Kali Ketiga Ina Culinary Digelar





Dalam rangka memperkenalkan kekayaan kuliner asli Indonesia kepada masyarakat Indonesia dan kepada dunia internasional, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI bersama Badan Promosi Pariwisata Indonesia (BPPI) menyelenggarakan Ina Culinary 2014 yang merupakan pameran kuliner tradisional yang berasal dari kota-kota di Indonesia.

 

 

Masakan dan kuliner selama ini banyak mengacu pada budaya barat, sementara kuliner tradisional Indonesia yang sangat beraneka ragam kurang diberikan perhatian. Padahal Indonesia memiliki kuliner yang kaya dan beragaram yang merupakan warisan dari leluhur bangsa. “Tujuan dari event ini diselenggarakan adalah memperkenalkan kekayaan kuliner asli Indonesia kepada masyarakat lokal maupun mancanegara. Kegiatan ini pun merupakan ajang kampanye untuk mengapresiasikan masakan Indonesia,” tutur SB. Wiryanti Sukamdani, Ketua Badan Promosi Pariwisata Indonesia. Seperti yang sudah diketahui, kuliner Indonesia yang tersebar dari Sabang sampai Merauke tidak hanya sebuah hidangan saja, namun di balik hidangan tersebut terdapat budaya dan tradisi masyarakat dari setiap daerah. Hal ini sangat memperkaya dan berpotensi dalam produk wisata di Indonesia.

 

Terdapat beberapa kegiatan yang berlangsung dalam acara yang sukses digelar pada tanggal 11 – 15 Juni 2014 di kawasan Senayan ini, diantaranya music kitchen, junior chef competion, food demontration, food photography workshop, culture performance, dan stand up comedy. Kegiatan ini diikuti oleh 127 booth yang terdiri dari pengusaha kuliner Indonesia, industri makanan IKM dan UKM, industri hotel, rumah makan serta katering. Kiki

Artikel Lainnya

  • Mar 21, 2019

    Tepat Menyimpan Produk Bakeri

    Teknik pendinginan merupakan metode yang sering digunakan untuk memperpanjang umur simpan produk pangan. Prinsipnya sangat sederhana, yakni menghambat pertumbuhan mikroba. Aplikasi penurunan suhu ini sangat luas digunakan dalam berbagai produk pangan, termasuk produk bakeri seperti kue,roti, patiseri, dan lainnya.   ...

  • Mar 20, 2019

    Diet Keto dari Sisi Gizi dan Kesehatan

    Diet keto memang dianggap efektif menurunkan berat badan (Campos, 2017). Dari segi gizi, diet keto menekankan pola asupan tinggi lemak, tapi rendah karbohidrat. Diet ini mengandalkan lemak serta protein hewani sebagai sumber energi utama dalam tubuh. Asupan karbohidrat yang berkurang drastis ini akan menyebabkan tubuh kekurangan karbohidrat dan gula, proses inilah yang disebut dengan ketosis. ...

  • Mar 19, 2019

    Upaya Menghindari Foodborne Diseases

    Sebagian besar foodborne patogen lebih menyukai lingkungan yang hangat, walaupun bisa tumbuh dalam kisaran suhu yang luas. Suhu di atas 40C dan di bawah 600C sering diacu sebagai zona berbahaya, karena bakteri patogen seperti E. Coli, Salmonella dan Listeria monocytogenes dapat berkembang biak pada suhu tersebut, sehingga menyebabkan penyakit. Menyimpan produk pangan pada suhu refrigerasi yang tepat pada suhu di bawah 40C dan memanaskan pada suhu diatas 600C, adalah usaha yang direkomendasikan agar terhidar dari foodborne disease. Oleh karena itu, penanganan pangan dari mulai bahan baku hingga distribusi harus memenuhi pedoman penanganan yang tepat, seperti: ...

  • Mar 18, 2019

    Alternatif Pola Hidup Sehat dengan Diet Ketogenik

    Diet ketogenik adalah pola konsumsi dengan tinggi lemak, cukup protein, dan rendah karbohidrat yang akan menyediakan cukup protein untuk pertumbuhan tetapi kurang karbohidrat untuk kebutuhan metabolisme tubuh. Dengan demikian, tubuh akan menggunakan lemak sebagai sumber energi, yang pada prosesnya akan menghasilkan senyawa keton. Komposisi ketogenik menyaratkan porsi lemak tinggi (75-80%), porsi protein sedang (15% – 20%), dan porsi karbohidrat rendah (5% – 10%). ...

  • Mar 15, 2019

    Menu sebagai Alat Penjual

    Menu dalam bisnis pangan di industri hotel, restoran, katering, dan bakeri (horekaba) merupakan sarana pemasaran yang penting. Menu dapat digunakan sebagai gambaran dari produk yang ditawarkan. Perencanaan menu dibuat dengan menyusun daftar secara spesifik , yaitu menentukan makanan tersebut dibuat untuk satu periode makan (sarapan, makan siang, dan makan malam) atau untuk sehari penuh termasuk snack.   ...