Memacu Kreatifitas Seni Anak Muda





Banyaknya tantangan, menuntut kaum muda saat ini mampu membuktikan diri dengan terus menggali potensi dan mewujudkan minat yang sesuai dengan pilihannya. Dalam proses pengembangan diri ini, penting bagi kaum muda untuk berinteraksi, bertukar pikiran, ide dan saling memberikan dukungan positif. Lebih dari itu, interaksi juga penting untuk meredam individualisme, memperluas jaringan pertemanan sehingga dapat menciptakan peluang baru.

Mengacu pada data yang dikeluarkan oleh BPS pada tahun 2010, Daisy Indira Yasmine, S. Sos., M. Soc. Sci.  Sosiolog FISIP Universitas Indonesia mengatakan jumlah remaja Indonesia mencapai 63,4 juta jiwa atau sekitar 26,7 persen dari total jumlah penduduk Indonesia secara keseluruhan yang saat ini berjumlah 237,6 juta jiwa. "Besarnya presentase generasi muda ini dapat menginisiasi creative class yang akan melahirkan kreativitas serta inovasi-inovasi baru dan pada akhirnya mendorong kemajuan Indonesia," kata Daisy pada peluncuran Genji Shoppe di Jakarta pada 12 April lalu.

Itulah sebabnya, ia melihat generasi muda harus mampu menjadi diri sendiri dengan menggali potensinya kemudian secara tekun terus mengejar dan mewujudkan apa yang menjadi minat dalam hidupnya. Selain akan membentuk jati diri menjadi karakter yang berbeda dan memiliki nilai lebih dari individu lain, nantinya mereka dapat meraih kesejahteraan dan kebahagiaan untuk menghadapi tantangan kehidupan mereka di masa yang akan datang.

Memperhatikan fakta tersebut, Monde Biscuit Indonesia yang merupakan bagian dari Khongguan Group, menangkap peluang itu dengan mengadakan bulan kreasi seni bertema Genji Shoppe. Genji merupakan produk pastry produksi Monde Biskuit sejak lebih dari 40 tahun lalu.

Bulan kreasi tersebut dilakukan dengan berkolaborasi bersama lima seniman muda berbakat yang akan berbagi orisinalitas dan keunikan hasil karya seni visual untuk menginspirasi para generasi muda dalam mengejar dan mewujudkan minatnya. Lima seniman muda yang juga turut mengambil bagian saat mendekorasi Genji Pie tersebut yakni Rukmunal Hakim (illustrator), Lala Bohang (arsitek), Ykha Amlez (illustrator), Muhamad Taufiq (seniman), dan Monica Hapsari (illustrator).

Dengan adanya acara tersebut, “Harapan kami Genji Shoppe menjadi sebuah wadah yang tepat bagi generasi muda Indonesia untuk saling berbagi inspirasi, menjalin koneksi dan menciptakan peluang baru dalam mengejar dan mewujudkan minat dan kreativitas mereka,” tutup General Manager Monde Biskuit Indonesia Kelwin Darmono. K-08

 

Artikel Lainnya

  • Nov 05, 2018

    Pengenalan Sertifikasi Halal Untuk Produsen Pangan Skala UMKM

    Jaminan produk halal merupakan salah satu hal yang dipertimbangkan pada pola konsumsi pangan saat ini. Pergeseran tren ini menjadikan pemerintah berencana menerapkan kewajiban sertifikasi halal pada bulan Oktober 2019 mendatang.    Produk pangan yang diolah dari bahan halal sekalipun tetap harus memiliki sertifikasi halal agar dapat dipasarkan ke masyarakat. Implementasi kebijakan tersebut perlu menjadi perhatian karena kapasitas produksi pangan sangat beragam, mulai dari yang besar (industrial) hingga skala UMKM.    Penerapan sertifikasi halal bagi produsen pangan skala UMKM inilah yang perlu diperhatikan dan difasilitasi oleh pemerintah. “Masyarakat perlu dipahamkan tentang pentingnya jaminan produk halal beserta nilai tambah produk apabila memiliki sertifikasi halal.   Produsen UMKM banyak yang belum memperhatikan hal ini karena sertifikasi halal sampai sekarang masih bersifat sukarela,” jelas Desi Triyanti dari LPPOM MUI dalam acara Pengenalan Sertifikasi Halal Untuk UMKM sebagai rangkaian Indonesia Halal Expo (Indhex) 2018 yang diadakan pada 3 November 2018 di Smesco Convention Hall Jakarta.    Desi menekankan bahwa ada tiga hal yang harus ada untuk mempercepat proses sertifikasi halal bagi UMKM yaitu kejujuran dalam proses audit, kesadaran produsen untuk menggunakan bahan halal, dan adanya ketertelusuran komponen produk yang dihasilkan.    Partisipasi aktif para produsen pangan merupakan kunci penting keberhasilan sertifikasi. Selain dari pihak produsen, LPPOM MUI juga memfasilitasi pengajuan proses sertifikasi produk halal melalui aplikasi Cerol yang lebih efektif dan efisien. Fri-36 ...

  • Nov 03, 2018

    Jaminan Halal Ingredien Berbasis Protein

    Dalam industri pangan, obat-obatan, dan kosmetik, banyak digunakan ingredien yang diproduksi dari sumber protein hewani seperti gelatin, kolagen, dan kondroitin. Pada mulanya sebagian ingredien tersebut diproduksi dari sumber non-halal. Namun saat ini, tren konsumen khususnya pada umat muslim telah bergeser ke arah tuntutan jaminan produk halal sehingga diperlukan suatu perubahan yang menyeluruh terhadap sistem produksi ingredien tersebut.   ...

  • Nov 01, 2018

    Indonesia sebagai Pusat Produk Halal Dunia

    Indonesia tengah bersiap sebagai pusat produk halal dunia. Masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam membuat hal tersebut sangat potensial untuk dikembangkan. Untuk memperkenalkan langkah tersebut, diadakan Indonesia Halal Expo (INDHEX) 2018 yang menghadirkan berbagai macam acara seperti pameran, seminar, dan juga gelar wicara. ...

  • Okt 29, 2018

    Rempah-Rempah Indonesia Membumbui Dunia

    Kekayaan rempah-rempah Indonesia tanpa disadari membumbui pangan dunia. Sejarah menceritakan bahwa bangsa-bangsa Eropa dan Jepang menjajah nusantara salah satu tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan rempah-rempah Indonesia seperti lada dan pala. Hingga saat ini pun kuliner dan industri pangan tak akan lepas dari rempah-rempah sebagai penghasil flavor spesifik. Dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada,  Supriyadi mengatakan, "Inilah 4 primadona rempah Indonesia: cengkeh, pala, kayu manis, kemudian lada." Ada beberapa bagian tanaman Indonesia yang digunakan sebagai rempah-rempah diantaranya akar, umbi, daun, kulit batang, bunga, dan buah. Adapun pemanfaatan bumbu bisa dalam bentuk segar, kering, saus, dan oleorosin. Nur ...

  • Okt 23, 2018

    Indonesia Kaya akan Kopi Unggul

    Tidak seperti tanaman lainnya, kopi diambil dari tanaman kopi bukanlah diambil dari buah atau dagingnya seperti buah-buahan lainnya melainkan bijinya. Pada awalnya biji kopi tidaklah memiliki aroma yang khas dan menyegarkan. Pembentukan cita rasa dan aroma kopi terjadi saat proses penyangraian (roasting). Reaksi yang berperan pada proses tersebut adalah reaksi Maillard yang merupakan reaksi antara gula pereduksi dan asam amino yang terkandung pada biji kopi.    Hal itu disampaikan oleh Guru Besar Fakultas Ilmu dan Teknologi Pangan IPB Prof Dr C Hanny WIjaya dalam Seminar Guru dalam rangkaian kegiatan LCTIP XXVI oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Pangan IPB di Bogor pada 6 Oktober lalu. Faktor yang memengaruhi kualitas flavor kopi yakni faktor pemanenan, penyimpanan, dan penyangraian.    Kelebihan Indonesia adalah memiliki kopi unggulan dari berbagai macam daerah yang telah diakui oleh dunia. Namun sayangnya Indonesia masih belum bisa memanfaatkan kekayaan alam tersebut, terutama masih belum bisa memaksimalkan pengemasan kopi untuk dapat dikonsumsi dengan kualitas terbaik oleh penikmat kopi.   Jenis-jenis kopi yang beredar di pasaran saat ini antara lain yakni green coffee,  dried coffee cherry, roasted coffee, decaffeinated coffee, liquid coffee, dan instant coffee. Untuk dapat menikmati kopi yang ada, maka Hanny menyarankan untuk  minum air putih dahulu sebelum minum kopi, minumlah 2-3 cangkir sehari, penambahan gula dan krim mengurangi citarasa kopi, dan tidak dianjurkan untuk ibu hamil atau menyusui. Untuk mengendalikan kafein dalam kopi, dapat dilakukan brewing dan pressing. K-08 ...