Beda Shortening, Margarin, dan Mentega



Shortening terbuat dari lemak hewani, lemak nabati, atau campuran keduanya. Selain itu, shortening mengadung 100% lemak, tidak mengandung air. Tekstur shortening umumnya lebih padat daripada margarin dan mentega (tetapi ada juga jenis liquid shortening), serta titik lelehnya tinggi.

Adapun margarin terbuat dari lemak nabati, misal minyak sawit, minyak kedelai, minyak jagung, dan lainnya. Margarin mengandung air sekitar 20%, teksturnya semi padat, dan mempunyai titik leleh tinggi. Selain itu, margarin rerwarna kekuningan dan beraroma jika ditambahkan flavor.

Berbeda dengan shotening dan margarin, mentega terbuat dari lemak hewani alias susu. Mentega mengandung air sekitar 20%, teksturnya semi padat, titik leleh lebih rendah sehingga harus selalu disimpan di refrigerator. Warna mentega agak kekuningan dan aromanya gurih khas susu. KI

Selengkapnya tentang Shortening, Margarin, dan Mentega dapat diakses di Majalah KULINOLOGI INDONESIA edisi Februari 2017

Artikel Lainnya

  • Okt 06, 2018

    Tren Specialty Tea Indonesia

    Specialty tea merupakan teh berkualitas tinggi yang dibuat dari pucuk muda tanaman teh....

  • Okt 06, 2018

    Menu Engineering dalam Bisnis Waralaba

    Menjalankan waralaba tentu diperlukan beberapa aspek yang menyertai....

  • Okt 04, 2018

    Konsep Baru Industri Horeka Indonesia

    Perkembangan industri jasa boga saat ini semakin intensif di Indonesia....

  • Okt 01, 2018

    Pameran Bisnis Waralaba & Kafe Terbesar di tahun 2018

    Gaya hidup masyarakat Indonesia saat ini dan pertumbuhan ekonomi kelas menengah mendorong kinerja industri pengolahan kopi di dalam negeri hingga mengalami peningkatan yang signifikan. Kopi Indonesia banyak digemari dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. Salah satu cara modern untuk menikmati kopi adalah dengan datang ke kafe. Pertumbuhan konsumsi produk kopi olahan di dalam negeri meningkat rata-rata lebih dari 7% pertahun. Melihat hal tersebut, tidak mengherankan apabila perkembangan bisnis kafe di Indonesia begitu menjanjikan. Kafe kini bukan hanya sebagai tempat untuk menikmati kopi namun telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. ...

  • Sep 22, 2018

    Sehat Tidak Selalu Tidak Enak

    Paradigma terhadap makanan yang menyehatkan masih erat dengan rasa yang tidak enak dan tidak menarik untuk dikonsumsi. Guna mendobrak paradigma tersebut, diperlukan usaha dari para pelaku kepentingan seperti praktisi kesehatan, pelaku kuliner, dan juga konsumen sebagai target utama mengubah paradigma tersebut. ...