Salad Kaya Serat Khas Indonesia



Indonesia memiliki aneka jenis salad dengan sensasi rasa yang lezat dan menyehatkan. Gado-gado, lotek, dan karedok adalah contoh salad dengan karakter khas Indonesia. Gado-gado tentu sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia, terutama bagi penduduk Jakarta dan sekitarnya. Hidangan ini memang berasal dari Betawi.

Namun demikian, beberapa daerah juga mengenal hidangan serupa, walau dengan nama yang berbeda. Misalnya di daerah Sunda, terdapat masakan mirip gado-gado dengan nama lotek. Menariknya di dalam Surat Keputusan Kepala Badan POM RI No. HK 00.05.52.4040 tahun 2006 tentang kategori pangan, telah dicantumkan definisi dari gado-gado dan lotek. Keduanya termasuk dalam kategori pangan 16.0, yakni pangan campuran (komposit). Gado-gado dan lotek didefinisikan sebagai makanan yang terdiri dari berbagai potongan sayur dan kentang rebus dengan bumbu kacang tanah. Sayur dapat dalam keadaan mentah ataupun matang, dengan berbagai ukuran potongan, terdapat bumbu kacang tanah yang telah digoreng/sangrai menggunakan gula merah. Dapat ditambahkan pangan lain yang sesuai seperti telur, tahu, tempe, kerupuk dan lain-lain.

Selain gado-gado dan lotek, sebenarnya ada juga hidangan lain yang juga tercantum dalam kategori pangan 16.0 tersebut, yakni karedok. Masakan khas Jawa Barat tersebut didefinisikan sebagai makanan yang terbuat dari sayur mentah dan saus kacang dengan bumbu kencur. Umumnya dimakan dengan nasi atau lontong dan terdiri dari kacang panjang, kol, taoge, mentimun, terung bulat, kemangi dan lainnya.

Salad khas Indonesia umumnya tersusun dari sayur yang umum ditemukan di berbagai daerah nusantara, seperti kacang panjang, taoge, kol dan lainnya. Setiap jenis sayuran memiliki keistimewaan tersendiri. Sebagai contoh kacang panjang. Pangan ini merupakan sumber protein nabati yang baik. Selain itu, kacang panjang juga berkontribusi terhadap serat pangan.

Begitupun dengan taoge. Bahan ini mengandung sejumlah zat gizi mikro dan antioksidan. Salah satu yang utama adalah vitamin E. Senyawa tersebut larut lemak dan juga memiliki kemampuan menetralkan radikal bebas. Kekhasan lain dari salad Indonesia terletak pada dressingnya. Bukan mayonnaise atau lainnya, tetapi berupa saus kacang, sehingga tercipta perpaduan yang serasi. Selain dari segi rasa, kacang juga merupakan sumber protein nabati yang baik.

Good practices

Dibalik manfaat dari aneka jenis salad tersebut, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, terutama terkait dengan keamanan pangan. Apalagi pada karedok, dimana dalam pengolahannya tidak melibatkan proses pemasakan. Sayuran harus dipilih yang memiliki mutu terbaik dan segar. Selain itu, pada saat penyimpanan dan penanganan juga perlu menerapkan prinsip good practices, sebagai contoh mencucinya menggunakan air yang dapat diminum, menyimpannya pada lemari pendingin, serta memperhatikan kebersihan diri.

Perhatikan juga peralatan yang digunakan, seperti ulekan dan lainnya. Peralatan tersebut harus sering dibersihkan dan food grade. Kontaminasi bisa saja berasal dari peralatan, termasuk peluang adanya cemaran fisik. Saat ini telah tersedia beberapa jenis peralatan yang lebih hygiene dalam mengolah saus kacang. Atau bisa juga menggunakan saus kacang instan dari suplier ternama. Faktor lain yang perlu diperhatikan dalam pemilihan bahan baku kacang adalah potensi adanya cemaran aflatoksin yang bersifat karsinogenik. Seleksi bahan baku sangat penting untuk menghasilkan kacang berkualitas terbaik. LF

Selengkapnya tentang Diet sebagai gaya hidup sehat dapat dibaca di Kulinologi Indonesia edisi Juli 2017

Artikel Lainnya

  • Jul 24, 2018

    Tren Keju dalam Produk Pangan Indonesia

    Tren keju seakan tidak pernah ada habisnya. Meskipun bukan produk dan ingridien asli Indonesia, tetapi masyarakat Indonesia sangat akrab dengan cita rasa keju di berbagai produk pangan. Meningkatnya animo pasar dengan keju ini tentu harus disambut dengan inovasi produk pangan yang inovatif.  ...

  • Jul 16, 2018

    Promosi Hotel, Restoran dan Katering Indonesia dengan Kopi

    Keberhasilan Pameran Hotelex yang telah diselenggarakan di sepuluh negara Asia menjadi salah satu alasan kuat PT Pamerindo Indonesia untuk mengadakan Pameran Hotelex Indonesia pada 18-20 Juli 2018 mendatang di Jakarta International Expo. "Pameran ini merupakan pameran business to business. Kami harapkan Pameran Hotelex Indonesia akan dikunjungi oleh lebih dari 12.000 pengunjung yang merupakan para pelaku industri hotel, restoran dan katering," tutur Project Director PT Pamerindo Indonesia, Wiwik Roberto dalam konferensi pers Hotelex Indonesia di Jakarta pada 6 Juli 2018. ...

  • Jun 29, 2018

    Tepat Menggunakan Rempah

    Berbagai rempah memiliki variasi komponen kimiawi yang berperan dalam pembentukan profil flavornya....

  • Jun 28, 2018

    Manfaat Rempah Bagi Kesehatan

    Berbagai rempah dan bumbu dapur yang selama ini dekat dengan...

  • Jun 27, 2018

    Mengenal Kunyit

    Kunyit merupakan salah satu suku tanaman temu-temuan (Zingiberaceae)....