Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Menggunakan Produk Beku



Pembekuan menjadi salah satu alternatif yang menjadi pilihan industri jasa boga dalam menjalankan aktivitas kesehariannya. Teknologi tersebut memberikan berbagai kemudahan mulai untuk menjamin suplai bahan baku, dan menyimpan produk pangan dengan lebih lama.

Namun demikian, dalam menggunakan produk beku terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh industri jasa boga, terutama terkait mutu dan keamanan pangan. Berikut beberapa diantaranya:

Pemilihan dan penanganan bahan

Sebelum memasukkan bahan ke dalam lemari pendingin atau pembeku, pastikan semuanya telah sesuai dengan spesifikasi yang diharapkan, termasuk memiliki umur simpan yang sesuai dengan kebutuhan. Selama menangani bahan tersebut, pastikan kebersihan tangan dan peralatan terutama yang kontak langsung. Produk yang masuk kulkas sebaiknya juga dalam kondisi bersih supaya tidak menjadi sumber kontaminasi. Produk harus disimpan dengan sistem first in first out.

Perawatan freezer/refrigerator
Selain produk, industri jasa boga juga perlu memperhatikan kondisi tempat penyimpanannya.  Ruangan yang tersedia harus memiliki kapasitas yang sesuai dengan kebutuhan. Jika kapasitas penyimpanan terlalu kecil, jangan memaksakan jumlah yang besar, sehingga dapat menyebabkan overload.  Kelebihan penyimpanan dapat menimbulkan masalah tersendiri, terutama risiko kejadian temperature abuse. Penyimpanan antara produk jadi dan bahan mentah juga harus dipisahkan.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kebersihan ruang penyimpanan. Lakukan pembersihan secara rutin supaya tidak menimbulkan kontaminasi silang. Buang bahanbahan yang ternyata sudah kedaluwarsa atau tidak terpakai. 

Fitur lemari pendingin/pembeku juga harus berjalan dengan baik. Sebagai contoh, suhu yang tertera di termometer harus sesuai dengan kondisi aslinya. Validasi dan verifikasi harus dilakukan secara berkala agar tidak menimbulkan temperature abuse.

Thawing yang tepat

Ketika produk telah disimpan dengan baik, tetap saja akan menghasilkan produk yang buruk jika proses thawingnya tidak tepat. Mikroorganisme dapat tumbuh dengan baik setelah proses thawing. Oleh sebab itu, thawing juga harus melewati perencanaan yang matang. Terdapat beberapa teknik yang bisa digunakan, diantaranya dengan menggunakan microwave atau dengan menempatkannya dalam suhu refrigerator.  Produk yang sudah dithawing sebaiknya tidak dibekukan lagi.

Artikel Lainnya

  • Apr 23, 2019

    Ragam Keju populer dan Aplikasinya pada Produk Horekaba

    Keju merupakan salah satu bahan pangan favorit produk fermentasi susu. Dalam aplikasinya, keju bisa digunakan secara langsung, dijadikan toping untuk berbagai produk pangan maupun dicampur dengan makanan lain. Seiring dengan perkembangannya, semakin beragam pula produk keju dalam hotel, restoran, katering, bakeri (Horekaba) serta industri pangan lainnya yang menggunakan keju sebagai bahan bakunya. Berikut ragam keju yang digunakan dalam produk horekaba. ...

  • Apr 22, 2019

    Perbedaan Cream Cheese dan Cheese Spread

    Untuk penggemar sarapan roti, keju krim (cream cheese) dan keju olesan cream (cheese spread) menjadi satu pilihan untuk diamasukkan ke dalam lapisan lembarlembar roti. Kedua produk tersebut dapat dioles di atas roti sebagai isian bergizi tinggi, atau juga dapat disantap dengan mengoleskannya pada kue atau crackers. Bagi yang suka membuat kue, keju krim dan keju olesan dapat dipakai sebagai campuran adonan dalam cheese cake atau dekorasi krim di atas kue. Lalu apa yang membedakan kedua produk tersebut?   ...

  • Apr 18, 2019

    Tips Memilih Whipped Cream

    hipped cream merupakan krim yang timbul di bagian atas dari susu pada waktu didiamkan atau dipisahkan, sehingga whipped cream juga disebut sebagai ‘kepala susu’.Kegagalan dalam pengolahan whipped cream biasanya ada pada suhu, pengocokan, dan perbandingan air (khusus untuk bubuk whipped cream). “Penggunaan air es dalam pengocokkan bubuk whipped cream sangat penting, karena air es tersebut membantu whipped cream mengembang secara maksimal.  ...

  • Apr 16, 2019

    Bahan-bahan yang mempengaruhi tekstur es krim

    Es krim dibuat dengan cara membekukan campuran susu, lemak hewani atau nabati, gula, dengan atau tanpa penambahan ingridien lain yang diizinkan. Bentuk dan ukuran masing-masing bahan penyusun es krim tersebut sangat menentukan kualitas es krim, terutama tekstur. Tekstur yang diinginkan pada es krim adalah lembut, creaminess (seperti kondisi kaya akan lemak) dan homogen. Sedangkan body yang diinginkan adalah firm dengan substansi padatan yang bersatu dalam bentuk buih/busa. Ketahanan es krim untuk tidak mudah meleleh juga menentukan apresiasi konsumen.   ...

  • Apr 15, 2019

    Costing Menu Honey Blended

    Honey Blended  adalah smoothie yang berbahan dasar raspberry, yoghurt, dan madu. Raspberry merupakan jenis buah yang banyak menyumbangkan manfaat untuk tubuh karena mengandung vitamin C dan magnesium yang cukup tinggi. Dipadukan dengan yogurt maka semakin melengkapi menfaat dari buah ini. ...