TIDAK SEMUA SUSU CAIR SAMA





Susu cair, selain dikonsumsi langsung, juga banyak digunakan sebagai bahan baku dalam industri jasa boga, seperti untuk pembuatan yoghurt, pendamping breakfast cereal, pengganti santan, dan lainnya. Di pasaran terdapat berbagai jenis susu cair. Oleh sebab itu, industri perlu membaca label untuk memilih produk susu yang sesuai dengan kebutuhan.

Dalam Kategori Pangan yang dikeluarkan oleh Badan POM RI (2006), sebagian besar susu tergolong dalam Kategori Pangan 0.1. Terdapat beberapa definisi yang tercantum seputar susu cair. Berikut adalah beberapa diantaranya:

Susu
Definisi : cairan dari ambing sapi, kerbau, kuda, kambing, domba, dan hewan ternak penghasil susu lainnya baik segar maupun yang dipanaskan melalui proses pasteurisasi, Ultra High Temperature (UHT) atau sterilisasi.

SUSU SEGAR
Definisi : cairan dari ambing sapi, kerbau, kuda, kambing, domba, dan hewan ternak penghasil susu lainnya yang sehat yang diperoleh dengan cara pemerahan yang benar dan bebas kolustrum, yang kandungan alaminya tidak dikurangi atau ditambah sesuatu apapun, belum dapat perlakuan apapun kecuali pendinginan.
Karakteristik dasar :
1. Kadar lemak susu tidak kurang dari 3%;
2. Total padatan bukan-lemak tidak kurang dari 8%;

SUSU PASTEURISASI
Definisi : produk susu cair yang diperoleh dari susu segar atau susu rekonstitusi atau susu rekombinasi yang dipanaskan dengan metode High Temperature Short Time (HTST) atau metode Holding , dan dikemas segera dalam kemasan yang steril secara aseptis.
Karakteristik dasar:
1. Kadar lemak susu tidak kurang dari 3%;
2. Total padatan bukan-lemak tidak kurang dari 8%;
3. Uji reduktase: warna biru metilen tidak hilang dalam waktu kurang dari 5 jam.

SUSU UHT
(ULTRA HIGH TEMPERATURE) produk susu cair yang diperoleh dari susu segar atau susu rekonstitusi atau susu rekombinasi yang disterilkan pada suhu tidak kurang dari 135C selama 2 detik dan dikemas segera dalam kemasan yang steril secara aseptis.
Karakteristik dasar:
1. Kadar lemak susu tidak kurang dari 3%;
2. Total padatan bukan-lemak tidak kurang dari 8%.
3. Uji reduktase: warna biru metilen tidak hilang dalam waktu kurang dari 5 jam.

SUSU STERIL
Definisi : produk susu cair yang diperoleh dari susu segar atau susu rekonstitusi atau susu rekombinasi yang dipanaskan pada suhu tidak kurang dari 100C selama waktu yang cukup untuk mencapai keadaan steril komersial dan dikemas secara kedap (hermetis).
Karakteristik dasar:
1. Kadar lemak susu tidak kurang dari 3%;
2. Total padatan bukan-lemak tidak kurang dari 8%.
3. Uji reduktase: warna biru metilen tidak hilang dalam waktu kurang dari 5 jam.

SUSU TANPA LEMAK ATAU SUSU SKIM
Definisi : produk susu cair yang sebagian besar lemaknya telah dihilangkan, dan dipasteurisasi atau disterilisasi atau diproses secara UHT ( Ultra High Temperature ).
Karakteristik dasar:
1. Kadar lemak susu tidak lebih dari 1,25%;
2. Kadar protein tidak kurang dari 2,7%.

SUSU RENDAH LEMAK
Definisi : produk susu cair yang sebagian lemaknya telah dihilangkan.
Karakteristik dasar:
1. Kadar lemak susu tidak kurang dari 1,25% dan tidak lebih dari 3%.
2. Kadar protein tidak kurang dari 2,7%.

SUSU REKONSTITUSI
Definisi : produk susu cair yang diperoleh dari proses penambahan air pada susu bubuk berlemak ( full cream ) atau susu bubuk tanpa lemak (susu skim) atau susu bubuk rendah lemak, dan dipasteurisasi atau disterilisasi atau diproses secara UHT.
Karakteristik dasar:
1. Mengacu pada karakteristik dasar susu segar atau susu skim atau susu rendah lemak.

SUSU REKOMBINASI
Definisi : produk susu cair yang diperoleh dari campuran komponen susu (susu skim, krim) dan air atau susu, atau keduanya yang dipasteurisasi atau disterilisasi atau diproses secara UHT.
Karakteristik dasar:
1. Mengacu pada karakteristik dasar susu segar atau susu skim atau susu rendah lemak.

SUSU LEMAK NABATI /SUSU MINYAK NABATI (FILLED MILK)
Definisi : produk susu cair yang diperoleh dengan cara menggantikan sebagian atau seluruh lemak susu dengan minyak atau lemak nabati, atau campurannya dalam jumlah yang setara. Produk ini mempunyai komposisi umum, penampakan, dan penggunaan yang mirip dengan susu segar.
Karakteristik dasar:
1. Kadar lemak tidak kurang dari 3,25%;
2. Total padatan bukan-lemak tidak kurang dari 8,25%.

Berdasarkan definisi tersebut, terlihat bahwa susu ternyata memiliki banyak jenis. Oleh sebab itu, informasi di label menjadi sangat penting untuk menentukan suhu yang sesuai dengan kebutuhan kita. LF

Referensi
[BPOM]. Badan POM RI. 2006. Surat Keputusan Kepala Badan POM RI No. HK. 00.05.5252 tentang Kategori Pangan

Artikel Lainnya

  • Apr 23, 2019

    Ragam Keju populer dan Aplikasinya pada Produk Horekaba

    Keju merupakan salah satu bahan pangan favorit produk fermentasi susu. Dalam aplikasinya, keju bisa digunakan secara langsung, dijadikan toping untuk berbagai produk pangan maupun dicampur dengan makanan lain. Seiring dengan perkembangannya, semakin beragam pula produk keju dalam hotel, restoran, katering, bakeri (Horekaba) serta industri pangan lainnya yang menggunakan keju sebagai bahan bakunya. Berikut ragam keju yang digunakan dalam produk horekaba. ...

  • Apr 22, 2019

    Perbedaan Cream Cheese dan Cheese Spread

    Untuk penggemar sarapan roti, keju krim (cream cheese) dan keju olesan cream (cheese spread) menjadi satu pilihan untuk diamasukkan ke dalam lapisan lembarlembar roti. Kedua produk tersebut dapat dioles di atas roti sebagai isian bergizi tinggi, atau juga dapat disantap dengan mengoleskannya pada kue atau crackers. Bagi yang suka membuat kue, keju krim dan keju olesan dapat dipakai sebagai campuran adonan dalam cheese cake atau dekorasi krim di atas kue. Lalu apa yang membedakan kedua produk tersebut?   ...

  • Apr 18, 2019

    Tips Memilih Whipped Cream

    hipped cream merupakan krim yang timbul di bagian atas dari susu pada waktu didiamkan atau dipisahkan, sehingga whipped cream juga disebut sebagai ‘kepala susu’.Kegagalan dalam pengolahan whipped cream biasanya ada pada suhu, pengocokan, dan perbandingan air (khusus untuk bubuk whipped cream). “Penggunaan air es dalam pengocokkan bubuk whipped cream sangat penting, karena air es tersebut membantu whipped cream mengembang secara maksimal.  ...

  • Apr 16, 2019

    Bahan-bahan yang mempengaruhi tekstur es krim

    Es krim dibuat dengan cara membekukan campuran susu, lemak hewani atau nabati, gula, dengan atau tanpa penambahan ingridien lain yang diizinkan. Bentuk dan ukuran masing-masing bahan penyusun es krim tersebut sangat menentukan kualitas es krim, terutama tekstur. Tekstur yang diinginkan pada es krim adalah lembut, creaminess (seperti kondisi kaya akan lemak) dan homogen. Sedangkan body yang diinginkan adalah firm dengan substansi padatan yang bersatu dalam bentuk buih/busa. Ketahanan es krim untuk tidak mudah meleleh juga menentukan apresiasi konsumen.   ...

  • Apr 15, 2019

    Costing Menu Honey Blended

    Honey Blended  adalah smoothie yang berbahan dasar raspberry, yoghurt, dan madu. Raspberry merupakan jenis buah yang banyak menyumbangkan manfaat untuk tubuh karena mengandung vitamin C dan magnesium yang cukup tinggi. Dipadukan dengan yogurt maka semakin melengkapi menfaat dari buah ini. ...