Citarasa Nusantara dalam MI INSTAN





Munculnya berbagai jenis rasa mi instan tersebut, tidak terlepas dari keberhasilan industri pangan dalam menerjemahkan flavor-flavor khas masakan Nusantara. Karakter flavor dari masakan tersebut dipelajari dan kemudian diwujudkan dalam bentuk senyawa perisa, sehingga lebih mudah diaplikasikan dalam aneka produk pangan.

Dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 33 Tahun 2012 tentang Bahan Tambahan Pangan, disebutkan bahwa perisa (flavouring) adalah bahan tambahan pangan berupa preparat konsentrat dengan atau tanpa ajudan perisa (flavouring adjunct) yang digunakan untuk memberi flavor dengan pengecualian rasa asin, manis dan asam. Jadi penggunaan perisa di dalam produk pangan memang diijinkan, sesuai dengan persyaratan yang ditentukan.

Dalam peraturan tersebut dijelaskan, bahwa terdapat tiga jenis perisa yang digunakan dalam produk pangan, yakni perisa alami; perisa identik alami; dan perisa artifisial. Sedangkan pembuatannya bisa melalui beberapa proses, seperti menggunakan bahan baku aromatik alami, preparat perisa, perisa asap, atau perisa hasil proses panas. Satu jenis perisa bisa berasal dari satu atau lebih dari proses tersebut.

Oleh K-09
Selengkapnya artikel ini dapat dibaca di majalah Kulinologi edisi Agustus 2015, yang dapat diunduh di http://www.kulinologi.co.id/

Artikel Lainnya

  • Okt 06, 2018

    Tren Specialty Tea Indonesia

    Specialty tea merupakan teh berkualitas tinggi yang dibuat dari pucuk muda tanaman teh....

  • Okt 06, 2018

    Menu Engineering dalam Bisnis Waralaba

    Menjalankan waralaba tentu diperlukan beberapa aspek yang menyertai....

  • Okt 04, 2018

    Konsep Baru Industri Horeka Indonesia

    Perkembangan industri jasa boga saat ini semakin intensif di Indonesia....

  • Okt 01, 2018

    Pameran Bisnis Waralaba & Kafe Terbesar di tahun 2018

    Gaya hidup masyarakat Indonesia saat ini dan pertumbuhan ekonomi kelas menengah mendorong kinerja industri pengolahan kopi di dalam negeri hingga mengalami peningkatan yang signifikan. Kopi Indonesia banyak digemari dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. Salah satu cara modern untuk menikmati kopi adalah dengan datang ke kafe. Pertumbuhan konsumsi produk kopi olahan di dalam negeri meningkat rata-rata lebih dari 7% pertahun. Melihat hal tersebut, tidak mengherankan apabila perkembangan bisnis kafe di Indonesia begitu menjanjikan. Kafe kini bukan hanya sebagai tempat untuk menikmati kopi namun telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. ...

  • Sep 22, 2018

    Sehat Tidak Selalu Tidak Enak

    Paradigma terhadap makanan yang menyehatkan masih erat dengan rasa yang tidak enak dan tidak menarik untuk dikonsumsi. Guna mendobrak paradigma tersebut, diperlukan usaha dari para pelaku kepentingan seperti praktisi kesehatan, pelaku kuliner, dan juga konsumen sebagai target utama mengubah paradigma tersebut. ...