JENIS COOKIES INI DIBEDAKAN DARI PROSES PENYELESAIAN ADONAN!





Drop Cookies

Merupakan jenis cookies yang paling mudah dibuat karena tidak membutuhkan konsentrasi ekstra untuk membentuknya. Cukup dibentuk dengan cara disendoki, bisa menggunakan sendok makan atau dua buah sendok teh. Rata-rata bentuk drop cookies hanya berupa bulatan-bulatan pipih. Meski sederhana dalam bentuk, namun cita rasa kue bisa dibuat beragam. Anda bebas memasukkan ’bahan tambahan’, seperti kacang-kacangan, aneka cokelat, hingga buah-buahan segar maupun kering. Untuk mempercantik tampilan cookies, bisa juga diberi lapisan gula icing warna-warni, cokelat leleh, atau potongan manisan buah ceri merah.

 

Pressed Cookies

Kue kering yang ’disemprit’ atau dikenal juga sebagai kue semprit. Adonan dimasukkan ke dalam cetakan berbentuk menyerupai pipa, lalu dicetak dengan cara ditekan di atas loyang datar bersemir margarin. Adonan bisa juga dimasukkan ke dalam kantong semprot, di bagian ujungnya diberi spuit polos atau bentuk bunga. Saat dipanggang, adonan akan melebar dan membentuk cookies yang tipis dan renyah.

 

Refrigerated cookies

Resep kue kering yang adonannya disimpan dalam lemari es dulu sebelum dibentuk. Tujuannya, untuk mengistirahatkan adonan. Hal ini memberi kesempatan pada adonan untuk memadat. Dengan padatnya adonan, cookies menjadi tidak mudah pecah setelah dipanggang. Bentuk cookies ini bisa bervariasi, berupa lingkaran, segiempat, segitiga atau persegi panjang. Bisa juga dibuat dengan variasi warna seperti papan catur atau pelangi.

 

Bar Cookies

Adonan dicetak dalam loyang datar dengan dinding yang rendah. Loyang terlebih dahulu disemir margarin secara tipis dan rata. Pertama-tama, adonan diratakan dan ditekan-tekan hingga padat. Adonan dipanggang sejenak dalam oven, dipotong-potong berbentuk bar (persegi panjang) lalu dipanggang kembali hingga matang.

 

Molded Cookies

Adonan dibentuk dengan menggunakan tangan, tanpa bantuan cetakan. Penyelesaian kue ini membutuhkan ketelatenan ekstra, agar cookies mempunyai bentuk dan ukuran yang seragam.

 

Cut Out Cookies

Adonan dibentuk menggunakan cookies cutter. Banyaknya bentuk cookies cutter menghasilkan bentuk kue yang beragam jenis. Adonan digiling dengan ketebalan 1⁄2 cm lalu dipotong dengan cookies cutter. Cookies yang dihasilkan dengan bentuk sesuai selera. Mel

Artikel Lainnya

  • Jun 24, 2019

    Lemak yang Digunakan dalam Produk Bakeri

    Produk baking meliputi rerotian, cake, biskuit, cookies, cracker, kue kering, pastry, pie, mufin, dan lainnya yang merupakan aplikasi bahan tepung-tepungan yang dipanggang dalam oven. Lemak sebagai bahan utama dalam pembuatan produk baking berperan dalam menambah citarasa, aroma, kelembapan, nilai gizi, pembentuk tekstur (melembutkan), dan menjaga kualitas selama penyimpanan. ...

  • Jun 21, 2019

    Menghambat Oksidasi Minyak

    Reaksi oksidasi terjadi ketika minyak goreng terpapar dengan udara. Untuk menghambat reaksi ini, biasanya industri minyak goreng menambahkan antioksidan, yakni suatu senyawa yang dapat menangkap radikal bebas. Komponen radikal bebas terbentuk selama reaksi terjadi dan memicu terjadinya berbagai kerusakan. ...

  • Jun 20, 2019

    Mengenal Teknik Memasak Shallow Frying

    Shallow frying merupakan teknik menggoreng dengan sedikit lemak atau minyak dengan menggunakan wajan datar. Shallow frying merupakan teknik memasak cepat, dan biasanya digunakan untuk bahan yang berkuran kecil dan memiliki tekstur lunak seperti telur dan ikan. Namun perlu diperhatikan, minyak yang digunakan harus dipastikan sudah benar-benar panas. Jika minyak yang digunakan belum cukup panas, maka pangan yang dihasilkan akan menyerap minyak. ...

  • Jun 19, 2019

    Risiko Konsumsi Lemak Jenuh untuk Kesehatan

    Lemak jenuh ada yang bersumber dari hewan (seperti gajih, lemak dalam daging, dan lainnya) dan ada yang bersumber dari pangan nabati (seperti minyak kelapa). Dalam kaitannya dengan penyakit jantung, maka lemak jenuh yang berasal dari hewan dinyatakan lebih berbahaya. ...

  • Jun 18, 2019

    3 Reaksi Kimia Penyebab Kerusakan Minyak Goreng

    Salah satu cara menjaga mutu produk goreng adalah dengan mengendalikan kualitas minyak goreng yang digunakan sebaik mungkin. Oleh sebab itu, terdapat beberapa faktor yang perlu diketahui oleh industri jasa boga terkait penggunaan minyak goreng. Penyebab utama kerusakan minyak goreng adalah reaksi kimia. Terdapat tiga reaksi kimia yang sering terjadi pada minyak goreng, yakni: ...