Industri Jasa Boga Peduli terhadap Kesehatan



Meningkatnya jumlah penderita penyakit tidak menular yang disebabkan oleh gaya hidup dan gizi salah seperti jantung, stroke, hipertensi, diabetes, dan kolesterol, menjadi satu hal pendorong bagi konsumen untuk mulai mengubah pola makan dan mengkonsumsi makanan yang lebih sehat. Meningkatnya pengetahuan gizi pada kelompok masyarakat tertentu (seperti menengah ke atas dan eksekutif muda) juga menjadi salah satu sebab meningkatnya permintaan konsumen terhadap makanan sehat.

Hasil dari survei Nielsen tahun 2015 pada 30.000 responden online di 60 negara, 90% konsumen mau untuk membayar lebih pada makanan yang menyehatkan. Peningkatan konsumen memilih makanan sehat dapat disebabkan karena adanya peningkatan pendapatan, meningkatnya pengetahuan tentang gizi, adanya perubahan pada kondisi kesehatan atau timbulnya penyakit tertentu, keinginan untuk mendapatkan bentuk tubuh yang diidamkan, kesadaran dan keinginan untuk hidup lebih sehat dan lebih baik. Dari hasil survei tersebut diperoleh bahwa rata-rata 75% responden menginginkan perubahan dalam dietnya menjadi diet yang lebih sehat. Untuk kedepannya, masih akan ada lagi peningkatan kecenderungan konsumen memilih makanan menyehatkan. Bahkan konsumen yang sudah mengkonsumsi makanan yang menyehatkan akan terus meningkatkan tingkat makanan sehatnya.

Tren kesehatan industri jasa boga tidak hanya berhenti pada penyajian makanan menyehatkan terkait kebutuhan gizi saja, melainkan berkembang juga kearah yang lebih spesifik didasarkan pada jenis bahan yang digunakan seperti organik, non hewani (vegetarian), organik-vegetarian, diet mayo, nordic diet dan lain-lain. Selain itu penyajian makanan menyehatkan berkembang juga disesuaikan dengan tujuan konsumen seperti untuk weight loss (menurunkan berat badan), weight maintenance (menjaga berat badan sehat), muscle building (pembentukan otot), fat loss (mengurangi lemak tubuh), dan diet yang dikaitkan dengan penyakit tertentu seperti diabetes, hipertensi, jantung, kolesterol, dan asam urat. 

Tidak hanya untuk orang dewasa, industri jasa boga yang menyajikan makanan menyehatkan juga mulai memperhatikan konsumen anak-anak dan remaja. Selain karena adanya anak-anak dan remaja yang memiliki kebutuhan khusus (seperti penderita cacat, ADHD dan autis), orang tua yang memiliki anak yang normal pun juga mulai memberikan makanan menyehatkan dengan harapan anak tersebut dapat menjadi tumbuh lebih sehat dan pintar. KI

Artikel selengkapnya tentang Industri Jasa Boga Peduli terhadap Kesehatan dapat diakses di Majalah Kulinologi Indonesia edisi Oktober 2016

Artikel Lainnya

  • Jul 24, 2018

    Tren Keju dalam Produk Pangan Indonesia

    Tren keju seakan tidak pernah ada habisnya. Meskipun bukan produk dan ingridien asli Indonesia, tetapi masyarakat Indonesia sangat akrab dengan cita rasa keju di berbagai produk pangan. Meningkatnya animo pasar dengan keju ini tentu harus disambut dengan inovasi produk pangan yang inovatif.  ...

  • Jul 16, 2018

    Promosi Hotel, Restoran dan Katering Indonesia dengan Kopi

    Keberhasilan Pameran Hotelex yang telah diselenggarakan di sepuluh negara Asia menjadi salah satu alasan kuat PT Pamerindo Indonesia untuk mengadakan Pameran Hotelex Indonesia pada 18-20 Juli 2018 mendatang di Jakarta International Expo. "Pameran ini merupakan pameran business to business. Kami harapkan Pameran Hotelex Indonesia akan dikunjungi oleh lebih dari 12.000 pengunjung yang merupakan para pelaku industri hotel, restoran dan katering," tutur Project Director PT Pamerindo Indonesia, Wiwik Roberto dalam konferensi pers Hotelex Indonesia di Jakarta pada 6 Juli 2018. ...

  • Jun 29, 2018

    Tepat Menggunakan Rempah

    Berbagai rempah memiliki variasi komponen kimiawi yang berperan dalam pembentukan profil flavornya....

  • Jun 28, 2018

    Manfaat Rempah Bagi Kesehatan

    Berbagai rempah dan bumbu dapur yang selama ini dekat dengan...

  • Jun 27, 2018

    Mengenal Kunyit

    Kunyit merupakan salah satu suku tanaman temu-temuan (Zingiberaceae)....