Makanan Bergizi untuk Masalah Obesitas





Saat ini tren makanan cepat saji sedang berkembang pesat, hal ini disebabkan oleh kesibukan masyarakat yang terus meningkat. Mengonsumsi maknaan cepat saji secara berlebih dapat menimbulkan dampak yang tidak baik bagi tubuh, oleh sebab itu dibutuhkan keanekaragaman makanan. Salah satu dampak yang ditimbulkan adalah masalah gizi lebih atau obesitas.

 

Peningkatan angka prevalensi obesitas dari tahun ke tahun yang semakin meningkat membuat banyak orang mengetahui tentang gambaran obesitas bahkan dampak dari obesitas tersebut  dan segera melakukan penanganan secara kuratif maupun pencegahan. Namun, tidak sedikitpun orang-orang tersebut mengabaikan dampak tersebut. Hal ini tentu menjadi sebuah pekerjaan rumah bagi para ahli gizi. Melihat banyaknya gambaran mengenai masalah obesitas di masyarakat,  jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya mengadakan sebuah acara seminar nasional gizi 2014 dengan tema “makanan bergizi untuk menanggulangi masalah obesitas. Pelaksanaan seminar ini juga sekaligus memperingati harigizi nasional ke 54 dengan tema “Gizi baik, Kunci keberhasilan pelaksanaan JKN (jaminan kesehatan nasional)”. Dalam acara yang berlangsung pada tanggal 18 Januari 2014 lalu ini menghadirkan pembicara utama dr. Johannes Casay Candrawinata, MND, Sp.GK yang merupakan dokter spesialis gizi klinik di rumah sakit Melinda, ketua PERSAGI wilayah priangan timur Bapak Agus Bachtiar, B.Sc,SP.M.Kes, beserta Ketua Jurusan Gizi Poltekkes Tasikamalaya Ani Radiati, S.pd. M.Kes. Tidak ketinggalan pula ada master Chef Dedes Dwi Ratnasari yang merupakan executif chef and operational manager di Decker Deli n Imbiss Stube, Citos-Jakarta.

Dalam acara tersebut hadir pula kepala dinas kesehatan kota Tasikmalaya sekaligus membuka acara seminar nasional tersebut. Dalam sambutannya ia mengatakan “kota Tasikmalaya merupakan salah satu kota penyumbang masalah gizi di Indonesia. Jumlah penderita masalah gizi di Tasikmalaya menyumbangkan angka yang tinggi, salah satunya gizi lebih (obesitas). Penanggulangan masalah tersebut bukan hanya menjadi pekerjaan rumah bagi para ahli gizi maupun pemerintah tapi harus dibantu bersama-sama dengan masyarakat itu sendiri”.

Di akhir acara menampilkan keahlian master Chef Dedes yang sigap mengolah makanan yang bergizi dalam waktu yang singkat. Hal ini bisa dijadikan sebagai upaya alternatif ibu-ibu di rumah untuk memasak dalam waktu yang singkat dan merupakan salah satu upaya mengurangi pengkonsumsian makanan cepat saji yang dimasak hanya dalam hitungan menit namun zat gizinya berkurang. DaryNur Istiqomah

Artikel Lainnya

  • Apr 18, 2019

    Tips Memilih Whipped Cream

    hipped cream merupakan krim yang timbul di bagian atas dari susu pada waktu didiamkan atau dipisahkan, sehingga whipped cream juga disebut sebagai ‘kepala susu’.Kegagalan dalam pengolahan whipped cream biasanya ada pada suhu, pengocokan, dan perbandingan air (khusus untuk bubuk whipped cream). “Penggunaan air es dalam pengocokkan bubuk whipped cream sangat penting, karena air es tersebut membantu whipped cream mengembang secara maksimal.  ...

  • Apr 16, 2019

    Bahan-bahan yang mempengaruhi tekstur es krim

    Es krim dibuat dengan cara membekukan campuran susu, lemak hewani atau nabati, gula, dengan atau tanpa penambahan ingridien lain yang diizinkan. Bentuk dan ukuran masing-masing bahan penyusun es krim tersebut sangat menentukan kualitas es krim, terutama tekstur. Tekstur yang diinginkan pada es krim adalah lembut, creaminess (seperti kondisi kaya akan lemak) dan homogen. Sedangkan body yang diinginkan adalah firm dengan substansi padatan yang bersatu dalam bentuk buih/busa. Ketahanan es krim untuk tidak mudah meleleh juga menentukan apresiasi konsumen.   ...

  • Apr 15, 2019

    Costing Menu Honey Blended

    Honey Blended  adalah smoothie yang berbahan dasar raspberry, yoghurt, dan madu. Raspberry merupakan jenis buah yang banyak menyumbangkan manfaat untuk tubuh karena mengandung vitamin C dan magnesium yang cukup tinggi. Dipadukan dengan yogurt maka semakin melengkapi menfaat dari buah ini. ...

  • Apr 15, 2019

    Kenali Perbedaan Alergi Susu dengan Intoleransi Laktosa

    Alergi protein susu dan intoleransi laktosa merupakan dua masalah utama mengapa orang tidak dapat mengonsumsi susu. Perlu diketahui bahwa keduanya merupakan hal yang berbeda, meskipun dapat memberikan gejala yang sama. Alergi susu, biasanya yang berasal dari sapi, timbul akibat reaksi sistem kekebalan tubuh yang menganggap bahwa protein susu yang masuk ke dalam tubuh ialah zat yang berbahaya. Oleh karena itu, sistem kekebalan tubuh memberikan respon penolakan dan menghasilkan gejala alergi. Susu sapi mengandung dua jenis protein, yaitu whey dan kasein yang keduanya dapat memicu reaksi alergi.   ...

  • Apr 11, 2019

    Jenis-Jenis Susu dan Kandungan Lemaknya

    Susu sebagai bahan makanan yang mengandung zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Sifatnya mudah dicerna dan diserap,sehingga baik untuk dikonsumsi. Susu cair, selain dikonsumsi langsung, juga banyak digunakan sebagai bahan baku dalam industri jasa boga, seperti untuk pembuatan yoghurt, pendamping breakfast cereal, pengganti santan, dan lainnya. Di pasaran terdapat berbagai jenis susu cair. Oleh sebab itu, industri perlu membaca label untuk memilih produk susu yang sesuai dengan kebutuhan. ...