Tempe dan Dadih: Identitas Pangan Fungsional Indonesia



Indonesia memiliki beragam makanan khas yang termasuk dalam makanan fungsional tradisional, seperti tempe dan dadih. Makanan fungsional khas Indonesia yang paling umum ditemukan adalah tempe. Tempe merupakan produk asli dari Indonesia yang terbuat dari bahan dasar kacang kedelai yang difermentasi menggunakan laru tempe mengandung kapang Rhizopus sp.  

Selain dari kacang kedelai tempe juga dapat terbuat dari aneka jenis kacang-kacangan lainnya. Berbeda sumber dan cara pembuatan tempe maka berbeda pula kandungan gizi dan zat non gizi lainnya.
Zat gizi yang terdapat dalam tempe antara lain karbohidrat, protein, lemak, vitamin B kompleks, kalsium, fosfor, magnesium, zink, dan zat besi. Salah satu jenis vitamin B yang potensial dalam tempe adalah vitamin B12. 

Pada umumnya vitamin B12  terdapat dalam pangan hewani, tidak dijumpai pada pangan nabati seperti sayuran, buah-buahan dan kacang-kacangan. Berbeda halnya pada tempe yang merupakan produk nabati, mengandung vitamin B12 yang merupakan hasil fermentasi bakteri kontaminan seperti Klebsiella pneumoniae dan Citrobacter freundii. 

Dalam tempe juga terdapat zat antioksidan yang berbentuk isoflavon. Tempe dapat diolah dengan cara digoreng, ditumis, dikukus, direbus. Aneka masakan yang menggunakan tempe dapat menjadi pilihan dalam menu setiap hari. Pada daerah tertentu selain dikonsumsi dalam bentuk segar, tempe juga dikonsumsi dalam bentuk busuk (tempe yang sudah 4-5 hari). Senyawa lain yang meningkat dalam tempe busuk yaitu antioksidan berbentuk ganistein. Salah satu fungsi antioksidan adalah untuk menghentikan reaksi pembentukan radikal bebas penyebab kanker. KI

Artikel selengkapnya tentang Tempe dan Dadih dapat diakses di Majalah Kulinologi Indonesia edisi Oktober 2016

Artikel Lainnya

  • Apr 13, 2018

    Clean eating pada Menu Balita

    Clean eating pada menu balita dapat menjadi salah satu cara untuk memenuhi asupan gizi balita....

  • Apr 12, 2018

    Hidup Sehat Mencegah Penyakit Degeneratif

    Ada yang bilang, kondisi masa tua merupakan cerminan dari apa yang kita konsumsi di masa muda....

  • Apr 11, 2018

    Menyusun Menu Terpadu

    Dalam menjalankan bisnis restoran, hal-hal kecil yang luput diperhatikan dapat menyebabkan beberapa kendala yang signifikan....

  • Apr 10, 2018

    Tepat Menangani Katering

    Menangani katering berbeda dengan menangani sarapan setiap paginya....

  • Apr 10, 2018

    Fun Kitchen Festival: Sarana Informasi Kuliner Indonesia

    Memadukan cita rasa memang bukan perkara yang mudah tetapi, bukan berarti pula tidak mungkin untuk dilakukan. Dengan teknik, pengolahan, serta pengetahuan terhadap bahan yang tepat sebuah hidangan baru yang merupakan pencampuran dari dua hal yang berbeda. Tidak melulu soal rasa, pencampuran juga terkadang memberikan sentuhan pada penampilan maupun ukuran. Hal tersebutlah yang ingin diusung pada Fun Kitchen Festival yang mengangkat tema “Trend Modern and Traditional Food & Beverages 2018” acara yang diselenggarakan pada 13-18 Maret 2018 lalu di Atrium Tengah Mall Taman Anggrek ini berlangsung sangat meriah dengan dihadiri peserta  dari segala latar belakang. ...