Kreatif dan Inovatif dalam Membuat Kue Kering Lebaran





Suasana Lebaran identik dengan sajian kue-kue kering yang khas dan lezat. Tidak ada informasi yang jelas sejak kapan kue-kue kering ini disajikan pada saat lebaran. Kue-kue kering yang sering disajikan pada saat lebaran sebenarnya merupakan kue-kue warisan kebudayaan Belanda. Kastengel dan nastar adalah dua jenis kue kering klasik yang selalu ada dalam sajian lebaran dan selalu menjadi favorit dan dicari banyak orang. Rasanya yang gurih dan lezat menambah kemeriahan saat merayakan lebaran.

Kastengel dan nastar bukanlah satu-satunya jenis kue kering yang disajikan pada saat lebaran. Sampai saat ini ada ratusan jenis kue kering lebaran mulai dari jenis tradisional, klasik sampai modern yang disajikan pada saat lebaran. Bahkan kastengel dan nastar pun sudah mengalami berbagai macam modifikasi sehingga menjadi berbeda dari aslinya. Saya masih ingat ketika membantu ibu saya membuat kastengel dan nastar untuk sajian lebaran sekitar tigapuluh sampai tigapuluh lima tahun yang lalu dimana bentuk kue nastar masih berbentuk lonjong seperti daun lengkap dengan ukiran tulang daunnya dan berukuran agak besar. Namun, semakin lama bentuk dan ukurannya mengalami perubahan menjadi bentuk yang lebih sederhana (bulat) dan berukuran lebih kecil yang mengikuti tren pasar.

Setiap tahun selalu ada inovasi-inovasi baru dalam sajian kue kering lebaran. Begitu banyak buku-buku resep makanan dan media cetak lainnya yang menuliskan berbagai jenis resep kue kering lebaran mulai dari jenis yang klasik sampai ke jenis yang terbaru. Tak ketinggalan juga media visual banyak menampilkan demo-demo pembuatan kue kering lebaran yang beraneka jenis. Perusahaan-perusahaan pemasok bahan kue juga banyak menyediakan premix bahan baku untuk pembuatan kue kering lebaran yang beraneka jenis sehingga memudahkan dalam proses pembuatannya.

Oleh Arief T Nur Gomo
Selengkapnya artikel ini dapat dibaca di majalah Kulinologi edisi Juli 2015, yang dapat diunduh di http://www.kulinologi.co.id/

Artikel Lainnya

  • Feb 15, 2019

    Dangke: Produk Keju dengan Kearifan Lokal

    Dangke merupakan produk keju tradisional dari susu kerbau khas Sulawesi Selatan dan telah diproduksi sejak tahun 1905. Dangke banyak diproduksi di daerah Enrekang, Curio, Baraka, Anggeraja dan Alla. Menurut cerita, nama Dangke berasal dari bahasa Belanda, “dank u well” yang berarti terimaksih banyak. Saat itu seorang peternak kerbau memberikan olahan fermentasi susu kepada orang Belanda yang sedang melintas dan orang Belanda tersebut mengucapkan “dank je” yaitu ucapan singkat dari “dank u well”. Sejak saat itulah susu fermentasi kerbau ini disebut dangke. Dangke memiliki tekstur yang elastis, berwarna putih, dan memiliki rasa mirip dengan keju pada umumnya. ...

  • Feb 14, 2019

    Costing Menu Summer Fresh

    Summer Fresh merupakan smoothies buah mangga, pisang, dan peach yang dihaluskan dengan tambahan susu dan yogurt. Teksturnya agak kental mengandung butiran halus es buah beku yang dingin, sangat pas disajikan saat siang atau udara panas. Kaya akan vitamin C, kalium, kalsium, dan zat gizi lainnya yang bermanfaat bagi kesehatan. Penambahan yogurt selain memberi rasa asam segar juga memberikan manfaat bagi kesehatan percernaan karena mengandung probiotik. Bahan smothies ini antara lain mangga, peach, pisang, susu segar, dan yogurt. Kandungan gizi per porsinya antara lain; energi 251 kkal, protein 7,6 gram, lemak 8,2 gram, dan karbohidrat 39,8 gram. Berikut adalah costing dari Summer Fresh: ...

  • Feb 13, 2019

    Jus Martabe Khas Sumatra Utara

    Jus martabe merupakan minuman dari Sumatera Utara yang tergolong unik dan jarang dijumpai pada daerah lain. Keunikannya terletak pada bahan dasar yang digunakan yakni terong Belanda dan markisa. Martabe sendiri merupakan singkatan dari Markisa-Terong-Belanda. Jus ini tinggi serat pangan dan pektin, gula buah fruktosa, vitamin C, vitamin E, asam folat, kalium, dan magnesium. Mengonsumsi jus  martabe dapat memperbaiki kekebalan tubuh, meningkatkan kesehatan tulang, mengefektifkan sistem pembersihan racun dalam tubuh, memacu peremajaan sel, menggiatkan fungsi hati dan ginjal, serta mengatasi radang saluran kencing.   ...

  • Feb 12, 2019

    Audit untuk Menjaga Keamanan Pangan Restoran

    Salah satu usaha yang mengombinasikan antara produk dan jasa adalah restoran. Dalam menyajikan menu di restoran perlu adanya proses yang memastikan bahwa prosedur yang telah dibuat sesuai dengan praktiknya. Oleh karena itu, audit sangat dibutuhkan bagi restoran. Tujuan dari proses audit adalah sebagai proses verifikasi untuk memastikan bahwa Sistem Manajemen Keamanan yang dibentuk oleh restoran benar-benar diimplementasikan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Selain itu, audit juga dilakukan sebagai evaluasi untuk memastikan apakah sistem tersebut masih dapat menjaga produk pangan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dan untuk kebutuhan sertifikasi atau validasi pengesahan terhadap sistem untuk kebutuhan branding produk maupun persyaratan akan suatu bentuk status komersial.   ...

  • Feb 11, 2019

    Kecukupan Gizi Konsumen Vegetarian

    Konsumen vegetarian biasanya menghindari beberapa makanan khusunya yang menjadi sumber protein hewani. Oleh karena itu, asupan gizi seperti protein yang biasa didapat dari sumber hewani harus digantikan dari sumber lain. Menurut Prof. Ali, masalah terbesar utama yang sangat sering dialami para vegetarian adalah kekurangan asupan protein yang berkualitas dan kekurangan zat besi (Fe). Mereka bisa saja mendapatkan asupan protein dari pangan nabati. Namun, kebanyakan sumber protein dari pangan nabati tidak memiliki nilai biologis yang cukup, sehingga memerlukan proses yang lebih lama agar bisa diserap dengan baik oleh tubuh.   ...