Review Buku: Makanan Tradisional Fermentasi Indonesia



Sejak berabad-abad silam, hidup berbagai etnis masyarakat Indonesia yang masing-masing meiliki dapur (cuisine) yang menciptakan dan mengembangkan berbagai cara pengolahan dan seni memasak sebagai hasil dari perkembangan budaya setempat. Hal tersebut melahirkan makanan tradisional yang menjadi khas daerah masing-masing dan salah satu simbol kearifan lokal. Ditengah perubahan pola konsumsi pangan, baik di negara berkembang maupun negara maju, makanan tradisional menjadi penting untuk diperhatikan karena berperan dalam membangun pola makan yang sehat.

ìAdanya dokumentasi makanan tradisional diharapkan mampu memberikan informasi bagi generasi muda untuk mengenal dan menyadari pentingnya memanfaatkan produk dalam negeri dalam membangun kesehatan,î tutur Murdijati, salah satu penulis Buku Makanan Tradisional Indonesia: Kelompok Makanan Fermentasi dan Makanan yang Populer di Masyarakat. 

Buku ini mengupas lebih rinci tentang makanan tradisional yang diolah dengan fermentasi dari aspek ragam kuliner, popularitas, sejarah atau riwayat pengembangan, cara pengolahan, keuntungan dari proses fermentasi, serta kandungan gizi sehingga memberikan manfaat bagi kesehatan. Makanan tradisional hasil fermentasi yang dibahas di buku ini adalah tempe, oncom, kecap, tauco, tape ketan, peuyeum, brem, semayi, gathot, growol, cabuk, tempoyak, asinan, dadih, bekasam, dan terasi atau belacan. KI

Selengkapnya tentang Review Buku Makanan Tradisional Fermentasi Indonesia dapat dibaca di Majalah KULINOLOGI INDONESIA edisi Februari 2017

Artikel Lainnya

  • Jul 24, 2018

    Tren Keju dalam Produk Pangan Indonesia

    Tren keju seakan tidak pernah ada habisnya. Meskipun bukan produk dan ingridien asli Indonesia, tetapi masyarakat Indonesia sangat akrab dengan cita rasa keju di berbagai produk pangan. Meningkatnya animo pasar dengan keju ini tentu harus disambut dengan inovasi produk pangan yang inovatif.  ...

  • Jul 16, 2018

    Promosi Hotel, Restoran dan Katering Indonesia dengan Kopi

    Keberhasilan Pameran Hotelex yang telah diselenggarakan di sepuluh negara Asia menjadi salah satu alasan kuat PT Pamerindo Indonesia untuk mengadakan Pameran Hotelex Indonesia pada 18-20 Juli 2018 mendatang di Jakarta International Expo. "Pameran ini merupakan pameran business to business. Kami harapkan Pameran Hotelex Indonesia akan dikunjungi oleh lebih dari 12.000 pengunjung yang merupakan para pelaku industri hotel, restoran dan katering," tutur Project Director PT Pamerindo Indonesia, Wiwik Roberto dalam konferensi pers Hotelex Indonesia di Jakarta pada 6 Juli 2018. ...

  • Jun 29, 2018

    Tepat Menggunakan Rempah

    Berbagai rempah memiliki variasi komponen kimiawi yang berperan dalam pembentukan profil flavornya....

  • Jun 28, 2018

    Manfaat Rempah Bagi Kesehatan

    Berbagai rempah dan bumbu dapur yang selama ini dekat dengan...

  • Jun 27, 2018

    Mengenal Kunyit

    Kunyit merupakan salah satu suku tanaman temu-temuan (Zingiberaceae)....