Seminar Nasional Makanan Bergizi untuk Menanggulangi Masalah Obesitas di Tasikmalaya





Dewasa ini masalah kegemukan (obesitas) merupakan masalah global yang melanda masyarakat dunia baik di negara maju maupun negara berkembang termasuk Indonesia. Perubahan gaya hidup termasuk kecenderungan mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi merupakan faktor yang mendukung terjadinya kelebihan berat badan (overweight) dan obesitas. Berbagai upaya untuk melangsingkan tubuh telah banyak dilakukan diantaranya dengan pengaturan makanan, merubah gaya hidup, pemberian obat
dan pembedahan untuk mengurangi lemak atau mengangkat sebagian usus.

Obesitas menimbulkan berbagai dampak, baik dari segi psikososial maupun masalah medis. Orang yang obesitas mempunyai banyak kesulitan dalam melakukan aktivitas fisik sehari-hari dan orang yang obesitas pun mengeluarkan biaya sehari-hari untuk pakaian dan makanan yang lebih besar dan dapat pula mempunyai masalah dalam hubungan suami istri dan pada anak kecil sering ditemukan persoalan identifikasi diri. Bagi penderita obesitas sendiri dapat pula timbul rasa rendah diri, rasa tertekan, serta keputusasaan dan menimbulkan keinginan yang besar untuk menjadi lebih ramping, yang terlihat dengan
keinginan untuk menjalani berbagai macam program diet makanan rendah lemak dan serat sehat. Obesitas dapat memicu terjadinya penyakit degeneratif.

Saat ini diperkirakan sebanyak lebih dari 100 juta penduduk dunia menderita obesitas, dan angka ini masih akan terus meningkat dengan cepat. Jika keadaan ini terus berlanjut, pada tahun 2230 diperkirakan 100% penduduk Amerika Serikat akan menjadi obese. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Indonesia pada 2010, menunjukkan 27,7 juta jiwa penduduk Indonesia berusia di atas 18 tahun, mengalami obesitas.

Di sisi lain, di sekitar kita banyak sumber bahan makanan dengan nilai gizi yang baik dan beragam. Beberapa penelitian telah menemukan kandungan gizi tertentu yang baik bagi kesehatan dan menunjang pola makan yang beragam dan seimbang di dalam bahan pangan, khususnya bahan pangan lokal. Untuk itu, perlu adanya sosialisasi tentang pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai upaya mengatur pola konsumsi bagi orang yang mengalami obesitas agar dapat hidup lebih sehat, aktif, dan produktif dengan membuat menu makanan yang menarik dan memiliki cita-rasa yang lezat.

Berdasar hal tersebut, Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya akan menggelar Seminar Nasional Makanan Bergizi untuk Menanggulangi Masalah Obesitas. Acara akan berlangsung pada:
Hari, tanggal : Sabtu, 18 Januari 2014
Waktu : Pukul 08.00 – 14.00 WIB
Tempat : Rafflesia Ballroom Hotel Santika, Kota Tasikmalaya

Untuk info lebih lanjut dapat menghubungi:
Panitia Seminar Nasional Makanan Bergizi untuk Menanggulangi Masalah Obesitas
CP. Dini (HP 089695608999), Sumarto (085224024620)
Website. www.gizitasikmalaya.wordpress.com
Emaail. semnasgitas12@gmail.com

 

Artikel Lainnya

  • Okt 06, 2018

    Tren Specialty Tea Indonesia

    Specialty tea merupakan teh berkualitas tinggi yang dibuat dari pucuk muda tanaman teh....

  • Okt 06, 2018

    Menu Engineering dalam Bisnis Waralaba

    Menjalankan waralaba tentu diperlukan beberapa aspek yang menyertai....

  • Okt 04, 2018

    Konsep Baru Industri Horeka Indonesia

    Perkembangan industri jasa boga saat ini semakin intensif di Indonesia....

  • Okt 01, 2018

    Pameran Bisnis Waralaba & Kafe Terbesar di tahun 2018

    Gaya hidup masyarakat Indonesia saat ini dan pertumbuhan ekonomi kelas menengah mendorong kinerja industri pengolahan kopi di dalam negeri hingga mengalami peningkatan yang signifikan. Kopi Indonesia banyak digemari dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia. Salah satu cara modern untuk menikmati kopi adalah dengan datang ke kafe. Pertumbuhan konsumsi produk kopi olahan di dalam negeri meningkat rata-rata lebih dari 7% pertahun. Melihat hal tersebut, tidak mengherankan apabila perkembangan bisnis kafe di Indonesia begitu menjanjikan. Kafe kini bukan hanya sebagai tempat untuk menikmati kopi namun telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. ...

  • Sep 22, 2018

    Sehat Tidak Selalu Tidak Enak

    Paradigma terhadap makanan yang menyehatkan masih erat dengan rasa yang tidak enak dan tidak menarik untuk dikonsumsi. Guna mendobrak paradigma tersebut, diperlukan usaha dari para pelaku kepentingan seperti praktisi kesehatan, pelaku kuliner, dan juga konsumen sebagai target utama mengubah paradigma tersebut. ...