaguna bagi ibu hamil, karena telur juga mengandung nutrisi selain kolin, yang dibutuhkan oleh wanita hamil dan menyusui seperti folat dan zat besi.

Artikel Lainnya

  • Apr 22, 2019

    Perbedaan Cream Cheese dan Cheese Spread

    Untuk penggemar sarapan roti, keju krim (cream cheese) dan keju olesan cream (cheese spread) menjadi satu pilihan untuk diamasukkan ke dalam lapisan lembarlembar roti. Kedua produk tersebut dapat dioles di atas roti sebagai isian bergizi tinggi, atau juga dapat disantap dengan mengoleskannya pada kue atau crackers. Bagi yang suka membuat kue, keju krim dan keju olesan dapat dipakai sebagai campuran adonan dalam cheese cake atau dekorasi krim di atas kue. Lalu apa yang membedakan kedua produk tersebut?   ...

  • Apr 18, 2019

    Tips Memilih Whipped Cream

    hipped cream merupakan krim yang timbul di bagian atas dari susu pada waktu didiamkan atau dipisahkan, sehingga whipped cream juga disebut sebagai ‘kepala susu’.Kegagalan dalam pengolahan whipped cream biasanya ada pada suhu, pengocokan, dan perbandingan air (khusus untuk bubuk whipped cream). “Penggunaan air es dalam pengocokkan bubuk whipped cream sangat penting, karena air es tersebut membantu whipped cream mengembang secara maksimal.  ...

  • Apr 16, 2019

    Bahan-bahan yang mempengaruhi tekstur es krim

    Es krim dibuat dengan cara membekukan campuran susu, lemak hewani atau nabati, gula, dengan atau tanpa penambahan ingridien lain yang diizinkan. Bentuk dan ukuran masing-masing bahan penyusun es krim tersebut sangat menentukan kualitas es krim, terutama tekstur. Tekstur yang diinginkan pada es krim adalah lembut, creaminess (seperti kondisi kaya akan lemak) dan homogen. Sedangkan body yang diinginkan adalah firm dengan substansi padatan yang bersatu dalam bentuk buih/busa. Ketahanan es krim untuk tidak mudah meleleh juga menentukan apresiasi konsumen.   ...

  • Apr 15, 2019

    Costing Menu Honey Blended

    Honey Blended  adalah smoothie yang berbahan dasar raspberry, yoghurt, dan madu. Raspberry merupakan jenis buah yang banyak menyumbangkan manfaat untuk tubuh karena mengandung vitamin C dan magnesium yang cukup tinggi. Dipadukan dengan yogurt maka semakin melengkapi menfaat dari buah ini. ...

  • Apr 15, 2019

    Kenali Perbedaan Alergi Susu dengan Intoleransi Laktosa

    Alergi protein susu dan intoleransi laktosa merupakan dua masalah utama mengapa orang tidak dapat mengonsumsi susu. Perlu diketahui bahwa keduanya merupakan hal yang berbeda, meskipun dapat memberikan gejala yang sama. Alergi susu, biasanya yang berasal dari sapi, timbul akibat reaksi sistem kekebalan tubuh yang menganggap bahwa protein susu yang masuk ke dalam tubuh ialah zat yang berbahaya. Oleh karena itu, sistem kekebalan tubuh memberikan respon penolakan dan menghasilkan gejala alergi. Susu sapi mengandung dua jenis protein, yaitu whey dan kasein yang keduanya dapat memicu reaksi alergi.   ...