Gizi Pra Nikah Penunjang Proses Fertilisasi





Himpunan Mahasiswa Gizi Cirebon Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya menggelar Seminar Gizi Nasional dengan tema “Gizi Bangsa Lahirkan Generasi Tangguh dan Profesional” yang membahas mengenai gizi pra serta pasca nikah untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas. Seminar nasional yang diadakan di Patra Jasa Hotel ini selain dihadiri oleh dr. Zulkifli Ahmad SpOG,. K.Fer. M.Kes, seminar ini juga dihadiri oleh guru besar Pangan dan Gizi IPB, yaitu Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan, MS yang juga menjadi pembicara dengan bahasan “Gizi dan Gaya Hidup Sehat untuk SDM yang Tangguh dan Profesional”. Panel ini berisi tentang pemaparan pembangunan gizi di Indonesia, masalah gizi karena kurangnya pendidikan gizi seperti stunting, obesitas serta penyakit degeneratif, kiat sehat dan bugar diantaranya olahraga, istirahat cukup dan perkenalan ragam diet.

 

 

Menurut Alina Hizni, SKM, MPH selaku Ketua Program Studi Gizi Cirebon Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya, “Seminar Gizi Nasional ini kami tujukan untuk mewujudkan manusia yang berkualitas, dan faktor gizi menjadi salah satu unsur penting didalamnya dan juga salah satu  faktor yang perlu diperhatikan.” Ia pun menambahkan, mulai dari masa janin kemudian masa kanak-kanak terutama usia balita yang sering disebut golden age periode merupakan periode rawan. Karena pertumbuhan dan perkembangan di usia ini akan menentukan kondisi dan status gizi anak tersebut di kemudian hari.


Ibu hamil yang berstatus gizi kurang baik dapat berdampak pada kondisi kesehatan pada janinnya. “Semasa kehamilan seorang ibu dalam menjaga pola makannya agar tetap sehat, bergizi dan berimbang sangat penting karena gizi baik pada seorang ibu hamil dapat mempengaruhi gizi pada janin yang dikandungnya. Jadi bisa dikatakan seorang ibu hamil dengan gizi baik akan melahirkan anak yang bergizi baik pula,” tutur Alina. K-15

Artikel Lainnya

  • Jun 26, 2019

    Efek Konsumsi Lemak Trans terhadap Kesehatan

    Lemak trans ialah semua isomer geometrik dari asam lemak tidak jenuh tunggal dan asam lemak tidak jenuh jamak yang tidak terkonjugasi, dipengaruhi setidaknya oleh satu kelompok metilen, dengan ikatan rangkap karbon-karbon dalam konfiurasi trans. Lemak trans ini dapat terbentuk secara alami dalam bahan pangan serta selama proses pengolahan pangan pada temperatur yang sangat tinggi (proses deodorisasi dan penggorengan) dan melalui reaksi hidrogenasi. ...

  • Jun 24, 2019

    Lemak yang Digunakan dalam Produk Bakeri

    Produk baking meliputi rerotian, cake, biskuit, cookies, cracker, kue kering, pastry, pie, mufin, dan lainnya yang merupakan aplikasi bahan tepung-tepungan yang dipanggang dalam oven. Lemak sebagai bahan utama dalam pembuatan produk baking berperan dalam menambah citarasa, aroma, kelembapan, nilai gizi, pembentuk tekstur (melembutkan), dan menjaga kualitas selama penyimpanan. ...

  • Jun 21, 2019

    Menghambat Oksidasi Minyak

    Reaksi oksidasi terjadi ketika minyak goreng terpapar dengan udara. Untuk menghambat reaksi ini, biasanya industri minyak goreng menambahkan antioksidan, yakni suatu senyawa yang dapat menangkap radikal bebas. Komponen radikal bebas terbentuk selama reaksi terjadi dan memicu terjadinya berbagai kerusakan. ...

  • Jun 20, 2019

    Mengenal Teknik Memasak Shallow Frying

    Shallow frying merupakan teknik menggoreng dengan sedikit lemak atau minyak dengan menggunakan wajan datar. Shallow frying merupakan teknik memasak cepat, dan biasanya digunakan untuk bahan yang berkuran kecil dan memiliki tekstur lunak seperti telur dan ikan. Namun perlu diperhatikan, minyak yang digunakan harus dipastikan sudah benar-benar panas. Jika minyak yang digunakan belum cukup panas, maka pangan yang dihasilkan akan menyerap minyak. ...

  • Jun 19, 2019

    Risiko Konsumsi Lemak Jenuh untuk Kesehatan

    Lemak jenuh ada yang bersumber dari hewan (seperti gajih, lemak dalam daging, dan lainnya) dan ada yang bersumber dari pangan nabati (seperti minyak kelapa). Dalam kaitannya dengan penyakit jantung, maka lemak jenuh yang berasal dari hewan dinyatakan lebih berbahaya. ...