Songgo buwono, suguhan para bangwasan keraton Yogyakarta



Pengaruh akulturasi dalam bakeri dan pasiteri di Indonesia dapat berupa mengganti bahan dasar kue yang telah ada di daerah tersebut, seperti terjadi pada roti kembang waru. Adapula yang memberi cita rasa Eropa pada kue-kue yang dibuat dengan cara yang sudah dikenal lebih dahulu di Indonesia, seperti pada roti jok. Sedangkan akulturasi penyesuaian cita rasa, cara peyajian serta memberikan ide baru dapat dijumpai pada kue bantal, songgo buwono, roti kaak, klappertaart, dan roti semir. Demikian merupakan bukti dari benturan budaya yang saling memperkaya dunia kuliner antar bangsa. Berbagai macam modifikasi yang dilakukan telah mampu menciptakan keunikan dan kenikmatan tersendiri pada eranya.

Songgo buwono berwujud kue sus yang berisi ragout daging giling dan wortel. Cara penyajiannya adalah kue sus yang telah berisikan ragout tersebut diletakkan di atas piring kue dan diatasnya diletakkan separuh telur yang dimasak pindang yang dibelah dan diletakkan seperti menutup di atas kue sus tersebut. Kemudian di atas telur diberi ëmustardí dan di sebelahnya diberi daun selada dan acar ketimun. Songgo buwono menjadi suguhan yang formal pada jamuan resmi yang diadakan oleh keluarga para bangsawan sejak masa pemerintahan Sri Sultan Hamengkubuwono VII (1877). KI

Selengkapnya tentang Roti dan Kue Tempo Dulu Dalam Kuliner Indonesia dapat diakses di Majalah Kulinologi Indonesia edisi Desember 2016

Artikel Lainnya

  • Jul 24, 2018

    Tren Keju dalam Produk Pangan Indonesia

    Tren keju seakan tidak pernah ada habisnya. Meskipun bukan produk dan ingridien asli Indonesia, tetapi masyarakat Indonesia sangat akrab dengan cita rasa keju di berbagai produk pangan. Meningkatnya animo pasar dengan keju ini tentu harus disambut dengan inovasi produk pangan yang inovatif.  ...

  • Jul 16, 2018

    Promosi Hotel, Restoran dan Katering Indonesia dengan Kopi

    Keberhasilan Pameran Hotelex yang telah diselenggarakan di sepuluh negara Asia menjadi salah satu alasan kuat PT Pamerindo Indonesia untuk mengadakan Pameran Hotelex Indonesia pada 18-20 Juli 2018 mendatang di Jakarta International Expo. "Pameran ini merupakan pameran business to business. Kami harapkan Pameran Hotelex Indonesia akan dikunjungi oleh lebih dari 12.000 pengunjung yang merupakan para pelaku industri hotel, restoran dan katering," tutur Project Director PT Pamerindo Indonesia, Wiwik Roberto dalam konferensi pers Hotelex Indonesia di Jakarta pada 6 Juli 2018. ...

  • Jun 29, 2018

    Tepat Menggunakan Rempah

    Berbagai rempah memiliki variasi komponen kimiawi yang berperan dalam pembentukan profil flavornya....

  • Jun 28, 2018

    Manfaat Rempah Bagi Kesehatan

    Berbagai rempah dan bumbu dapur yang selama ini dekat dengan...

  • Jun 27, 2018

    Mengenal Kunyit

    Kunyit merupakan salah satu suku tanaman temu-temuan (Zingiberaceae)....