Mengenal Rempah Indonesia



Rempah adalah salah satu ingredien penting di bidang industri pangan. Beragam produk pangan, dalam proses pembuatan ataupun penyajiannya sengaja ditambahkan rempah dengan tujuan untuk memberikan atau meningkatkan cita rasa, aroma, flavor maupun warna.

Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber rempah, bahkan dikenal sebagai negara penghasil rempah terbesar di dunia. Dahulu, rempah merupakan barang dagangan yang sangat berharga dan biasa digunakan sebagai bahan untuk pengobatan tradisional. Sejarah banyak mencatat bahwa salah satu misi penjajah datang ke Indonesia adalah dalam rangka mendapatkan rempah tersebut.

Sampai saat ini diperkirakan terdapat 400-500 jenis rempah di dunia dengan Asia Tenggara sebagai pusatnya. Di Asia Tenggara terdapat setidaknya 275 spesies rempah dan Indonesia sebagai sentranya. Beberapa contoh rempah penting dari Asia Tenggara, di antaranya kapulaga, kayu manis, cengkih, jahe, pala, lada hitam, kunyit, sereh/serai, ketumbar, temulawak.  

Diketahui bahwa bahan rempah dapat berasal hampir dari semua bagian tanaman. Oleh karena itu, istilah rempah sering juga dikenal dengan herbs and spices. Herbs adalah rempah dari daun dan spices adalah rempah dari buah dan biji.

Selengkapnya tentang Rempah Populer di Industri Jasa Boga dapat dibaca di Kulinologi Edisi Agustus 2017

Artikel Lainnya

  • Mei 23, 2019

    Prinsip-Prinsip Dasar dalam Menjamin Keamanan Pangan

    Prinsip dasar kebersihan makanan untuk menjamin kemanan pangan yang perlu disiapkan oleh produsen antara lain sebagai berikut. Pilih resep makanan dengan seksama Saat memilih menu produk yang akan dijual, perlu mengetahui beberapa kualitas dan komposisi bahan yang digunakan. Beberapa produk pangan dapat menimbulkan reaksi alergi pada beberapa konsumen. Oleh karena itu perlu diberikan informasi yang cukup pada label pangan. Selain itu juga menu yang disajikan diharapkan dapat memberikan asupan gizi dalam jumlah yang tepat. ...

  • Mei 22, 2019

    Asupan Zat Gizi agar Tubuh Tetap Bugar

    Pada prinsipnya makanan yang dikonsumsi saat sahur dan buka harus lengkap, mengandung unsur karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Sebenarnya, kunci asupan gizi seimbang dicerminkan oleh beragam makanan yang kita konsumsi baik di saat buka maupun sahur, dan empat sehat lima sempurna merupakan cermin keberagaman makanan meski kini sudah ada acuan yang lebih lengkap, yaitu Pedoman Gizi Seimbang. ...

  • Mei 21, 2019

    Menyusun Menu yang Baik selama Bulan Ramadan

    Buah kurma, pisang, pepaya, mangga, melon, semangka, kiwi, apel, air kelapa, dan jenis buah-buahan dengan kandungan air tinggi lainnya sangat ideal sebagai menu takjil atau menu yang disegerakan untuk berbuka puasa. Sebisa mungkin mengontrol penggunaan gula pasir dalam menu puasa, karena bila berlebihan dapat memberikan dampak yang kurang baik bagi kesehatan. Selain itu penting untuk diperhatikan adalah konsumsi air putih, usahakan dari saat buka puasa sampai saat sebelum tidur minimal minum satu liter air atau sesuai kebutuhan. ...

  • Mei 20, 2019

    Panduan Sederhana Mengonsumsi Protein Nabati

    Anggapan bahwa protein nabati tidak lebih baik dari protein hewani adalah pernyataan yang tidak sepenuhnya benar. Meskipun beberapa komoditas menunjukkan kekurangan dalam komponen asam aminonya, namun banyak jalan yang bisa ditempuh untuk membuatnya setara dengan komponen protein hewani. ...

  • Mei 17, 2019

    Benarkah Protein Nabati Tidak Lengkap?

    Mutu protein bahan pangan salah satunya ditentukan oleh jenis dan proporsi asam amino yang di kandungnya. Setidaknya, terdapat 20 jenis asam amino yang terdiri dari sembilan asam amino esensial dan 11 asam amino non-esensial. Asam amino non-esensial adalah asam amino yang dapat disintesis oleh tubuh, sedangkan asam amino esensial  merupakan asam amino yang tidak dapat disintesis oleh tubuh dan didapat dari sumber pangan. ...