Menanggulangi Hidden Hunger pada Anak dan Remaja





Hidden hunger atau kelaparan tersembunyi terjadi tidak hanya pada anak dan remaja yang kekurangan makanan. Anak yang terlihat sehat atau berat badannya berlebih ternyata belum tentu kecukupan gizinya terpenuhi, sehingga membuatnya ‘lapar’ gizi dan tidak dapat tumbuh kembang dengan sempurna. “Salah satu masalah hidden hunger yang terjadi di Indonesia adalah anak dan remaja yang kekurangan zat besi sehingga menyebabkan anemia,” tutur Emilia Achmadi, MS, RD., dalam  acara Australian Beef Junior Chef Challenge pada 22 Februari 2014 lalu di Jakarta. Anemia tidak hanya menimbulkan gejala pusing atau lemas, namun juga dapat menimbulkan rasa capek berlebih, sakit kepala, detak jantung berlebih, pembengkakkan limfa dan lain sebagainya. “Gejala-gejala tersebut yang saat ini banyak ditemukan pada anak-anak di kota besar”, kata Emilia.

 

Usia remaja lebih rentan mengalami anemia khususnya remaja perempuan lebih cenderung kekurangan zat besi yang disebabkan oleh menstruasi dan faktanya hanya 60% remaja perempuan yang mengonsumsi cukup zat besi dari makanannya .

Emilia pun menuturkan salah satu cara menanggulangi masalah tersebut, yakni dengan mengonsumsi daging merah seperti daging sapi yang diketahui sebagai sumber zat besi terbaik. Selain itu, daging merah juga mengandung vitamin A, vitamnin B2, B6, dan B12. “Zat gizi tersebut yang harus diperhatikan kecukupannya sehingga tidak menyebabkan lapar gizi,” tambahnya. Lebih lanjut Emilia menjelaskan, masalah lain adalah banyak orang tua yang merasa takut memberikan daging merah yang berlebih pada anaknya. Masih banyak orang tua yang beranggapan bahwa daging merah merupakan penyebab kegemukan atau kolesterol, sehingga banyak ibu yang jarang memberikan daging merah pada anaknya.

“Kunci dari sehat optimal adalah makanan seimbang, karena masing-masing bahan makanan memiliki kelebihan dari konten zat besinya,” jelas Emilia. Sebaiknya anak dan remaja mengonsumsi 400 -500 g daging merah setiap minggunya yang diolah dengan berbagai variasi menu. K-15

 

Artikel Lainnya

  • Mei 23, 2019

    Prinsip-Prinsip Dasar dalam Menjamin Keamanan Pangan

    Prinsip dasar kebersihan makanan untuk menjamin kemanan pangan yang perlu disiapkan oleh produsen antara lain sebagai berikut. Pilih resep makanan dengan seksama Saat memilih menu produk yang akan dijual, perlu mengetahui beberapa kualitas dan komposisi bahan yang digunakan. Beberapa produk pangan dapat menimbulkan reaksi alergi pada beberapa konsumen. Oleh karena itu perlu diberikan informasi yang cukup pada label pangan. Selain itu juga menu yang disajikan diharapkan dapat memberikan asupan gizi dalam jumlah yang tepat. ...

  • Mei 22, 2019

    Asupan Zat Gizi agar Tubuh Tetap Bugar

    Pada prinsipnya makanan yang dikonsumsi saat sahur dan buka harus lengkap, mengandung unsur karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Sebenarnya, kunci asupan gizi seimbang dicerminkan oleh beragam makanan yang kita konsumsi baik di saat buka maupun sahur, dan empat sehat lima sempurna merupakan cermin keberagaman makanan meski kini sudah ada acuan yang lebih lengkap, yaitu Pedoman Gizi Seimbang. ...

  • Mei 21, 2019

    Menyusun Menu yang Baik selama Bulan Ramadan

    Buah kurma, pisang, pepaya, mangga, melon, semangka, kiwi, apel, air kelapa, dan jenis buah-buahan dengan kandungan air tinggi lainnya sangat ideal sebagai menu takjil atau menu yang disegerakan untuk berbuka puasa. Sebisa mungkin mengontrol penggunaan gula pasir dalam menu puasa, karena bila berlebihan dapat memberikan dampak yang kurang baik bagi kesehatan. Selain itu penting untuk diperhatikan adalah konsumsi air putih, usahakan dari saat buka puasa sampai saat sebelum tidur minimal minum satu liter air atau sesuai kebutuhan. ...

  • Mei 20, 2019

    Panduan Sederhana Mengonsumsi Protein Nabati

    Anggapan bahwa protein nabati tidak lebih baik dari protein hewani adalah pernyataan yang tidak sepenuhnya benar. Meskipun beberapa komoditas menunjukkan kekurangan dalam komponen asam aminonya, namun banyak jalan yang bisa ditempuh untuk membuatnya setara dengan komponen protein hewani. ...

  • Mei 17, 2019

    Benarkah Protein Nabati Tidak Lengkap?

    Mutu protein bahan pangan salah satunya ditentukan oleh jenis dan proporsi asam amino yang di kandungnya. Setidaknya, terdapat 20 jenis asam amino yang terdiri dari sembilan asam amino esensial dan 11 asam amino non-esensial. Asam amino non-esensial adalah asam amino yang dapat disintesis oleh tubuh, sedangkan asam amino esensial  merupakan asam amino yang tidak dapat disintesis oleh tubuh dan didapat dari sumber pangan. ...