Festival Pangan Berbahan Bekatul dan Jamur





Bertempat di Universitas Atmajaya pada Senin (28/4) lalu mahasiswa Fakultas Teknobiologi Unika Atma Jaya menggelar acara festival pangan dan pesta cendawan. Festival pangan yang rutin diadakan setiap tahunnya, kali ini mengusung tema Food for Healthy Lifestyle. Produk yang ditampilkan merupakan produk yang dibuat dengan bahan dasar bekatul dan jamur. Pemanfaatan bekatul dijadikan berbagai penganan ini mampu menaikkan nilai jual dari bekatul tersebut. Pada mulanya bekatul hanya dikenal sebagai produk sampingan penggilingan beras dan gandum yang biasanya dimanfaatkan untuk pakan ternak tapi setelah diketahui manfaatnya bekatul mulai diolah menjadi hidangan yang enak. Selain pengembangan produk, festival ini juga menampilkan pemanfaatan teknologi pemanasan dan penggunaan asam organik untuk menstabilkan bekatul yang rentan terhadap ketengikan.

Selain bekatul, jamur juga menjadi bahan dasar dari pengembangan produk inovatif ini. Jenis jamur yang dikreasikan dalam acara ini adalah jamur kancing, jamur kuping, jamur merang dan jamur tiram. Setiap kelompok membuat kreasi produk yang berbahan dasar minimal 50% satu jenis jamur. Peserta dari acara ini adalah mahasiswa semester 4 Fakultas Teknobiologi. Peserta pun terdiri dari 8 kelompok yang terbagi menjadi kelompok lebaran, paskah, thanksgiving, valentine, kemerdekaan RI, imlek, natal dan halloween. Berbagai produk yang terbuat dari bekatul dan jamur pun ditampilkan para mahasiswa untuk dicicipi, diantaranya bakso yang terbuat dari bekatul, roti gambang bekatul, minuman teh fermentasi yang dicampur dengan minyak bekatul, nasi liwet jamur, kastengel jamur, steak jamur dan sebagainya. K-15

Artikel Lainnya

  • Jun 24, 2019

    Lemak yang Digunakan dalam Produk Bakeri

    Produk baking meliputi rerotian, cake, biskuit, cookies, cracker, kue kering, pastry, pie, mufin, dan lainnya yang merupakan aplikasi bahan tepung-tepungan yang dipanggang dalam oven. Lemak sebagai bahan utama dalam pembuatan produk baking berperan dalam menambah citarasa, aroma, kelembapan, nilai gizi, pembentuk tekstur (melembutkan), dan menjaga kualitas selama penyimpanan. ...

  • Jun 21, 2019

    Menghambat Oksidasi Minyak

    Reaksi oksidasi terjadi ketika minyak goreng terpapar dengan udara. Untuk menghambat reaksi ini, biasanya industri minyak goreng menambahkan antioksidan, yakni suatu senyawa yang dapat menangkap radikal bebas. Komponen radikal bebas terbentuk selama reaksi terjadi dan memicu terjadinya berbagai kerusakan. ...

  • Jun 20, 2019

    Mengenal Teknik Memasak Shallow Frying

    Shallow frying merupakan teknik menggoreng dengan sedikit lemak atau minyak dengan menggunakan wajan datar. Shallow frying merupakan teknik memasak cepat, dan biasanya digunakan untuk bahan yang berkuran kecil dan memiliki tekstur lunak seperti telur dan ikan. Namun perlu diperhatikan, minyak yang digunakan harus dipastikan sudah benar-benar panas. Jika minyak yang digunakan belum cukup panas, maka pangan yang dihasilkan akan menyerap minyak. ...

  • Jun 19, 2019

    Risiko Konsumsi Lemak Jenuh untuk Kesehatan

    Lemak jenuh ada yang bersumber dari hewan (seperti gajih, lemak dalam daging, dan lainnya) dan ada yang bersumber dari pangan nabati (seperti minyak kelapa). Dalam kaitannya dengan penyakit jantung, maka lemak jenuh yang berasal dari hewan dinyatakan lebih berbahaya. ...

  • Jun 18, 2019

    3 Reaksi Kimia Penyebab Kerusakan Minyak Goreng

    Salah satu cara menjaga mutu produk goreng adalah dengan mengendalikan kualitas minyak goreng yang digunakan sebaik mungkin. Oleh sebab itu, terdapat beberapa faktor yang perlu diketahui oleh industri jasa boga terkait penggunaan minyak goreng. Penyebab utama kerusakan minyak goreng adalah reaksi kimia. Terdapat tiga reaksi kimia yang sering terjadi pada minyak goreng, yakni: ...