Hidangan Lebaran Khas Nusantara (bagian 2)



Pada bagian satu, telah dibahas hidangan lebaran khas nusantara seperti ketupat opor ayam, rendang, dan kacang bawang. Selain itu, terdapat juga hidangan lain yang kerap ditemui ketika lebaran seperti nastar, tape uli, gemblong, dan manisan kolang kaling.

Nastar

Kue nastar adalah kue kering yang diberi isi selai nanas. Selai nanas yang digunakan lebih kasar dan kering, tidak seperti selai untuk roti yang halus dan cair agar mudah dioles. Bentuk nastar umumnya bulat, namun dapat dikreasikan seperti dengan topping keju parut, olesan kuning telur dan setangkai cengkih, dibentuk seperti keranjang dengan selai terlihat diatasnya, hiasan cokelat, dan lainnya. Selain nastar, adapula kue kering lainnya seperti kastengel, sagu keju, kue kacang, kue semprit, kue putri salju yang dihidangkan di meja tamu.

Tape Uli

Hidangan ini khas di daerah Betawi, setiap rumah menyajikan tape ketan uli untuk tamunya. Hidangan ini terdiri dari dua makanan yaitu tape ketan dan uli. Tape ketan terbuat dari ketan merah/hitam yang difermentasi dengan ragi. Rasanya asam manis segar. Sedangkan uli berbahan dasar beras ketan putih dan kelapa yang dikukus, kemudian ditumbuk alu sampai lemas dan dicetak. Rasanya legit dan sedikit asin gurih. Dikonsumsi dengan dicocol ke dalam tape ketan. Perpaduannya memberi rasa yang pas dan nikmat.

Gemblong

Gemblong atau uli ketan yang digoreng merupakan hidangan khas lebaran dari Banten. Gemblong yang dimaksud disini adalah yang belum ditambah gula merah seperti gemblong yang dikenal masyarakat Jawa. Rasanya gurih dan warnanya putih kekuningan. Di daerah Rangkas bitung, gemblong dicocol ke dalam semur daging. Di Sunda, gemblong dinikmati dengan angeun lada.

Manisan Kolang Kaling

Manisan kolang kaling khas dari Betawi adalah hidangan yang terbuat dari kolang kaling (biji buah aren) dimasak dalam larutan gula. Hidangan ini sangat nikmat disajikan dingin. Bisa disajikan sebagai pelengkap minuman seperti es campur, ataupun disajikan langsung untuk hidangan penutup. Rasanya manis dan legit, menjadi cemilan yang ditunggu-tunggu saat lebaran khususnya anak-anak.
Beberapa hidangan ini dapat menjadi pilihan bagi restoran dan home industri kue lebaran, untuk menambah kreasi agar lebih menarik dan nikmat, namun tetap terpelihara kekhasannya. Dengan menyajikan hidangan khas ini, dapat menambah kesan yang istimewa, penuh suka cita di hari kemenangan LF.

Ingin tahu lebih banyak tentang industri jasa boga selama Ramadhan? Silahkan download free artikel dan majalahnya di www.kulinologi.co.id

Artikel Lainnya

  • Ags 02, 2019

    Bahan Pangan Pembentuk Rasa Umami

    Awalnya, manusia hanya mengenal empat rasa dasar, yaitu manis, asin, asam, dan pahit. Namun sejak seratus tahun yang lalu telah ditemukan komponen rasa dasar kelima, yakni umami. Untuk lebih mempermudah mendeskripsikan rasa umami, sering digunakan istilah ‘gurih’. Keberadaan umami sangat penting dalam menciptakan rasa yang enak. ...

  • Ags 02, 2019

    Peluang Bisnis Pasta di Industri Kuliner Indonesia

    Tren kuliner sangat mudah masuk dan berkembang dari satu negara ke negara lain akibat banyak faktor, salah satunya pertukaran budaya. Semakin berkembangnya dunia kuliner juga menjadikan para pelaku industri ini saling berlomba-lomba menghadirkan inovasi dari tren-tren yang ada. Menggabungkan masakan dari luar negeri dengan bahan-bahan khas negeri sendiri sudah banyak ditemui di berbagai tempat di Indonesia. Salah satu masakan khas negara lain yang dipadu-padankan dengan ingridien khas nusantara ialah olahan pasta.    Terdapat berbagai macam olahan pasta, seperti lasagna, fettucine, makaroni keju, dan spagheti. Meskipun olahan pasta ini disukai hampir semua golongan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, namun masih jarang pelaku bisnis kuliner menengah ke bawah yang menyediakan menu pasta.    “Olahan pasta di kalangan masyarakat kita dianggap sebagai masakan yang mewah, mahal, pembuatannya ribet, sehingga minim penjual. Padahal kenyataannya, pembuatan olahan pasta cukup mudah, harga bahan-bahannya juga cukup terjangkau dan pastinya mudah didapatkan. Selain itu, olahan pasta bisa disesuaikan dengan lidah masyarakat Indonesia dengan menambah bahan-bahan yang kita punya, seperti spagheti rasa kari dan rendang, makaroni tuna, dan sebagainya,” terang Pasta Expert, Chef Ade Rachmat dalam Pelatihan Usaha Kuliner Pasta yang diselenggarakan oleh Indofood, bertempat di Bogor pada 1 Agustus 2019.   Pelatihan Usaha Kuliner Pasta ini sudah diadakan sejak 1 Juli lalu dan berakhir pada hari ini (1/8), dengan menghadirkan 34 peserta yang bergerak dalam bidang kuliner untuk mengikuti pelatihan memasak olahan pasta secara gratis.    Meskipun terbilang cukup mudah, namun ada beberapa aspek yang harus diperhatikan dalam mengolah pasta. “Terdapat beberapa hal penting dalam mengolah pasta agar menjadi olahan yang istimewa, antara lain cara memasak, tingkat kematangan, proses penirisan, penyimpanan pasta kering, dan penyimpanan pasta matang harus diperhatikan. Selain itu, pilih bahan-bahan yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan biaya, namun tentunya tidak boleh mengesampingkan kualitas. Bahan-bahan yang dirasa cukup mahal bisa disubtitusi dengan bahan lain yang memiliki funsgi sama namun lebih terjangkau,” jelas Ade. KI-37 ...

  • Ags 01, 2019

    Tips Menurunkan Penggunaan Garam

    Penggunaan garam secara berlebihan berpotensi mendatangkan beberapa penyakit seperti hipertensi dan penyakit jantung.  Pembatasan asupan garam tidak sesulit yang dibayangkan. Berikut beberapa tip yang dapat diterapkan untuk mengurangi penggunaan garam dalam masakan, di antaranya: i) memodifikasi penggunaan garam dapur, menggunakan bumbu dan rempah-rempah seperti seledri, daun bawang, daun salam, untuk meningkatkan cita rasa masakan tanpa harus menambah garam; ...

  • Jul 31, 2019

    Cara Bijak Mengonsumsi dan Menyiapkan Menu Berbasis Daging

    Mengonsumsi daging diusahakan tidak setiap hari untuk menghindari penumpukan lemak jenuh dan kolesterol di dalam tubuh. Konsumsi daging harus diimbangi dengan makanan berserat seperti sayuran dan buah-buahan. Konsumsi daging sebaikya berganti-ganti antara daging sapi dan ayam (unggas). Sebagian ahli mengatakan daging putih lebih sehat daripada daging merah. Daging yang dimasak secara matang lebih mudah dicerna dibandingkan daging setengah matang.   ...

  • Jul 30, 2019

    Ragam Kondimen Pendamping Masakan Daging

    Selain bumbu yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam suatu masakan, juga terdapat bahan-bahan yang menjadikan masakan tersebut kurang lengkap jika tidak menggunakannya. Bahan-bahan tersebut ialah kondimen, yang merupakan bahan makanan yang berjumlah sedikit dan berfungsi sebagai pelengkap maupun penyerta hidangan. ...