Beragam Jenis Serealia dan Manfaatnya Bagi Kesehatan



Berikut adalah beberapa jenis serealia dan manfaatnya bagi kesehatan.

  1. Barley. Adalah salah satu jenis serealia tertua di dunia yang dikonsumsi manusia. Kandungan serat pangan pada barley, yaitu sebesar 17,3g/100g diketahui dapat menurunkan kolesterol yang lebih efektif dibandingkan dengan serat oat. Barley mampu mempertahankan kadar gula darah berada pada level normal dan mengandung selenium yang bertindak sebagai antioksidan.
  2. Buckwheat. Adalah bahan baku utama mi soba Jepang, crepes Brittany, dan kasha Rusia. Mengandung antioksidan yang tinggi dan mampu mencegah penyumbatan pembuluh darah oleh kolesterol LDL.
  3. Jagung. Adalah jenis serealia yang terkadang dianggap rendah kandungan gizinya. Padahal pengolahan jagung dengan alkali dapat melepaskan niasin dalam jumlah yang cukup banyak untuk mencegah seseorang terkena pellagra.
  4. Oat. Adalah jenis serealia yang umum dikonsumsi untuk sarapan pagi. Oat biasanya dijual dalam bentuk whole grain, sehingga manfaat yang diperoleh berada dalam keadaan optimal.
  5. Quinoa. Dapat diolah menjadi produk bakeri, flakes, ataupun dicampurkan ke dalam sup dan salad. Meskipun berukuran kecil seperti biji wijen, quinoa mengandung asam amino esensial yang lengkap dan baik bagi pertumbuhan.
  6. Beras. Adalah makanan pokok bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Sayangnya beras banyak dikonsumsi dalam bentuk sosoh, sehingga banyak zat gizi yang hilang bersamaan dengan proses tersebut. Beras putih merupakan sumber karbohidrat sederhana yang mudah dicerna dan kandungan seratnya paling rendah dibandingkan dengan jenis serealia yang lainnya.
  7. Rye. Adalah jenis serealia yang menjadi bagian dari kuliner khas Eropa Utara dan Rusia. Keunikan rye adalah kandungan serat pada bagian endospermanya yang cukup tinggi dan memiliki indeks glikemik yang rendah. Konsumsi rye akan cepat menimbulkan rasa kenyang, sehingga baik dikonsumsi untuk orang yang sedang menurunkan berat badan.
  8. Gandum. Adalah serealia yang umum dikonsumsi. Tepung gandum banyak diolah menjadi berbagai jenis produk bakeri ataupun pasta yang banyak digemari. Berdasarkan kandungan proteinnya, gandum dibedakan menjadi hard wheat dan soft wheat. Bandum juga banyak dikonsumsi dalam bentuk sosoh, sehingga kehilangan kandungan vitamin dan mineral. Namun, produk olahan dari gandum utuh sudah banyak tersedia di pasaran.

Artikel Lainnya

  • Apr 13, 2018

    Clean eating pada Menu Balita

    Clean eating pada menu balita dapat menjadi salah satu cara untuk memenuhi asupan gizi balita....

  • Apr 12, 2018

    Hidup Sehat Mencegah Penyakit Degeneratif

    Ada yang bilang, kondisi masa tua merupakan cerminan dari apa yang kita konsumsi di masa muda....

  • Apr 11, 2018

    Menyusun Menu Terpadu

    Dalam menjalankan bisnis restoran, hal-hal kecil yang luput diperhatikan dapat menyebabkan beberapa kendala yang signifikan....

  • Apr 10, 2018

    Tepat Menangani Katering

    Menangani katering berbeda dengan menangani sarapan setiap paginya....

  • Apr 10, 2018

    Fun Kitchen Festival: Sarana Informasi Kuliner Indonesia

    Memadukan cita rasa memang bukan perkara yang mudah tetapi, bukan berarti pula tidak mungkin untuk dilakukan. Dengan teknik, pengolahan, serta pengetahuan terhadap bahan yang tepat sebuah hidangan baru yang merupakan pencampuran dari dua hal yang berbeda. Tidak melulu soal rasa, pencampuran juga terkadang memberikan sentuhan pada penampilan maupun ukuran. Hal tersebutlah yang ingin diusung pada Fun Kitchen Festival yang mengangkat tema “Trend Modern and Traditional Food & Beverages 2018” acara yang diselenggarakan pada 13-18 Maret 2018 lalu di Atrium Tengah Mall Taman Anggrek ini berlangsung sangat meriah dengan dihadiri peserta  dari segala latar belakang. ...