Roti semir, bukti akulturasi penyesuaian cita rasa barat dan timur



Roti adalah kudapan hasil akulturasi bangsa Eropa, Timur Tengah dan Asia Selatan. Sedangkan kue umumnya merupakan nama kudapan hasil akulturasi dengan bangsa Asia lain khususnya Cina dan Melayu. Istilah roti digunakan untuk memberi nama kudapan yang berbahan dasar terigu sedangkan kue adalah nama kudapan yang mayoritas bahan pembuatnya sangat bervariasi mulai dari tepung beras, tepung ketan, tepung kacang-kacangan atau komoditas lain.

Nama roti semir berasal dari bahasa Belanda boter smeer broodjes, dengan lidah Jawa smeer diucapkan menjadi semir. Roti semir bernama asli warmball, yang juga merupakan bahasa Belanda yang berarti bola-bola yang hangat karena bentuk rotinya memang setengah bola. Jadi roti semir adalah roti yang berasa sedikit manis yang bentuknya setengah bulat kemudian dipotong mendatar sehingga menjadi dua bagian dasar dan tutup. Pada bagian dasarnya dioleskan campuran tepung gula, margarin, susu kental manis, serta serbuk vanili atau perisa rhum. Jadilah roti semir siap dinikmati. Roti ini sangat sederhana, mudah menyiapkannya dan sangat praktis untuk sarapan pagi atau bekal anak-anak ke sekolah. KI

Selengkapnya tentang Roti dan Kue Tempo Dulu Dalam Kuliner Indonesia dapat diakses di Majalah Kulinologi Indonesia edisi Desember 2016

Artikel Lainnya

  • Apr 13, 2018

    Clean eating pada Menu Balita

    Clean eating pada menu balita dapat menjadi salah satu cara untuk memenuhi asupan gizi balita....

  • Apr 12, 2018

    Hidup Sehat Mencegah Penyakit Degeneratif

    Ada yang bilang, kondisi masa tua merupakan cerminan dari apa yang kita konsumsi di masa muda....

  • Apr 11, 2018

    Menyusun Menu Terpadu

    Dalam menjalankan bisnis restoran, hal-hal kecil yang luput diperhatikan dapat menyebabkan beberapa kendala yang signifikan....

  • Apr 10, 2018

    Tepat Menangani Katering

    Menangani katering berbeda dengan menangani sarapan setiap paginya....

  • Apr 10, 2018

    Fun Kitchen Festival: Sarana Informasi Kuliner Indonesia

    Memadukan cita rasa memang bukan perkara yang mudah tetapi, bukan berarti pula tidak mungkin untuk dilakukan. Dengan teknik, pengolahan, serta pengetahuan terhadap bahan yang tepat sebuah hidangan baru yang merupakan pencampuran dari dua hal yang berbeda. Tidak melulu soal rasa, pencampuran juga terkadang memberikan sentuhan pada penampilan maupun ukuran. Hal tersebutlah yang ingin diusung pada Fun Kitchen Festival yang mengangkat tema “Trend Modern and Traditional Food & Beverages 2018” acara yang diselenggarakan pada 13-18 Maret 2018 lalu di Atrium Tengah Mall Taman Anggrek ini berlangsung sangat meriah dengan dihadiri peserta  dari segala latar belakang. ...