The Belly of Durian





Bagaimana jadinya daging sapi diberi saus durian? Mungkin ketika pertama kali anda membacanya sedikit mengernyitkan dahi, namun di Hongkong ada sebuah restoran yang menjadikan menu ini menjadi menu utama. Bedanya, daging yang dipakai adalah daging babi. Secara khusus, Chef Edwin Lau mendemokan resep dari The Belly of Durian yang telah ia ubah sedikit resepnya pada acara My Taste of Hongkong di The Cook Shop, Jakarta. Senin (15/9).

Tantangan ini diterimanya ketika mengisi sebuah program  mengenai Hongkong di sebuah channel tv cable. Pada kesempatan tersebut Chef Edwin Lau sebagai chef perwakilan dari Indonesia diajak untuk berkeliling dan mengenal budaya serta tradisi masyarakat Hongkong sesungguhnya. Kemudian mencicipi hidangan asli Hongkong, serta memasak dengan ide baru yang didapat dari hasil mencicipi hidangan Hongkong tersebut. “Ketika itu, saya dituntut untuk membuat hidangan halal. Dan saya juga kan seorang chef healthy food sehingga saya berusaha menggunakan bahan yang tidak terlalu berlemak dan tinggi karbohidrat,” kata Chef Edwin Lau.

Daging yang diambil pun berupa beef belly sedikit lemak dan teksturnya pun baik. Bahan-bahan lain yang digunakan adalah daging durian yang kemudian dibuat menjadi custard, bumbu ngohiong (China Five Spices), teng-teng, bubuk cabai dan almond yang berguna untuk menetralkan minyak yang ada pada lidah ketika mengunyah hidangan tersebut. “Saya berusaha membuat hidangan ini dapat diterima di lidah Indonesia,” tutur Chef Edwin Lau. Hasilnya? Cukup lezat, nilai 8 dari 10 poin. K-17 

Artikel Lainnya

  • Sep 22, 2018

    Sehat Tidak Selalu Tidak Enak

    Paradigma terhadap makanan yang menyehatkan masih erat dengan rasa yang tidak enak dan tidak menarik untuk dikonsumsi. Guna mendobrak paradigma tersebut, diperlukan usaha dari para pelaku kepentingan seperti praktisi kesehatan, pelaku kuliner, dan juga konsumen sebagai target utama mengubah paradigma tersebut. ...

  • Sep 20, 2018

    Keamanan Pengemas Jajanan dan Makanan Cepat Saji

    Penggunaan kemasan adalah salah satu upaya untuk mencegah terjadinya cemaran pada produk olahan pangan. Selain berfungsi sebagai pelindung, kemasan juga berperan sebagai media untuk promosi. Kemasan dapat mempengaruhi berbagai aspek pada pangan seperti nilai jual, estetika, dan keamanan pangan. Makin kompleks suatu kemasan, maka nilai tambah produk pangan juga akan dapat meningkat. Konsumen cenderung memilih kemasan yang menarik dan mampu menunjukkan mutu produk pangan. ...

  • Sep 17, 2018

    Apa itu Gaya Hidup Ketofastosis?

    Diet ketogenik merupakan salah satu tren diet yang cukup populer di Indonesia. Prinsip diet ini ada pada pengaturan pola makanan harian untuk mencapai kondisi ketosis. Diet ini dipandang efektif untuk penurunan berat badan. Saat ini, diet ketogenik dikombinasikan dengan puasa pada kondisi ketosis dengan tujuan mempertahankan metabolisme lemak yang optimal sehingga disebut dengan ketofastosis....

  • Sep 14, 2018

    Kemeriahan Lomba Cipta Menu Berbahan Lokal

    Crafting Special Recipe (CRISPY) Competition merupakan lomba cipta menu dan masak dengan menggunakan bahan pangan lokal. CRISPY tahun 2018 mengangkat tema “Kreasi olahan cemilan sehat untuk keluarga : one bite size” dan menggunakan buah sukun sebagai bahan dasar utama.  Acara yang berlangsung pada 9 September 2018 lalu di Kampus IPB Dramaga tersebut diikuti oleh 24 tim peserta dari masyarakat umum dan berbagai instansi, di antaranya adalah Stikes Mitra Keluarga, UPN Jakarta, Poltekkes Jakarta II, UHAMKA, Bhi, Poltekkes Kemenkes Bandung, Universitas Negeri Jakarta, STP Bogor, Akpar Pertiwi, Universitas Djuanda, Universitas Ibnu Khaldun, Bina Sarana Informatika, Sekolah Vokasi IPB, dan IPB. ...

  • Ags 30, 2018

    Efektifitas Rantai Pasok untuk Peningkatan Kualitas Susu Segar

    Susu merupakan salah satu produk industri peternakan yang potensial di Indonesia. Sebagian besar (98%) susu di Indonesia diproduksi di Pulau Jawa yang berasal dari peternakan rakyat. Terdapat tiga permasalahan utama terkait produksi susu di Indonesia yaitu kurangnya pengetahuan peternak tentang penanganan susu, lahan peternakan dan skala kepemilikan, serta persoalan regenerasi....