Meat Glue, Aman dan Halalkah?



Keamanan daging yang diperlakukan dengan meat glue berkaitan dengan resiko penggunaan potongan daging-daging murah untuk menghasilkan daging bernilai ekonomi tinggi, dimana daging murah tersebut dikhawatirkan keamanannya karena diduga mengandung bakteri yang jauh lebih banyak dari daging yang bernilai ekonomi tinggi (Greger, 2015; Mercola, 2011). Selain itu, bagi orang yang bermasalah dengan gluten, mungkin bermasalah juga jika mengonsumsi daging yang diperlakukan dengan meat glue karena enzim transglutaminase bisa berfungsi sebagai auto-antigen yang mampu menginduksi reaksi autoimmune (Greger, 2015).

Yang jauh lebih rawan adalah dari segi kehalalannya. Meat glue yang berasal dari trombin darah sapi atau babi mutlak haram karena darah dan babi itu haram. Peringatan mengenai penggunaan trombin dalam pembuatan super glue steak telah lama dikemukakan oleh Apriyantono (2007). Transglutaminase yang dibuat dengan cara fermentasi dengan menggunakan bakteri, kehalalannya tergantung kepada media yang digunakan pada waktu proses fermentasi tersebut disamping juga tergantung kepada bahan aditif yang digunakan pada waktu pengolahan sesudah tahap fermentasi. Oleh karena itu, bagi muslim, belilah daging atau steak yang sudah mendapatkan sertifikat halal (berlabel halal). Jika makan steak di restoran, makanlah di restoran yang sudah mendapatkan sertifikat halal saja sehingga apa yang kita makan terjamin kehalalannya. KI

Bagimana meat glue berperan memperbaki tekstur produk daging? selengkapnya baca di KULINOLOGI INDONESIA edisi Maret 2017

Artikel Lainnya

  • Jul 24, 2018

    Tren Keju dalam Produk Pangan Indonesia

    Tren keju seakan tidak pernah ada habisnya. Meskipun bukan produk dan ingridien asli Indonesia, tetapi masyarakat Indonesia sangat akrab dengan cita rasa keju di berbagai produk pangan. Meningkatnya animo pasar dengan keju ini tentu harus disambut dengan inovasi produk pangan yang inovatif.  ...

  • Jul 16, 2018

    Promosi Hotel, Restoran dan Katering Indonesia dengan Kopi

    Keberhasilan Pameran Hotelex yang telah diselenggarakan di sepuluh negara Asia menjadi salah satu alasan kuat PT Pamerindo Indonesia untuk mengadakan Pameran Hotelex Indonesia pada 18-20 Juli 2018 mendatang di Jakarta International Expo. "Pameran ini merupakan pameran business to business. Kami harapkan Pameran Hotelex Indonesia akan dikunjungi oleh lebih dari 12.000 pengunjung yang merupakan para pelaku industri hotel, restoran dan katering," tutur Project Director PT Pamerindo Indonesia, Wiwik Roberto dalam konferensi pers Hotelex Indonesia di Jakarta pada 6 Juli 2018. ...

  • Jun 29, 2018

    Tepat Menggunakan Rempah

    Berbagai rempah memiliki variasi komponen kimiawi yang berperan dalam pembentukan profil flavornya....

  • Jun 28, 2018

    Manfaat Rempah Bagi Kesehatan

    Berbagai rempah dan bumbu dapur yang selama ini dekat dengan...

  • Jun 27, 2018

    Mengenal Kunyit

    Kunyit merupakan salah satu suku tanaman temu-temuan (Zingiberaceae)....