Mengenal Sage, Bumbu Dapur Eropa



Sage merupakan bumbu masak yang lazim digunakan di dapur Eropa. Dengan aromanya yang khas, daun ini sering digunakan untuk hidangan daging, ayam, ikan dan seafood. Aroma yang harum dari daun tersebut dapat menghilangkan bau amis pada masakan. Selain itu juga pada hidangan dengan teknik grilling atau roasting sage akan memperkuat aroma. Sage memiliki rasa yang pedas dan sedikit pahit. 

Pada hidangan Italia, sage ditambahkan pada hidangan sup minestrone, osso bucco dan beberapa hidangan pasta. Daun sage pun menjadi salah satu bahan dasar pembuatan keju derby. Sage merupakan tanaman perdu yang memiliki bentuk daun agak memanjang berwarna hijau keabu-abuan dengan bunga ungu kebiruan.

Tanaman yang berasal dari wilayah Mediterania ini tidak jarang dijadikan sebagai tanaman hias dalam pot karena penampilan daun dan bunganya yang indah. Sebagai bumbu masakan sage biasanya digunakan dalam bentuk segar atau dalam bentuk kering. Selain itu daun sage pun biasa dikeringkan untuk dijadikan teh.

Sage mengandung minyak atsiri dan zat aktif lainnya yang bermanfaat untuk tubuh. Beberapa zat yang ada didalamnya berfungsi sebagai penawar racun ular, sebagai antibiotik serta dapat melancarkan buang air kecil (diuretik). K-15

SAGE Berikut klasifikasi tanaman sage:

Kingdom: Plantae

Ordo: Lamiales

Family: Lamiaceae

Genus: Salvia

Species: S. officinalis

Ingin tahu lebih banyak tentang industri jasa boga selama Ramadhan? Silahkan download free artikel dan majalahnya di www.kulinologi.co.id

Artikel Lainnya

  • Okt 06, 2018

    Tren Specialty Tea Indonesia

    Specialty tea merupakan teh berkualitas tinggi yang dibuat dari pucuk muda tanaman teh....

  • Okt 06, 2018

    Menu Engineering dalam Bisnis Waralaba

    Menjalankan waralaba tentu diperlukan beberapa aspek yang menyertai....

  • Okt 04, 2018

    Konsep Baru Industri Horeka Indonesia

    Perkembangan industri jasa boga saat ini semakin intensif di Indonesia....

  • Okt 01, 2018

    Pameran Bisnis Waralaba & Kafe Terbesar di tahun 2018

    Gaya hidup masyarakat Indonesia saat ini dan pertumbuhan ekonomi kelas menengah mendorong kinerja industri pengolahan kopi di dalam negeri hingga mengalami peningkatan yang signifikan. Kopi Indonesia banyak digemari dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. Salah satu cara modern untuk menikmati kopi adalah dengan datang ke kafe. Pertumbuhan konsumsi produk kopi olahan di dalam negeri meningkat rata-rata lebih dari 7% pertahun. Melihat hal tersebut, tidak mengherankan apabila perkembangan bisnis kafe di Indonesia begitu menjanjikan. Kafe kini bukan hanya sebagai tempat untuk menikmati kopi namun telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. ...

  • Sep 22, 2018

    Sehat Tidak Selalu Tidak Enak

    Paradigma terhadap makanan yang menyehatkan masih erat dengan rasa yang tidak enak dan tidak menarik untuk dikonsumsi. Guna mendobrak paradigma tersebut, diperlukan usaha dari para pelaku kepentingan seperti praktisi kesehatan, pelaku kuliner, dan juga konsumen sebagai target utama mengubah paradigma tersebut. ...