Pengolahan Beras Merah dan Pengaruhnya terhadap Nilai Gizi



Beras merah memiliki kandungan serat lebih tinggi, sehingga pemasakannya membutuhkan waktu yang relatif lebih lama jika dibandingkan dengan pemasakan beras putih. Apabila pemasakan dilakukan secara biasa seperti memasak beras putih, yaitu  dalam waktu sebentar dan kurang air, biasanya nasi menjadi kurang matang dan masih keras.

Pemasakan beras merah memerlukan cara yang sedikit berbeda, yaitu pertama beras dicuci bersih, kemudian direndam kurang lebih setengah jam. Perendaman bertujuan melunakkan beras, sehingga pemasakan dapat dilakukan dalam waktu tidak terlalu lama.

Tahap berikutnya adalah pemasakan beras merah menggunakan air dalam jumlah lebih banyak daripada air yang digunakan untuk memasak beras putih. Serat merupakan bahan yang banyak menyerap air, sehingga beras merah memerlukan jumlah air yang lebih banyak dibandingkan beras putih.

Pada saat nasi sudah setengah matang dan air yang digunakan untuk merebus sudah habis, maka pindahkan nasi ke kukusan atau dandang, lalu ditanak sampai matang. Saat air yang digunakan memasak telah mendidih, turunkan perlahan temperaturnya.

Hal yang perlu diperhatian saat pemasakan adalah penggunaan api jangan terlalu tinggi. Jika suhu pemasakan terlalu tinggi, air akan cepat menguap sedangkan beras belum matang sehingga nasi bisa cepat gosong. Sebaliknya jika temperaturnya rendah suhunya akan stabil dan nasi bisa matang dengan sempurna.

Selain menggunakan dandang, pemasakan beras merah juga bisa dilakukan menggunakan rice cooker, yaitu dilakukan dengan cara menambahkan jumlah air dua kali lebih banyak dari air yang digunakan untuk memasak beras putih.

Pemasakan tidak banyak mempengaruhi nilai gizi beras merah. Serat yang terkandung di dalamnya relatif tidak berkurang selama proses pemasakan, demikian juga beberapa vitamin dan mineral. Tanpa adanya proses penyosohan, vitamin seperti B1 (thiamin) jumlahnya lebih tinggi dibandingkan pada beras putih.

Artikel Lainnya

  • Feb 15, 2019

    Dangke: Produk Keju dengan Kearifan Lokal

    Dangke merupakan produk keju tradisional dari susu kerbau khas Sulawesi Selatan dan telah diproduksi sejak tahun 1905. Dangke banyak diproduksi di daerah Enrekang, Curio, Baraka, Anggeraja dan Alla. Menurut cerita, nama Dangke berasal dari bahasa Belanda, “dank u well” yang berarti terimaksih banyak. Saat itu seorang peternak kerbau memberikan olahan fermentasi susu kepada orang Belanda yang sedang melintas dan orang Belanda tersebut mengucapkan “dank je” yaitu ucapan singkat dari “dank u well”. Sejak saat itulah susu fermentasi kerbau ini disebut dangke. Dangke memiliki tekstur yang elastis, berwarna putih, dan memiliki rasa mirip dengan keju pada umumnya. ...

  • Feb 14, 2019

    Costing Menu Summer Fresh

    Summer Fresh merupakan smoothies buah mangga, pisang, dan peach yang dihaluskan dengan tambahan susu dan yogurt. Teksturnya agak kental mengandung butiran halus es buah beku yang dingin, sangat pas disajikan saat siang atau udara panas. Kaya akan vitamin C, kalium, kalsium, dan zat gizi lainnya yang bermanfaat bagi kesehatan. Penambahan yogurt selain memberi rasa asam segar juga memberikan manfaat bagi kesehatan percernaan karena mengandung probiotik. Bahan smothies ini antara lain mangga, peach, pisang, susu segar, dan yogurt. Kandungan gizi per porsinya antara lain; energi 251 kkal, protein 7,6 gram, lemak 8,2 gram, dan karbohidrat 39,8 gram. Berikut adalah costing dari Summer Fresh: ...

  • Feb 13, 2019

    Jus Martabe Khas Sumatra Utara

    Jus martabe merupakan minuman dari Sumatera Utara yang tergolong unik dan jarang dijumpai pada daerah lain. Keunikannya terletak pada bahan dasar yang digunakan yakni terong Belanda dan markisa. Martabe sendiri merupakan singkatan dari Markisa-Terong-Belanda. Jus ini tinggi serat pangan dan pektin, gula buah fruktosa, vitamin C, vitamin E, asam folat, kalium, dan magnesium. Mengonsumsi jus  martabe dapat memperbaiki kekebalan tubuh, meningkatkan kesehatan tulang, mengefektifkan sistem pembersihan racun dalam tubuh, memacu peremajaan sel, menggiatkan fungsi hati dan ginjal, serta mengatasi radang saluran kencing.   ...

  • Feb 12, 2019

    Audit untuk Menjaga Keamanan Pangan Restoran

    Salah satu usaha yang mengombinasikan antara produk dan jasa adalah restoran. Dalam menyajikan menu di restoran perlu adanya proses yang memastikan bahwa prosedur yang telah dibuat sesuai dengan praktiknya. Oleh karena itu, audit sangat dibutuhkan bagi restoran. Tujuan dari proses audit adalah sebagai proses verifikasi untuk memastikan bahwa Sistem Manajemen Keamanan yang dibentuk oleh restoran benar-benar diimplementasikan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Selain itu, audit juga dilakukan sebagai evaluasi untuk memastikan apakah sistem tersebut masih dapat menjaga produk pangan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dan untuk kebutuhan sertifikasi atau validasi pengesahan terhadap sistem untuk kebutuhan branding produk maupun persyaratan akan suatu bentuk status komersial.   ...

  • Feb 11, 2019

    Kecukupan Gizi Konsumen Vegetarian

    Konsumen vegetarian biasanya menghindari beberapa makanan khusunya yang menjadi sumber protein hewani. Oleh karena itu, asupan gizi seperti protein yang biasa didapat dari sumber hewani harus digantikan dari sumber lain. Menurut Prof. Ali, masalah terbesar utama yang sangat sering dialami para vegetarian adalah kekurangan asupan protein yang berkualitas dan kekurangan zat besi (Fe). Mereka bisa saja mendapatkan asupan protein dari pangan nabati. Namun, kebanyakan sumber protein dari pangan nabati tidak memiliki nilai biologis yang cukup, sehingga memerlukan proses yang lebih lama agar bisa diserap dengan baik oleh tubuh.   ...