TEKNIK MEMBUAT ADONAN COOKIES





Meski bahan pembuatnya sama-sama dari lemak, tepung terigu, gula, dan telur. Namun, teknik ini yang membuat tekstur cookies berbeda!

Creaming Method

Teknik yang paling sering digunakan dalam membuat cookies. Pada cara ini, lemak (mentega bersuhu ruang) dan gula dikocok bersama terlebih dahulu sebelum dicampur dengan bahan lain. Ciri Khas: Tekstur cookies lembut dan renyah.

Contoh: Butter cookies, kue cokelat keping, kue havermut kismis, putri salju.

The Melted Method

Pada teknik ini, lemak dilelehkan terlebih dulu, lalu dicampur dengan gula, sirop gula, atau corn syrup. Bahan kering kemudian dimasukkan ke dalam campuran lemak-gula sambil diaduk dengan spatula.

Ciri Khas: Tekstur kue berongga, renyah, dan tipis.

Contoh: Florentines.

Rub in Method

Lemak dalam kondisi dingin dipotong dadu, lalu dicampur dengan bahan kering sambil digosok perlahan dengan kedua tangan hingga terbentuk adonan berpasir.

Ciri Khas: Tekstur kue cenderung berpasir dan ngeprul.

Contoh: Nastar, kulit pai.

The Whisked Method

Putih telur dikocok dengan gula hingga kaku, lalu bahan-bahan kering dimasukkan secara perlahan.

Ciri Khas: Tekstur sangat lembut, rapuh, dan lumer di mulut.

Contoh: Macaroons dan meringue.

The All in One Method

Cara paling mudah membuat cookies. Semua bahan dicampur menjadi satu dan diaduk dengan bantuan food processor atau mixer.

Ciri Khas: Tekstur cookies cenderung keras.

Artikel Lainnya

  • Okt 06, 2018

    Tren Specialty Tea Indonesia

    Specialty tea merupakan teh berkualitas tinggi yang dibuat dari pucuk muda tanaman teh....

  • Okt 06, 2018

    Menu Engineering dalam Bisnis Waralaba

    Menjalankan waralaba tentu diperlukan beberapa aspek yang menyertai....

  • Okt 04, 2018

    Konsep Baru Industri Horeka Indonesia

    Perkembangan industri jasa boga saat ini semakin intensif di Indonesia....

  • Okt 01, 2018

    Pameran Bisnis Waralaba & Kafe Terbesar di tahun 2018

    Gaya hidup masyarakat Indonesia saat ini dan pertumbuhan ekonomi kelas menengah mendorong kinerja industri pengolahan kopi di dalam negeri hingga mengalami peningkatan yang signifikan. Kopi Indonesia banyak digemari dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. Salah satu cara modern untuk menikmati kopi adalah dengan datang ke kafe. Pertumbuhan konsumsi produk kopi olahan di dalam negeri meningkat rata-rata lebih dari 7% pertahun. Melihat hal tersebut, tidak mengherankan apabila perkembangan bisnis kafe di Indonesia begitu menjanjikan. Kafe kini bukan hanya sebagai tempat untuk menikmati kopi namun telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. ...

  • Sep 22, 2018

    Sehat Tidak Selalu Tidak Enak

    Paradigma terhadap makanan yang menyehatkan masih erat dengan rasa yang tidak enak dan tidak menarik untuk dikonsumsi. Guna mendobrak paradigma tersebut, diperlukan usaha dari para pelaku kepentingan seperti praktisi kesehatan, pelaku kuliner, dan juga konsumen sebagai target utama mengubah paradigma tersebut. ...