Buavita Kembali Gelar Frutarian Challenge





Bertempat di atrium Cilandak Town Square pada Sabtu, 11 Januari lalu Buavita menggelar kelanjutan dari kampanye Buavita frutarian dengan melibatkan salah satu Endroser Frutarian, yakni Chef Edwin Lau. Dalam acara tersebut frutarian dapat langsung mendapatkan inspirasi serta tips untuk mengolah makanan sehari-hari yang lebih menyehatkan.

 

Banyak yang menilai bahwa menjalani pola makan yang baik menghalangi kita untuk menikmati aneka ragam kuliner karena makanan yang menyehatkan identik dengan rasa yang hambar. Padahal dengan dikreasikan menu tersebut akan lebih menggugah selera. “Pola makan yang baik dan benar itu mengandung unsur 5B, yaitu : berimbang nutrisinya, bergizi, beragam, bersih dan berkomitnen. Poin terakhir menjadi sangat penting, karena setelah kita memiliki pengetahuan mengenai bahan makanan yang bergizi serta bagaimana cara mengolah dan mengkombinasikannya agar menjadi menu yang bergizi seimbang dan aman dikonsumsi,” tutur Chef Edwin Lau.

Acara tersebut dihadiri oleh sekelompok ibu frutarian yang sudah tergabung dalam kelompok Healthy Eating, kelompok ini dipilih karena tidak bisa dipungkiri bahwa sosok ibu merupakan panutan bagi keluarga dalam hal menerapkan pola makan. Dalam kesempatan itu pula Chef Edwin Lau dengan piawai mendemontrasikan 2 resep, yaitu Tofu Berry dan Cranberry Beet Soup. Kedua resep itu menggunakan bahan yang memiliki ragam manfaat untuk tubuh serta mudah untuk diaplikasikan di rumah.

“Aktifitas ini merupakan salah satu dari banyak keseruan rangkaian kampanye Buavita Frutarian. Dengan bimbingan para endorser frutarian yang inspirasional, diharapkan semakin banyak masyarakat akan terinpirasi untuk memulai pola hidup yang lebih baik lagi,” ungkap Arya Bahupringga, Senior Brand Manager Buavita. K-15

Artikel Lainnya

  • Mei 23, 2019

    Prinsip-Prinsip Dasar dalam Menjamin Keamanan Pangan

    Prinsip dasar kebersihan makanan untuk menjamin kemanan pangan yang perlu disiapkan oleh produsen antara lain sebagai berikut. Pilih resep makanan dengan seksama Saat memilih menu produk yang akan dijual, perlu mengetahui beberapa kualitas dan komposisi bahan yang digunakan. Beberapa produk pangan dapat menimbulkan reaksi alergi pada beberapa konsumen. Oleh karena itu perlu diberikan informasi yang cukup pada label pangan. Selain itu juga menu yang disajikan diharapkan dapat memberikan asupan gizi dalam jumlah yang tepat. ...

  • Mei 22, 2019

    Asupan Zat Gizi agar Tubuh Tetap Bugar

    Pada prinsipnya makanan yang dikonsumsi saat sahur dan buka harus lengkap, mengandung unsur karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Sebenarnya, kunci asupan gizi seimbang dicerminkan oleh beragam makanan yang kita konsumsi baik di saat buka maupun sahur, dan empat sehat lima sempurna merupakan cermin keberagaman makanan meski kini sudah ada acuan yang lebih lengkap, yaitu Pedoman Gizi Seimbang. ...

  • Mei 21, 2019

    Menyusun Menu yang Baik selama Bulan Ramadan

    Buah kurma, pisang, pepaya, mangga, melon, semangka, kiwi, apel, air kelapa, dan jenis buah-buahan dengan kandungan air tinggi lainnya sangat ideal sebagai menu takjil atau menu yang disegerakan untuk berbuka puasa. Sebisa mungkin mengontrol penggunaan gula pasir dalam menu puasa, karena bila berlebihan dapat memberikan dampak yang kurang baik bagi kesehatan. Selain itu penting untuk diperhatikan adalah konsumsi air putih, usahakan dari saat buka puasa sampai saat sebelum tidur minimal minum satu liter air atau sesuai kebutuhan. ...

  • Mei 20, 2019

    Panduan Sederhana Mengonsumsi Protein Nabati

    Anggapan bahwa protein nabati tidak lebih baik dari protein hewani adalah pernyataan yang tidak sepenuhnya benar. Meskipun beberapa komoditas menunjukkan kekurangan dalam komponen asam aminonya, namun banyak jalan yang bisa ditempuh untuk membuatnya setara dengan komponen protein hewani. ...

  • Mei 17, 2019

    Benarkah Protein Nabati Tidak Lengkap?

    Mutu protein bahan pangan salah satunya ditentukan oleh jenis dan proporsi asam amino yang di kandungnya. Setidaknya, terdapat 20 jenis asam amino yang terdiri dari sembilan asam amino esensial dan 11 asam amino non-esensial. Asam amino non-esensial adalah asam amino yang dapat disintesis oleh tubuh, sedangkan asam amino esensial  merupakan asam amino yang tidak dapat disintesis oleh tubuh dan didapat dari sumber pangan. ...