Proses Penyelesaian Adonan Cookies



Terdapat beberapa jenis cookies berdasarkan teknik penyelesaian adonannya. Berikut adalah beberapa metode penyelesaian adonan cookies.

Drop Cookies

Merupakan jenis cookies yang paling mudah dibuat karena tidak membutuhkan konsentrasi ekstra untuk membentuknya. Cukup dibentuk dengan cara disendoki, bisa menggunakan sendok makan atau dua buah sendok teh. Rata-rata bentuk drop cookies hanya berupa bulatan-bulatan pipih. Meski sederhana dalam bentuk, namun cita rasa kue bisa dibuat beragam. Anda bebas memasukkan ’bahan tambahan’, seperti kacang-kacangan, aneka cokelat, hingga buah-buahan segar maupun kering. Untuk mempercantik tampilan cookies, bisa juga diberi lapisan gula icing warna-warni, cokelat leleh, atau potongan manisan buah ceri merah.

Pressed Cookies

Kue kering yang ’disemprit’ atau dikenal juga sebagai kue semprit. Adonan dimasukkan ke dalam cetakan berbentuk menyerupai pipa, lalu dicetak dengan cara ditekan di atas loyang datar bersemir margarin. Adonan bisa juga dimasukkan ke dalam kantong semprot, di bagian ujungnya diberi spuit polos atau bentuk bunga. Saat dipanggang, adonan akan melebar dan membentuk cookies yang tipis dan renyah.

Refrigerated cookies

Resep kue kering yang adonannya disimpan dalam lemari es dulu sebelum dibentuk. Tujuannya, untuk mengistirahatkan adonan. Hal ini memberi kesempatan pada adonan untuk memadat. Dengan padatnya adonan, cookies menjadi tidak mudah pecah setelah dipanggang. Bentuk cookies ini bisa bervariasi, berupa lingkaran, segiempat, segitiga atau persegi panjang. Bisa juga dibuat dengan variasi warna seperti papan catur atau pelangi.

Bar Cookies

Adonan dicetak dalam loyang datar dengan dinding yang rendah. Loyang terlebih dahulu disemir margarin secara tipis dan rata. Pertama-tama, adonan diratakan dan ditekantekan hingga padat. Adonan dipanggang sejenak dalam oven, dipotong-potong berbentuk bar (persegi panjang) lalu dipanggang kembali hingga matang.

Molded Cookies

Adonan dibentuk dengan menggunakan tangan, tanpa bantuan cetakan. Penyelesaian kue ini membutuhkan ketelatenan ekstra, agar cookies mempunyai bentuk dan ukuran yang seragam.

Cut Out Cookies

Adonan dibentuk menggunakan cookies cutter. Banyaknya bentuk cookies cutter menghasilkan bentuk kue yang beragam jenis. Adonan digiling dengan ketebalan ½ cm lalu dipotong dengan cookies cutter. Cookies yang dihasilkan dengan bentuk sesuai selera. Mel

Ingin tahu lebih banyak tentang industri jasa boga selama Ramadhan? Silahkan download free artikel dan majalahnya di www.kulinologi.co.id

Artikel Lainnya

  • Mar 21, 2019

    Tepat Menyimpan Produk Bakeri

    Teknik pendinginan merupakan metode yang sering digunakan untuk memperpanjang umur simpan produk pangan. Prinsipnya sangat sederhana, yakni menghambat pertumbuhan mikroba. Aplikasi penurunan suhu ini sangat luas digunakan dalam berbagai produk pangan, termasuk produk bakeri seperti kue,roti, patiseri, dan lainnya.   ...

  • Mar 20, 2019

    Diet Keto dari Sisi Gizi dan Kesehatan

    Diet keto memang dianggap efektif menurunkan berat badan (Campos, 2017). Dari segi gizi, diet keto menekankan pola asupan tinggi lemak, tapi rendah karbohidrat. Diet ini mengandalkan lemak serta protein hewani sebagai sumber energi utama dalam tubuh. Asupan karbohidrat yang berkurang drastis ini akan menyebabkan tubuh kekurangan karbohidrat dan gula, proses inilah yang disebut dengan ketosis. ...

  • Mar 19, 2019

    Upaya Menghindari Foodborne Diseases

    Sebagian besar foodborne patogen lebih menyukai lingkungan yang hangat, walaupun bisa tumbuh dalam kisaran suhu yang luas. Suhu di atas 40C dan di bawah 600C sering diacu sebagai zona berbahaya, karena bakteri patogen seperti E. Coli, Salmonella dan Listeria monocytogenes dapat berkembang biak pada suhu tersebut, sehingga menyebabkan penyakit. Menyimpan produk pangan pada suhu refrigerasi yang tepat pada suhu di bawah 40C dan memanaskan pada suhu diatas 600C, adalah usaha yang direkomendasikan agar terhidar dari foodborne disease. Oleh karena itu, penanganan pangan dari mulai bahan baku hingga distribusi harus memenuhi pedoman penanganan yang tepat, seperti: ...

  • Mar 18, 2019

    Alternatif Pola Hidup Sehat dengan Diet Ketogenik

    Diet ketogenik adalah pola konsumsi dengan tinggi lemak, cukup protein, dan rendah karbohidrat yang akan menyediakan cukup protein untuk pertumbuhan tetapi kurang karbohidrat untuk kebutuhan metabolisme tubuh. Dengan demikian, tubuh akan menggunakan lemak sebagai sumber energi, yang pada prosesnya akan menghasilkan senyawa keton. Komposisi ketogenik menyaratkan porsi lemak tinggi (75-80%), porsi protein sedang (15% – 20%), dan porsi karbohidrat rendah (5% – 10%). ...

  • Mar 15, 2019

    Menu sebagai Alat Penjual

    Menu dalam bisnis pangan di industri hotel, restoran, katering, dan bakeri (horekaba) merupakan sarana pemasaran yang penting. Menu dapat digunakan sebagai gambaran dari produk yang ditawarkan. Perencanaan menu dibuat dengan menyusun daftar secara spesifik , yaitu menentukan makanan tersebut dibuat untuk satu periode makan (sarapan, makan siang, dan makan malam) atau untuk sehari penuh termasuk snack.   ...