Beras Analog: Alternatif Beras Putih bagi Penderita Diabetes



Diabetes merupakan suatu penyakit yang erat kaitannya dengan bahan pangan sumber karbohidrat, seperti nasi. Untuk mengurangi konsumsi nasi, penderita diabetes dapat mengganti salah satu sumber karbohidratnya dengan mengonsumsi beras analog.

Beras analog, yaitu produk yang dibuat dari bahan karbohidrat lokal non padi yang dibentuk seperti beras padi. Produk ini mengatasnamakan beras agar menarik minat masyarakat, yang ketergantungannya terhadap beras padi yang masih sangat tinggi. Selain itu, salah satu tujuan diciptakan beras analaog juga untuk mengubah paradigma masyarakat bahwa sumber karbohidrat tidak hanya berasal dari beras padi.

Beras analog mulai dikembangkan pada tahun 2011 hingga saat ini, dengan melakukan berbagai percobaan dan penelitian yang akhirnya berhasil membuat empat formula beras analog yang mengandung indeks glikemik rendah, yakni dibawah 55, sehingga baik untuk dikonsumsi penderita diabetes.

Formula dengan nilai indeks glikemik rendah tersebut berbahan dasar jagung, singkong dan sagu. Sumber karbohidrat dan zat gizi lainnya yang terkandung dalam beras analog sama dengan beras padi. Kandungan seratnya pun setara dengan beras pecah kulit, beras merah, dan beras hitam.

Sama halnya dengan nasi, beras analog dapat dikonsumsi dengan macam-macam masakan dan dapat diaplikasikan menjadi aneka hidangan. Cara pengolahannya pun sama dengan mengolah nasi tetapi airnya dididihkan terlebih dahulu.

Artikel Lainnya

  • Jul 24, 2018

    Tren Keju dalam Produk Pangan Indonesia

    Tren keju seakan tidak pernah ada habisnya. Meskipun bukan produk dan ingridien asli Indonesia, tetapi masyarakat Indonesia sangat akrab dengan cita rasa keju di berbagai produk pangan. Meningkatnya animo pasar dengan keju ini tentu harus disambut dengan inovasi produk pangan yang inovatif.  ...

  • Jul 16, 2018

    Promosi Hotel, Restoran dan Katering Indonesia dengan Kopi

    Keberhasilan Pameran Hotelex yang telah diselenggarakan di sepuluh negara Asia menjadi salah satu alasan kuat PT Pamerindo Indonesia untuk mengadakan Pameran Hotelex Indonesia pada 18-20 Juli 2018 mendatang di Jakarta International Expo. "Pameran ini merupakan pameran business to business. Kami harapkan Pameran Hotelex Indonesia akan dikunjungi oleh lebih dari 12.000 pengunjung yang merupakan para pelaku industri hotel, restoran dan katering," tutur Project Director PT Pamerindo Indonesia, Wiwik Roberto dalam konferensi pers Hotelex Indonesia di Jakarta pada 6 Juli 2018. ...

  • Jun 29, 2018

    Tepat Menggunakan Rempah

    Berbagai rempah memiliki variasi komponen kimiawi yang berperan dalam pembentukan profil flavornya....

  • Jun 28, 2018

    Manfaat Rempah Bagi Kesehatan

    Berbagai rempah dan bumbu dapur yang selama ini dekat dengan...

  • Jun 27, 2018

    Mengenal Kunyit

    Kunyit merupakan salah satu suku tanaman temu-temuan (Zingiberaceae)....