Pastikan Bakeri Tidak Memakai Ingridien Haram



Apa saja yang menyebabkan produk bakeri menjadi tidak halal? Salah satunya adalah rhum. Bahan ini diharamkan karena bersifat khamr, bahkan kandungan alkoholnya bisa mencapai 38-40%. Dalam industri bakeri, rhum banyak dipakai untuk membuat adonan tercampur dengan baik, pengikat aroma, serta membuat cake lebih tahan lama. Produk bakeri yang sering menggunakan rhum di antaranya roti black forest, sus fla, dan beberapa jenis cake. Beberapa produsen mengganti rhum dengan perisa rhum. Menurut Nanung, perisa rhum statusnya haram karena rhum sintetis tersebut mirip dengan rhum asli sehingga sulit dibedakan dengan rhum asli.

Kuas berbahan bulu babi. Kuas menjadi media untuk mengoleskan mentega, margarin, kuning telur, atau cokelat dalam pembuatan bakeri. Namun, kuas bisa menjadi penentu halal tidaknya bakeri karena beberapa kuas menggunakan bulu babi. Pada gagang kuas sering tertulis kata bristle, pure bristle, 100% China bristle, dan lain sebagainya. Salah satu arti dari bristle berdasarkan kamus webster adalah bulu babi, sehingga merupakan najis jika dalam kondisi basar. Oleh karena itu, roti atau kue yang terkena sapuan kuas tersebut menjadi haram untuk dikonsumsi. Pengganti kuas berbahan bulu babi adalah kuas dari bahan plastik (poliester). KI

Bagaimana dengan Ingridien lainnya? Selengkapnya dapat dibaca di Majalah Kulinologi Indonesia edisi Maret 2017

Artikel Lainnya

  • Jun 24, 2019

    Lemak yang Digunakan dalam Produk Bakeri

    Produk baking meliputi rerotian, cake, biskuit, cookies, cracker, kue kering, pastry, pie, mufin, dan lainnya yang merupakan aplikasi bahan tepung-tepungan yang dipanggang dalam oven. Lemak sebagai bahan utama dalam pembuatan produk baking berperan dalam menambah citarasa, aroma, kelembapan, nilai gizi, pembentuk tekstur (melembutkan), dan menjaga kualitas selama penyimpanan. ...

  • Jun 21, 2019

    Menghambat Oksidasi Minyak

    Reaksi oksidasi terjadi ketika minyak goreng terpapar dengan udara. Untuk menghambat reaksi ini, biasanya industri minyak goreng menambahkan antioksidan, yakni suatu senyawa yang dapat menangkap radikal bebas. Komponen radikal bebas terbentuk selama reaksi terjadi dan memicu terjadinya berbagai kerusakan. ...

  • Jun 20, 2019

    Mengenal Teknik Memasak Shallow Frying

    Shallow frying merupakan teknik menggoreng dengan sedikit lemak atau minyak dengan menggunakan wajan datar. Shallow frying merupakan teknik memasak cepat, dan biasanya digunakan untuk bahan yang berkuran kecil dan memiliki tekstur lunak seperti telur dan ikan. Namun perlu diperhatikan, minyak yang digunakan harus dipastikan sudah benar-benar panas. Jika minyak yang digunakan belum cukup panas, maka pangan yang dihasilkan akan menyerap minyak. ...

  • Jun 19, 2019

    Risiko Konsumsi Lemak Jenuh untuk Kesehatan

    Lemak jenuh ada yang bersumber dari hewan (seperti gajih, lemak dalam daging, dan lainnya) dan ada yang bersumber dari pangan nabati (seperti minyak kelapa). Dalam kaitannya dengan penyakit jantung, maka lemak jenuh yang berasal dari hewan dinyatakan lebih berbahaya. ...

  • Jun 18, 2019

    3 Reaksi Kimia Penyebab Kerusakan Minyak Goreng

    Salah satu cara menjaga mutu produk goreng adalah dengan mengendalikan kualitas minyak goreng yang digunakan sebaik mungkin. Oleh sebab itu, terdapat beberapa faktor yang perlu diketahui oleh industri jasa boga terkait penggunaan minyak goreng. Penyebab utama kerusakan minyak goreng adalah reaksi kimia. Terdapat tiga reaksi kimia yang sering terjadi pada minyak goreng, yakni: ...