Cikal Bakal Munculnya Bakpia Yogyakarta



Munculnya bakpia diawali oleh perjalanan Kwik Sun Kok pada 1947 yang merantau di Cina dan menetap di Wonogiri. Kemudian Kwik Sun Kok membuka usaha di daerah di Yogya yang sekarang dikenal dengan nama Kampung Tamansari. Di jalan Tamansari Kampung Suyowijayan Kwik Sun Kok membuat kue yang akhirnya dikenal dengan nama Bakpia Yogyakarta. Meskipun Kwik Sun Kok tidak mengusahakan bakpia secara spesifik, anak keturunannya kemudian mengelola usaha rumahan di kampung Suryowijayan dengan label Bakpia Lestari. Usaha Kwik Sun Kok tidak hanya bakpia saja tetapi juga makanan akulturasi budaya Tionghoa yang lain seperti kue mangkok, kueku, kue lapis, dan lain-lain. 

Perkembangan selanjutnya adalah lahirnya bakpia Nitigurnito, yaitu bakpia yang diproduksi oleh Bapak Nitigurnito, pemilik tanah yang disewa Kwik Sun Kok. Tampilan bakpia Nitigurnito kulitnya sedikit lebih keras dan lebih tebal namun isinya tetap kacang hijau yang dihancurkan. Pada tahun 1950-1960, Bakpia Nitigurnito ini diedarkan keliling kota menggunakan pikulan kotak berdinding kaca, berkerangka kayu dengan tulisan Bakpia Nitigurnito. Namun setelah itu tidak diketahui perkembangan bisnis bakpia Nitigurnito karena yang menyusul kemudian adalah tenarnya Bakpia Pathuk. KI

Selengkapnya tentang Bakpia Yogyakarta dapat dibaca di Mjalah KULINOLOGI INDONESIA edisi Februari 2017

Artikel Lainnya