Aneka Produk Fermentasi Susu



Bagi industri bakeri, hotel, katering, restoran dan café tentunya produk susu sering digunakan baik untuk disajikan langsung maupun sebagai bahan baku atau ingredien makanan dan minuman. Beberapa produk susu itu antara lain keju, es krim susu fermentasi, susu asam, susu kental manis, yoghurt, kefir dan dadih. Adapun produk susu yang biasa digunakan untuk ingredien, contohnya skim, protein whey, laktosa, cheese powder, kalsium, croissant butter, buttermilk, whipped cream dan lainnya. Produk susu ini merupakan produk olahan susu dan turunannya.

Badan POM RI melalui Surat Keputusan Kepala Badan POM RI No. HK.00.05.52.4040 tentang Katagori Pangan, produk susu termasuk Katagori Pangan 01-produk susu dan analognya. Salah satu produk susu adalah susu hasil fermentasi yang memiliki kandungan gizi lebih mudah dicerna dan diserap oleh tubuh. Hal ini dikarenakan pada tahap fermentasi terjadi pemecahan gula susu atau laktosa menjadi asam laktat oleh bakteri asam laktat. Produk susu fermentasi (plain) terdapat dalam katagori 01.2.1. Berikut ini beberapa produk susu hasil fermentasi :

Yogurt

Yogurt adalah produk susu yang diperoleh dari fermentasi susu dengan menggunakan bakteri asam laktat Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus atau bakteri asan laktat yang sesuai. Karakterisitik dasar dari bahan baku antara lain kadar lemak susu tidak kurang dari 3 %, total padatan bukan lemak tidak kurang dari 8%, dan kadar asam laktat tidak kurang dari 0.9 %. Yoghurt dapat dijadikan ingredien masakan dan pelengkap seperti saos, bahan baku dan topping cake atau bakeri, campuran minuman dan jus, dan lainnya.

Kefir

Kefir terbuat dari susu yang difermentasi dengan kristal kefir. Kristal kefir merupakan mikroba yang terdiri dari bakteri asam laktat dan khamir. Sumber susu yang digunakan dari susu sapi, susu kambing, atau susu domba.

Susu fermentasi atau susu berkultur

Susu fermentasi adalah susu yang difermentasi dengan menggunakan bakteri asam laktat, memiliki keasaman lebih rendah dibandingkan yoghurt dengan kadar asam laktat tidak kurang dari 0.5 %. Susu berkultur merupakan susu yang ditambahkan kultur probiotik dan atau BAL, misalnya Lactobacillus shirota casei pada yakult. Susu fermentasi dapat ditambahkan untuk menyajikan menu dengan citarasa asam lebih ringan daripada yoghurt.

 

Susu yang diasamkan

Susu yang diasamkan dengan penambahan asam asetat, asam adipat, asam sitrat, asam fumarat, asam glukono delta lakton, asam hidroklorat, asam laktat, asam malat, asam fosfat, asam suksinat, atau asam tartarat, dengan dan atau penambahan mikroba, vitamin dan bahan lainnya.

 

Dadih

Dadih atau dadiah merupakan produk fermentasi susu berasal dari Sumatera Barat dan Riau. Sumber susu yang digunakan adalah susu kerbau yang difermentasi secara spontan oleh bakteri asam laktat dalam bambu. Tekstur dadih lebih padat dari pada yoghurt dengan keasaman (pH) tinggi sekitar 3,4.

Semua produk susu bercitarasa asam menyegarkan ini dapat diformulasikan untuk meningkatkan nilai mutu makanan dan minuman. Selain berfungsi dalam meningkatkan nilai gizi, penambahan produk susu juga ditujukan untuk memperbaiki mutu organoleptik produk horekaba. LF

Artikel Lainnya

  • Ags 02, 2019

    Bahan Pangan Pembentuk Rasa Umami

    Awalnya, manusia hanya mengenal empat rasa dasar, yaitu manis, asin, asam, dan pahit. Namun sejak seratus tahun yang lalu telah ditemukan komponen rasa dasar kelima, yakni umami. Untuk lebih mempermudah mendeskripsikan rasa umami, sering digunakan istilah ‘gurih’. Keberadaan umami sangat penting dalam menciptakan rasa yang enak. ...

  • Ags 02, 2019

    Peluang Bisnis Pasta di Industri Kuliner Indonesia

    Tren kuliner sangat mudah masuk dan berkembang dari satu negara ke negara lain akibat banyak faktor, salah satunya pertukaran budaya. Semakin berkembangnya dunia kuliner juga menjadikan para pelaku industri ini saling berlomba-lomba menghadirkan inovasi dari tren-tren yang ada. Menggabungkan masakan dari luar negeri dengan bahan-bahan khas negeri sendiri sudah banyak ditemui di berbagai tempat di Indonesia. Salah satu masakan khas negara lain yang dipadu-padankan dengan ingridien khas nusantara ialah olahan pasta.    Terdapat berbagai macam olahan pasta, seperti lasagna, fettucine, makaroni keju, dan spagheti. Meskipun olahan pasta ini disukai hampir semua golongan mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, namun masih jarang pelaku bisnis kuliner menengah ke bawah yang menyediakan menu pasta.    “Olahan pasta di kalangan masyarakat kita dianggap sebagai masakan yang mewah, mahal, pembuatannya ribet, sehingga minim penjual. Padahal kenyataannya, pembuatan olahan pasta cukup mudah, harga bahan-bahannya juga cukup terjangkau dan pastinya mudah didapatkan. Selain itu, olahan pasta bisa disesuaikan dengan lidah masyarakat Indonesia dengan menambah bahan-bahan yang kita punya, seperti spagheti rasa kari dan rendang, makaroni tuna, dan sebagainya,” terang Pasta Expert, Chef Ade Rachmat dalam Pelatihan Usaha Kuliner Pasta yang diselenggarakan oleh Indofood, bertempat di Bogor pada 1 Agustus 2019.   Pelatihan Usaha Kuliner Pasta ini sudah diadakan sejak 1 Juli lalu dan berakhir pada hari ini (1/8), dengan menghadirkan 34 peserta yang bergerak dalam bidang kuliner untuk mengikuti pelatihan memasak olahan pasta secara gratis.    Meskipun terbilang cukup mudah, namun ada beberapa aspek yang harus diperhatikan dalam mengolah pasta. “Terdapat beberapa hal penting dalam mengolah pasta agar menjadi olahan yang istimewa, antara lain cara memasak, tingkat kematangan, proses penirisan, penyimpanan pasta kering, dan penyimpanan pasta matang harus diperhatikan. Selain itu, pilih bahan-bahan yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan biaya, namun tentunya tidak boleh mengesampingkan kualitas. Bahan-bahan yang dirasa cukup mahal bisa disubtitusi dengan bahan lain yang memiliki funsgi sama namun lebih terjangkau,” jelas Ade. KI-37 ...

  • Ags 01, 2019

    Tips Menurunkan Penggunaan Garam

    Penggunaan garam secara berlebihan berpotensi mendatangkan beberapa penyakit seperti hipertensi dan penyakit jantung.  Pembatasan asupan garam tidak sesulit yang dibayangkan. Berikut beberapa tip yang dapat diterapkan untuk mengurangi penggunaan garam dalam masakan, di antaranya: i) memodifikasi penggunaan garam dapur, menggunakan bumbu dan rempah-rempah seperti seledri, daun bawang, daun salam, untuk meningkatkan cita rasa masakan tanpa harus menambah garam; ...

  • Jul 31, 2019

    Cara Bijak Mengonsumsi dan Menyiapkan Menu Berbasis Daging

    Mengonsumsi daging diusahakan tidak setiap hari untuk menghindari penumpukan lemak jenuh dan kolesterol di dalam tubuh. Konsumsi daging harus diimbangi dengan makanan berserat seperti sayuran dan buah-buahan. Konsumsi daging sebaikya berganti-ganti antara daging sapi dan ayam (unggas). Sebagian ahli mengatakan daging putih lebih sehat daripada daging merah. Daging yang dimasak secara matang lebih mudah dicerna dibandingkan daging setengah matang.   ...

  • Jul 30, 2019

    Ragam Kondimen Pendamping Masakan Daging

    Selain bumbu yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam suatu masakan, juga terdapat bahan-bahan yang menjadikan masakan tersebut kurang lengkap jika tidak menggunakannya. Bahan-bahan tersebut ialah kondimen, yang merupakan bahan makanan yang berjumlah sedikit dan berfungsi sebagai pelengkap maupun penyerta hidangan. ...