Menikmati Olahan Sayuran Khas Indonesia (Bagian 1)



Kekayaan kuliner Indonesia merupakan fakta keberagamanan budaya yang menjadi ciri khas dan warisan bukan benda yang harus dijaga dan dilestarikan. Berikut adalah beberapa hidangan berbasis sayur dari berbagai daerah Nusantara.

Semur Terong (Betawi)

Hidangan berkuah dengan cita rasa kecap dan rempah pekat ini merupakan hasil adaptasi dari masakan Negeri Tulip, Belanda. Semur terong Betawi terbuat dari terong ungu yang dibelah memanjang jadi dua (tanpa putus), lalu digoreng hingga matang. Bumbu dan rempah dari bawang merah, cabai merah, kunyit, jahe, kencur, terasi, dan garam ditumis menggunakan minyak bekas menggoreng terong hingga bumbu harum. Ditambahkan kecap manis, dimasukkan terong yang sudah digoreng, kemudian dimasak sesaat agar bumbu meresap.

Karedok (Jawa Barat)

Racikan sayur tradisional dari Jawa Barat yang menggunakan sayuran mentah, berupa potongan kacang panjang muda, irisan kol putih, taoge, potongan terung, mentimun, dan daun kemangi. Sambal kacang yang mlekoh dan royal dengan aroma khas kencur menutup aroma langu dari sayuran mentah.

Jangan Asem (Jawa Timur)

Jangan asem memiliki versi kekhasan-nya masing-masing. Sayur asem dari Jawa Timur, menggunakan kaldu perebus dari tetelan daging, irisan cabai, bawang merah, bawang putih, daun salam, dan lengkuas. Sayuran (potongan kacang panjang, potongan mentimun, dan kecambah) dimasukkan terakhir bersama air asam, garam, dan gula. Di Jawa Tengah, mentimun bisa digantikan dengan kangkung dan kacang merah.

Lodeh Terong (Pekalongan, Jawa Tengah)

Lodeh berisi potongan terung, irisan kecombrang, daun melinjo dalam kuah santan yang dimasak bersama terasi, bawang merah, bawang putih, cabai merah, daun salam, dan lengkuas. Jenis terong hijau yang biasanya dipakai untuk sayur lodeh di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Bentuknya sama seperti terong ungu, hanya kulitnya berwarna hijau.

Trancam (Jawa Tengah)

Urap sayuran khas Jawa Tengah berisi kacang panjang, mentimun, taoge, petai cina, dan teri medan goreng, dibalut sambal urap kelapa dari kelapa setengah tua (kelapa urap) yang diparut memanjang, disangrai bersama daun jeruk, kencur, gula pasir, garam, dan bumbu merah tumis (dari campuran cabai rawit merah, cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan terasi bakar). Kucuri jeruk limau dan taburi daun kemangi saat akan disajikan supaya lebih sedap.

Selada Banjar (Kalimantan Selatan)

Irisan dari mentimun, wortel rebus, kentang rebus, putih telur rebus, bersama-sama dengan emping dan daun selada dicampur dalam bahan saus dari: kentang rebus yang dihaluskan, kuning telur rebus yang dihaluskan, bawang goreng yang dihaluskan, merica bubuk, cuka/air jeruk nipis, dan margarin yang dilelehkan.

Gulai Nangka (Melayu-Deli)

Berisi potongan nangka, iga sapi berdaging, kacang panjang, dan cabai hijau yang dibelah tidak putus dalam kuah santan berempah dari bumbu ketumbar, cabai merah keriting, bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, lengkuas, dan serai. Supaya enak, nangka yang digunakan adalah nangka muda yang masih segar, empuk, dan berwarna putih bersih. KI

 

Topik menarik lainnya tentang Buah dan Sayur dapat dibaca di Majalah Kulinologi Indonesia edisi April 2017

 

Artikel Lainnya

  • Jun 03, 2019

    Peranan Gula dalam Kue Kering

    Gula berperan terhadap sifat sensoris produk kue kering, terutama warna dan tekstur. Warna kue kering ditentukan oleh reaksi maillard yang terjadi selama proses pemanggangan. Gula putih kurang berperan dalam reaksi maillard karena lebih banyak mengandung sukrosa. Untuk lebih mengembangkan warna dan aroma dapat digunakan dark sugar seperti molase, madu, dan gula merah yang memiliki kadar glukosa dan fruktosa lebih tinggi sehingga reaksi maillard dapat berlangsung lebih intensif.   ...

  • Mei 31, 2019

    Ragam Penyajian Ketupat di Berbagai Daerah

    Mengisi selongsong ketupat tidak hanya dari beras. Di wilayah Sumatera Barat dan Sulawesi, ketupat dibuat dari beras ketan putih dan dimasak dengan santan. Ketupat ini mempunyai tekstur yang lebih liat dan citarasanya lebih gurih. Di Sumatera Selatan, ada beberapa yang membungkus beras ketannya dengan daun pandan, sehingga aromanya jauh lebih wangi. Lauk-pauk pendamping ketupat pun banyak macamnya, umumnya juga disesuaikan dengan makanan khas di daerah masing-masing. Contohnya, di Pulau Jawa, ketupat dimakan bersama opor ayam, sambal goreng hati, dan sayur godog, sedangkan di Sumatera, masyarakatnya lebih senang menyantap ketupat dengan rendang daging dan sayur labu yang pedas. Penyajian ketupat berikut, bisa jadi ide untuk menjamu tamu saat lebaran nanti. KETUPEK BAREH Ketupat ini banyak dibuat di daerah Sulawesi dan pesisir barat Sumatera Utara (Sibolga). Terbuat dari beras putih yang dibungkus dengan daun kelapa muda, kemudian direbus dengan santan supaya gurih. Biasa dihidangkan bersama sambal kelapa dan asam padeh ikan. KETUPEK SIPULUT Besarnya seperti ketupat pada umumnya. Terbuat dari beras ketan putih, yang bagian luarnya dilumuri santan kental. Jadi, isi ketupatnya sedikit lunak. Banyak dibuat di Sumatera Barat. Sedangkan di pesisir barat Sumatera Utara, ketupat ketan dibuat lebih kecil dan disangrai setelah direbus matang, sehingga hasilnya lebih kering dan tahan lama. Ketupat ini biasa disajikan bersama tapai ketan hitam atau rendang. KETUPAT PALAS Ketupat ketan yang dibuat dengan menggunakan daun palas sebagai bahan kulitnya. Bentuknya segitiga dan dimasak dengan santan. Banyak dibuat di daerah Kalimantan. Biasa disajikan bersama rendang, serundeng, serta kuah kacang. KETUPEK KATAN KAPAU Ketupek katan dari Kapau (Padang) ini berukuran kecil. Ketan dibungkus dengan daun kelapa muda, lalu direbus dengan santan. Ketupat ketan biasanya dimakan langsung sebagai hidangan penutup, atau bisa juga disandingkan dengan lauk pedas, seperti itik cabai hijau dan rendang. KETUPAT GLABED Ketupat dari beras khas Tegal, disajikan bersama iga kuah santan dan satai kerang. Tampilan kuah iga mirip seperti opor, berwarna kekuningan berkat penggunaan kunyit sebagai salah satu bumbunya. Makin enak menyantap ketupat glabed dengan taburan kerupuk mi, bawang goreng, dan minyak cabai. KETUPAT KANDANGAN Ketupat ini berasal dari Desa Kandangan, di wilayah Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Ketupat berkuah santan berisi ikan gabus panggang. Aroma khas ikan yang dipanggang mempercantik rasa kuah. Makin sedap menyantap ketupat kandangan ditemani sambal ulek dari tomat dan terasi. KETUPAT SAYUR PADANG Pilihan sayurnya, bisa sayur nangka muda atau sayur daun pakis, yang dimasak gulai. Atau bisa juga dikombinasikan keduanya saat penyajian. Tak ketinggalan, rendang atau telur balado lengkap dengan kerupuk merahnya, menjadi pendamping yang pas menikmati ketupat sayur ini. LAKSA KETUPAT Selain dimakan bersama sayur berkuah santan, versi lain ketupat Betawi, disandingkan dengan laksa. Kuah laksa dibuat dari campuran bumbu dan rempah yang cukup banyak, mulai dari bawang, cabai, lengkuas, jahe, kencur, temu mangga, kunyit, merica, ketumbar, jintan, dan kelabat. Ditambah lagi teri medan, kelapa parut sangrai, dan ebi kering juga turut ‘memeriahkan’ kuah laksa. Tak heran, bumbu dan bahan yang ramai ini membuat kuah laksa terasa begitu sedap. KI-37   ...

  • Mei 30, 2019

    Tren Buka Puasa di Luar Rumah

    Berbuka di luar rumah memang telah menjadi tren, terutama bagi kaum muda. Di samping untuk memilih menu yang lebih beragam, tren berbuka bersama teman-teman dekat atau pun teman lama untuk menjalin kembali silaturahmi juga meningkatkan permintaan terhadap restoran, terutama yang secara khusus memberikan paket atau menyediakan hidangan Ramadan. Hal tersebut tentu menjadi peluang pelaku usaha restoran maupun kafe untuk berlomba-lomba menyediakan menu dan tempat yang cocok untuk berbuka puasa. ...

  • Mei 28, 2019

    Kue Apem: Makna Tradisi dan Religi, serta Manfaatnya

    Lebih dari sekadar simbol religi dan tradisi, apem mewariskan teknologi pengolahan pangan berupa fermentasi tradisional. Teknologi fermentasi merupakan proses bioteknologi paling tua yang melibatkan peran mikroorganisme untuk meningkatkan karakteristik sensori produk. ...

  • Mei 28, 2019

    Olahraga yang Dianjurkan ketika Berpuasa.

    Olahraga merupakan gaya hidup sehat yang hendaknya rutin dilakukan dengan frekuensi 3-5 kali semiggu selama satu jam tergantung jenis olahraganya. Ketika berpuasa, olahraga yang dianjurkan adalah olahraga yang tingkatannya sedang, misalnya jalan cepat baik outdoor maupun di atas treadmill. ...