Tren Makanan 2018



Dunia kuliner terus mengalami peningkatan setiap harinya. Perubahan dan tren yang berbeda setiap tahunnya  menjadi acuan  bagi banyak pelaku  boga baik perorangan maupun industry. Tak terkecuali di tahun 2018 mendatang.  Tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, tren makanan sehat masih terus bertahan dengan macam variasi yang semakin beragam. Kesadaran masyarakat akan kesehatan berdampak besar pada pemilihan makanan yang akan masuk di dalam tubuh mereka.  Berikut ini tim kulinologi sampaikan terkait tren makanan di tahun 2018.

  • Rendah gula dan Snack rendah Karbohidrat.

    Diet rendah gula dan karbohidrat masih terus banyak dilakukan oleh masyarakat di tahun 2018. Tingkat kesadaran yang lebih tinggi terhadap kesehatan menjadi pemicu utama berjalannya diet rendah gula dan karbo ini.

  • Makanan Mentah

    Keinginan untuk terus mengeksplorasi berbagai macam makanan dengan variasi yang tidak biasa masih menjadi primadona. Makanan mentah seperti halnya sashimi yang berasal dari Jepang ini merupakan satu jenis hidangan yang terdiri dari ikan segar mentah. Makanan mentah diminati karena kesegarannya dan kelebihan kandungan gizinya yang tidak hilang apabila melalui proses pengolahan. Bahkan, baru-baru ini tren makanan mentah tidak hanya dating dari jenis ikan saja. Poultry atau unggas  menjadi daya tarik baru sebagai variasi dari sashimi dengan nama chicken sashimi.  

  • Minuman pengganti makanan dan lebih banyak protein

    Masa depan makanan mungkin dapat tergantikan dengan segelas minuman yang meng-klaim dirinya dengan minuman yang memenuhi nutrisi untuk tubuh dengan mempertimbangkan kandungan karbohidrat, lemak, protein, serat, mineral, dan vitamin dalam sekali teguk. Tren minuman sehat dan kaya protein pun semakin digemari karena nilai kepraktisan serta kesehatan yang ditawarkan.

  • Makanan dengan banyak citarasa kunyit

    Kunyit sering diasosiasikan dengan hidangan khas India seperti curry. Namun, lebih dari itu, masyarakat ke depan akan lebih menggemari kunyit karena kelebihannya di bidang kesehatan. Kunyit mengandung banyak senyawa bioactive yang baik untuk pencernaan. Di tahun 2018, masyarakat akan lebih banyak menggunakan kunyit untuk berbagai jenis masakan dengan eksplorasi resep yang baru.

Selain empat makanan di atas, pola diet yang sehat dengan makanan yang lebih memberikan nutrisi pada tubuh akan menjadi tren yang terjadi di tahun 2018. Bagi pelaku industry boga, keempat hal tersebut dapat menjadi acuan untuk menu maupun produk baru yang dapat dikembangkan. Selamat mencoba. 

Artikel Lainnya

  • Nov 05, 2018

    Pengenalan Sertifikasi Halal Untuk Produsen Pangan Skala UMKM

    Jaminan produk halal merupakan salah satu hal yang dipertimbangkan pada pola konsumsi pangan saat ini. Pergeseran tren ini menjadikan pemerintah berencana menerapkan kewajiban sertifikasi halal pada bulan Oktober 2019 mendatang.    Produk pangan yang diolah dari bahan halal sekalipun tetap harus memiliki sertifikasi halal agar dapat dipasarkan ke masyarakat. Implementasi kebijakan tersebut perlu menjadi perhatian karena kapasitas produksi pangan sangat beragam, mulai dari yang besar (industrial) hingga skala UMKM.    Penerapan sertifikasi halal bagi produsen pangan skala UMKM inilah yang perlu diperhatikan dan difasilitasi oleh pemerintah. “Masyarakat perlu dipahamkan tentang pentingnya jaminan produk halal beserta nilai tambah produk apabila memiliki sertifikasi halal.   Produsen UMKM banyak yang belum memperhatikan hal ini karena sertifikasi halal sampai sekarang masih bersifat sukarela,” jelas Desi Triyanti dari LPPOM MUI dalam acara Pengenalan Sertifikasi Halal Untuk UMKM sebagai rangkaian Indonesia Halal Expo (Indhex) 2018 yang diadakan pada 3 November 2018 di Smesco Convention Hall Jakarta.    Desi menekankan bahwa ada tiga hal yang harus ada untuk mempercepat proses sertifikasi halal bagi UMKM yaitu kejujuran dalam proses audit, kesadaran produsen untuk menggunakan bahan halal, dan adanya ketertelusuran komponen produk yang dihasilkan.    Partisipasi aktif para produsen pangan merupakan kunci penting keberhasilan sertifikasi. Selain dari pihak produsen, LPPOM MUI juga memfasilitasi pengajuan proses sertifikasi produk halal melalui aplikasi Cerol yang lebih efektif dan efisien. Fri-36 ...

  • Nov 03, 2018

    Jaminan Halal Ingredien Berbasis Protein

    Dalam industri pangan, obat-obatan, dan kosmetik, banyak digunakan ingredien yang diproduksi dari sumber protein hewani seperti gelatin, kolagen, dan kondroitin. Pada mulanya sebagian ingredien tersebut diproduksi dari sumber non-halal. Namun saat ini, tren konsumen khususnya pada umat muslim telah bergeser ke arah tuntutan jaminan produk halal sehingga diperlukan suatu perubahan yang menyeluruh terhadap sistem produksi ingredien tersebut.   ...

  • Nov 01, 2018

    Indonesia sebagai Pusat Produk Halal Dunia

    Indonesia tengah bersiap sebagai pusat produk halal dunia. Masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam membuat hal tersebut sangat potensial untuk dikembangkan. Untuk memperkenalkan langkah tersebut, diadakan Indonesia Halal Expo (INDHEX) 2018 yang menghadirkan berbagai macam acara seperti pameran, seminar, dan juga gelar wicara. ...

  • Okt 29, 2018

    Rempah-Rempah Indonesia Membumbui Dunia

    Kekayaan rempah-rempah Indonesia tanpa disadari membumbui pangan dunia. Sejarah menceritakan bahwa bangsa-bangsa Eropa dan Jepang menjajah nusantara salah satu tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan rempah-rempah Indonesia seperti lada dan pala. Hingga saat ini pun kuliner dan industri pangan tak akan lepas dari rempah-rempah sebagai penghasil flavor spesifik. Dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada,  Supriyadi mengatakan, "Inilah 4 primadona rempah Indonesia: cengkeh, pala, kayu manis, kemudian lada." Ada beberapa bagian tanaman Indonesia yang digunakan sebagai rempah-rempah diantaranya akar, umbi, daun, kulit batang, bunga, dan buah. Adapun pemanfaatan bumbu bisa dalam bentuk segar, kering, saus, dan oleorosin. Nur ...

  • Okt 23, 2018

    Indonesia Kaya akan Kopi Unggul

    Tidak seperti tanaman lainnya, kopi diambil dari tanaman kopi bukanlah diambil dari buah atau dagingnya seperti buah-buahan lainnya melainkan bijinya. Pada awalnya biji kopi tidaklah memiliki aroma yang khas dan menyegarkan. Pembentukan cita rasa dan aroma kopi terjadi saat proses penyangraian (roasting). Reaksi yang berperan pada proses tersebut adalah reaksi Maillard yang merupakan reaksi antara gula pereduksi dan asam amino yang terkandung pada biji kopi.    Hal itu disampaikan oleh Guru Besar Fakultas Ilmu dan Teknologi Pangan IPB Prof Dr C Hanny WIjaya dalam Seminar Guru dalam rangkaian kegiatan LCTIP XXVI oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Pangan IPB di Bogor pada 6 Oktober lalu. Faktor yang memengaruhi kualitas flavor kopi yakni faktor pemanenan, penyimpanan, dan penyangraian.    Kelebihan Indonesia adalah memiliki kopi unggulan dari berbagai macam daerah yang telah diakui oleh dunia. Namun sayangnya Indonesia masih belum bisa memanfaatkan kekayaan alam tersebut, terutama masih belum bisa memaksimalkan pengemasan kopi untuk dapat dikonsumsi dengan kualitas terbaik oleh penikmat kopi.   Jenis-jenis kopi yang beredar di pasaran saat ini antara lain yakni green coffee,  dried coffee cherry, roasted coffee, decaffeinated coffee, liquid coffee, dan instant coffee. Untuk dapat menikmati kopi yang ada, maka Hanny menyarankan untuk  minum air putih dahulu sebelum minum kopi, minumlah 2-3 cangkir sehari, penambahan gula dan krim mengurangi citarasa kopi, dan tidak dianjurkan untuk ibu hamil atau menyusui. Untuk mengendalikan kafein dalam kopi, dapat dilakukan brewing dan pressing. K-08 ...